
...Di setengah perjalanan Sitha meminta Dion untuk berhenti sejenak di depan supermarket karena ia ingin membeli beberapa oleh oleh untuk kedua orangtuanya....
...Ia pun kemudian turun dari mobil dan di susul oleh Noval yang ingin membeli cemilan juga untuk dirinya sendiri....
...Sitha membeli beberapa macam buah buahan yang kemudian di bungkus menjadi sebuah parcel buah yang cantik dan juga beberapa kue bolu kesukaan sang ayah dan beberapa kue kering kesukaan sang ibu....
Sedangkan Noval membeli cemilan yang cukup banyak untuk persediaan selama perjalanan nanti.
...Ketika Sitha sudah menemukan semua barang yang di inginkan nya, ia pun kemudian menuju ke kasir untuk membayar semua barang belanjaan nya itu....
...Tapi tiba-tiba Dion datang dan berdiri tepat di sampingnya menyodorkan kartu ATM nya kepada kasir yang telah selesai menghitung semua belanjaan Sitha juga Noval....
...Sitha pun di buat terkejut karena kehadirannya itu, sebab seingatnya Dion tidak ikut turun bersama nya tadi tapi sekarang tiba tiba ia berada di samping nya....
...Ketika Sitha akan menolak semua barang belanjaan nya itu akan di bayar oleh Dion , Dion memberikan isyarat agar dirinya diam dengan tatapan tajamnya. Membuat Sitha tidak bisa berkutik dan menuruti semua yang Dion lakukan itu....
" Apakah ada lagi yang akan kalian beli ? " tanya Dion menatap Sitha dan Noval secara bergantian.
" Tidak ayah, " ucap Noval
" Tidak pak, " jawab Sitha dengan menggelengkan kepalanya pelan
" Baiklah, kalau begitu kita kembali ke mobil "
Sitha dan Novalpun mengekor berjalan di belakang Dion seperti anak anak yang sedang mengikuti ayahnya untuk pulang.
**
...Dua jam kemudian sampailah Sitha di rumah orang tuanya, bu Nani yang sedang berada di warung depan rumahnya ketika sedang melayani pembeli pun di buat penasaran karena ada mobil mewah yang yang masuk di halaman rumah nya....
" Bu Nani, ada tamu siapa itu Bu? bagus banget mobilnya. " Ucap Bu Joko tetangga sebelah rumah Sitha.
" Iya itu Bu.. ada tamu siapa ?? " tanya ibu ibu yang lain ikut penasaran juga.
" Aduh... saya juga belum tahu ibu ibu, wong orangnya aja belum turun, " Ujar Bu Nani memperhatikan ke arah mobil yang berada di halaman rumah nya.
__ADS_1
...Pintu mobil pun akhirnya terbuka tampak Sitha keluar dari dalam mobil dengan anggun lalu berjalan menghampiri sang ibu yang tengah memandang nya dengan tersenyum....
" Sitha.. " gumam pelan sang ibu memastikan apakah itu benar yang datang adalah putri semata wayangnya.
" Assalamualaikum ibu... " Salam Sitha menghampiri Bu Nani lalu mencium tangannya. Lalu berganti menyapa ibu ibu yang lain yang sedang belanja di warung.
" Wa'alaikum salam nak.. " Ujar sang ibu lalu memeluk anak gadisnya itu
" Oh.. ini mbak Sitha ya,, bagaimana kabarnya mbak? lama nggak kelihatan tambah cantik aja lho mbak Sitha ini.. " Sapa Bu Wati.
" Iya yah Bu.. emang dasarnya emang cantik, pintar, Sholehah lagi.. " Tambah ibu ibu yang lain.
" Alhamdulillah Sitha baik.. terimakasih, bagaimana kabar ibu ibu sekalian ? " Ujar Sitha menyapa dengan ramah para tetangganya itu.
" Mau pulang kenapa nggak kasih kabar dulu sama ibu nak.. kan ibu jadi bisa masakin makanan kesukaan kamu dulu.. " Ujar Bu Nani dan Sitha seraya melangkah menuju teras rumah.
