
...Siang ini Dion di sibukkan dengan beberapa rapat yang harus di hadiri oleh dirinya sendiri bersama Dimas, asisten pribadi kepercayaan sekaligus sahabat nya itu...
" Jam berapa rapat selanjutnya dim, " tanya dion ketika selesai menyelesaikan rapat nya seraya keluar dari lift bersama Dimas
" Satu jam lagi dari sekarang pak.. " jawab Dimas mengikuti langkah Dion di belakang nya
" Oke, pastikan semua berjalan dengan lancar, " ujar Dion kemudian
...Dirinya ingin segera menyelesaikan pekerjaan nya itu lebih awal agar sebisa mungkin pulang ke rumah tidak larut malam seperti hari hari biasanya...
" Siap pak, " ucap Dimas
...Ketika baru saja Dion dan Dimas akan masuk ke ruangan nya itu, terdengar seperti suara seorang wanita memanggil nama Dion dari kejauhan...
" Nak Dion... !! " panggil suara tersebut
...Sontak Dion dan Dimas pun sama-sama melihat ke arah sumber suara tersebut...
...Terlihat wanita paruh baya dengan penampilan yang terlihat rapih dan modis menghampiri keduanya dengan sedikit berlari dan tergesa...
" Nak Dion... ! akhirnya Tante bisa bertemu dengan kamu juga nak.. " ujar wanita paruh baya tersebut ketika telah sampai di hadapan Dion
" Maaf pak Dion... ibu ini bersikeras ingin bertemu dengan anda sekarang juga, padahal saya sudah meminta nya untuk menunggu di ruang tunggu di lantai bawah.. " ujar salah satu karyawan wanita dengan menundukkan wajahnya karena takut Dion akan memarahinya
" Kamu boleh kembali ke meja mu, " ujar Dion dan karyawan tersebut pun mengundurkan diri dengan perasaan lega karena seperti nya bos nya itu tidak marah padanya
" Tante Soraya.. silahkan duduk, apa yang membuat Tante datang ke sini.. " ujar Dion setelah mempersilahkan ibu dari mantan kekasihnya itu duduk di ruangan pribadinya saat ini
...Terlihat ibu dari Diva itu menunjukkan raut wajah yang cemas dan sedih...
" Nak Dion.. Diva kecelakaan dan saat ini keadaan nya kritis nak.. " ujar Soraya dengan nada yang sedih
...Mendengar mantan kekasih nya itu mengalami kecelakaan Dion pun terkejut begitu pun dengan Dimas yang berada dalam ruangan tersebut...
__ADS_1
" Diva kecelakaan Tan.. ?! " tanya Dion memastikan kembali kabar tersebut
" Iya nak Dion... Diva mengalami kecelakaan tunggal, kemarin mobilnya menabrak sebuah pohon di bahu jalan. Dan saat ini Diva berada di rumah sakit dan kritis, " jelas Soraya di sertai isakan kecilnya
...Dion pun teringat kembali bahwa kemarin dirinya dan Diva sempat bertemu dan bertengkar cukup besar karena status hubungan keduanya...
...Mungkin kah karena alasan itu hingga membuat Diva sampai kecelakaan seperti ini...
" Nak Dion ibu mau minta tolong... tolong temui lah Diva di rumah sakit, karena dalam keadaan nya itu Diva selalu memanggil manggil nama nak Dion dengan terus menerus... " ujar Soraya dengan menghapus air matanya menceritakan keadaan putri nya itu
...Mendengar itu Dion pun terdiam sesaat, lalu kemudian terdengar lelaki tampan itu kemudian menarik nafas nya dalam dan menghembuskan sedikit kasar...
" Maaf Tante.. Saya dan Diva sudah tidak mempunyai hubungan apapun lagi, " ujar Dion kemudian
...Mendengar pengakuan itu pun ibu Diva tidak merasa kaget, karena sebelumnya Diva memang telah menceritakan bagaimana hubungan antara dirinya dan Dion saat ini...
...Lain hal nya dengan Dimas, ia tengah membelalakkan matanya mendengar pengakuan sahabat nya tersebut...
...Dimas sungguh sangat terkejut dengan apa yang baru saja di dengar nya dan merasa telah kecolongan dari Dion karena ia tidak mengetahui masalah penting seperti ini...
...Dion pun mengalihkan pandangan nya pada dimas yang tengah duduk tak jauh dari keduanya saat ini, berharap sahabat nya itu bisa memberikan solusi untuk nya...