" Biar jadi kejutan buat ibu dan bapak.. oh iya bapak mana Bu ? "
" Bapak ada di belakang, nanti ibu panggilkan.. "
" Eh.. iya bener. kayak itu lho artis.... Lee min Go. keren banget yah.. " Ujar ibu ibu yang lain sedikit heboh melihat penampilan Dion saat ini.
" Apa itu calon suami nya Sitha ya ? lho tapi ko ada anak kecilnya, apa calon nya Sitha itu duda ?? " terdengar para ibu-ibu itu tengah membicarakan Sitha dan Dion di warung yang terpisah dengan rumah Sitha.
Apalagi Dion menggandeng tangan Noval dan mereka mendengar juga kalau bocah itu memanggilnya dengan sebutan ayah.
...Dionpun berjalan lalu menganggukkan kepalanya sopan kepada para ibu ibu tadi dan tak lupa senyuman ramahnya ia tunjukkan kepada mereka semua....
...Mereka pun membalas dengan senyuman yang tak kalah ramahnya dari yang di berikan oleh Dion....
...Dion dan Noval berjalan ke arah teras rumah setelah melewati para ibu-ibu itu....
" Assalamualaikum.. " Salam Dion
" Wa'alaikum salam... " jawab Bu Nani
__ADS_1
" Oh iya Bu.. perkenalkan ini pak Dion ayahnya Noval.. " Ucap Sitha memperkenalkan Dion kepada sang ibu
" Oh... iya, perkenalkan juga saya ibunya Sitha, kalau begitu ayo silahkan masuk.. ibu akan panggilkan bapak dulu sebentar, " Ujar Bu Nani mempersilah kan tamunya setelah saling berjabat tangan. Lalu ia pun kemudian masuk ke dalam untuk memanggil suaminya yang tengah berkebun di belakang rumah.
...Tak berapa lama pak Ramli pun muncul, Sitha langsung menyambut dengan mencium tangan ayahnya itu....
" Assalamualaikum bapak.. "
" Wa'alaikum salam nak.. bagaimana kabar kamu, Alhamdulillah akhirnya kamu sampai di rumah juga.. " Ucap pak Ramli seraya memeluk sang putri
" Alhamdulillah Sitha baik pak.. bapak juga sepertinya sangat sehat ?? " Ucap Sitha tersenyum manis
" Iya nak, Alhamdulillah ibumu merawat bapak dengan sangat baik.. makanya bapak menjadi sehat seperti ini, " Ucap pak Ramli mengelus perutnya yang buncit karena ia memang bertubuh gemuk. Sitha dan ayahnya pun lalu tertawa bersama.
...Melihat pemandangan seperti itu seketika membuat hati Dion menghangat, ia teringat kedua orangtuanya yang sudah tidak ada lagi di dunia ini. Membuat nya rindu dengan sosok ayah dan sang ibu....
" bapak.. perkenalkan ini pak Dion ayahnya Noval, " Ucap Sitha memperkenalkan Dion yang tengah berdiri tak jauh di belakangnya.
" Selamat siang, perkenalkan saya Dion dan ini putra saya Noval.. " Ucap Dion berjabat tangan dengan pak Ramli
" Oh iya iya... selamat siang juga nak Dion, saya pak Ramli ayahnya Sitha, dan saya sudah kenal dengan anak ganteng ini karena dia pernah kemari bersama Sitha.. " Ucap pak Ramli mengelus kepala Noval yang berdiri di samping Dion.
" Apa kabar kakek.. ? " Ucap Noval meraih tangan pak Ramli lalu mencium nya.
...Dion sedikit terkejut kenapa Noval memanggil pak Ramli dengan sebutan kakek....
" Noval.. kenapa manggilnya kakek.. ??" Ujar Dion
" Nggak apa apa nak Dion, bapak senang kalau di panggil kakek.. Alhamdulillah kakek sehat nak, kalau kamu apa kabar ? "
" Noval baik kek.. " Ucap Noval tersenyum senang karena ia bisa merasakan memiliki seorang kakek.
" Sitha... ayo bantu ibu bikin minum dulu nak, " Ujar Bu Nani memanggil Sitha karena ia baru melayani pembeli di warungnya
" Iya Bu.. " Sitha pun kemudian membantu menyiapkan minum untuk tamunya itu.
__ADS_1
Sedangkan Dion dan pak Ramli berbincang bincang santai di ruang tamu.