...Melihat arti dari tatapan Dion, Dimas pun sedikit menganggukkan kepalanya agar Dion menyetujui permintaan ibu Diva yang sangat bersedih atas musibah yang terjadi pada putri nya tersebut...
...Lagi lagi Dion menarik nafas nya dengan panjang seraya memijat kening nya yang terasa pusing...
" Baiklah.. nanti saya akan mencoba menemui Diva setelah pekerjaan saya telah selesai, " ujar Dion pada akhirnya
...Soraya pun sangat bahagia mendengar nya, berkali-kali ia mengucapkan banyak terimakasih pada Dion sebelum akhirnya ia meninggalkan ruangan mantan kekasih dari putri nya itu dengan perasaan lega karena Dion akhirnya menyetujui juga untuk menemui putri nya di rumah sakit...
...Sepeninggal ibu Diva, Dion termenung seraya memejam kan kedua matanya di kursi kerjanya, ia menyandarkan punggungnya di sana seraya mencoba mencari kenyamanan...
...Dirinya ingat betul bagaimana ia dan Diva bertengkar kemarin karena Diva yang tidak ingin hubungan mereka usai...
__ADS_1
...Rasa bersalah sedikit mengusik hati Dion saat ini karena kabar kecelakaan Diva, karena bagaimana pun Diva pernah menjadi penghuni hati nya dan menjadi perempuan yang sangat berarti untuk nya...
" Aku tidak tahu kalau kau dan Diva telah mengakhiri hubungan kalian, " ucap Dimas yang masih setia berada di samping sahabatnya itu
...Senyap, tidak ada jawaban apa pun yang keluar dari bibir lawan bicara nya itu...
" Apa kau sedang berfikir bahwa penyebab kecelakaan itu karena pertengkaran kalian kemarin.. " ujar Dimas lagi
" Mungkin, " jawab Dion singkat
" Apa kau telah yakin untuk melepaskan Diva.. ? hubungan kalian sudah cukup lama, empat tahun lebih... itu waktu yang tidak sebentar menurutku, " ujar Dimas ingin memastikan keputusan sahabat nya tersebut
" Aku sudah memikirkan nya jauh jauh hari, hubungan yang sebenarnya telah berakhir lama.. tidak pantas untuk di perjuangkan kembali. " ucap Dion dengan posisi duduk yang masih sama
" Kalau aku boleh menganalisa... artinya kau telah benar benar memilih guru sekolah Noval itu dari pada Diva.. apa aku benar ?? " ucap Dimas seraya bangkit dari tempat duduk nya saat ini dan menghampiri Dion di meja kerja nya
" Aku tidak tahu, "
" Hey... kau tidak tahu atau pura-pura tidak tahu, jelas-jelas kau sendiri yang mengatakan hubungan mu dan Diva telah berakhir, lalu apa artinya itu, artinya... kau telah memilih Sitha untuk berada di hati mu kan.. " ujar Dimas yang sudah mulai gemas karena Dion tidak juga mengakui kalau Sitha telah menggantikan posisi Diva di hati nya saat ini
" Dia istri ku dim, sudah pasti dia akan selalu berada di samping ku, "
" Nah.... !! akhirnya mengaku juga, sudah ayo kita harus rapat lagi, orang-orang sudah menunggu kita. Lupakan dulu masalah hati mu yang rumit itu, " ujar Dimas
" Boleh kah aku tidak menghadiri nya kali ini saja, aku sangat lelah... " lirih Dion
" Boleh saja, kalau kau mau mendengar kerja sama kita dengan beberapa orang akan gagal karena tidak hadir nya dirimu.. " ujar Dimas dengan santai seraya keluar dari ruangan Dion
" Aissstttt...!! lalu untuk apa aku menggaji mu mahal kalau kau tidak bisa di andalkan seperti itu hah.. ! " kesal Dion seraya bangkit dari kursi nya kemudian merapikan kembali jas hitam nya sebelum kemudian menyusul Dimas yang telah lebih dahulu berlalu
****
***Hai gaiss semuanya... maaf kan othor yang lama sekali up nya ya, semoga kali ini bisa up dengan teratur...💪💪
__ADS_1
Jangan lupa untuk kasih jempol dan comen kalian ya gaes... thank you,, terimakasih love you semuanya....😘😘🥰💪💪🙏🙏🙏🙏***