Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
bab 15 Hari pertama


__ADS_3

pagi hari nya Sitha sudah bangun lebih awal untuk menunaikan kewajiban nya sebagai seorang muslim menunaikan sholat shubuh


Setelah nya Sitha menuju ke dapur dan mendapati bi Asih tengah memasak di sana


Sitha pun kemudian bergabung membantu bi Asih memasak dan berbincang bincang ringan


" Bibi seneng non, ada temen ngobrol lagi di sini, soal nya Wati kemarin pulang kampung, jadi bibi cuma sendirian,, " cerita bi Asih


" Iya bi.. Sitha juga seneng ada temen nya di sini,, " ucap Sitha seraya memotong sayuran.


" Bibi udah lama kerja di sini bi.." lanjut Sitha


" Sudah lama non.. semenjak ayah nya den Dion meninggal, "


Pukul enam pagi makanan telah terhidang di meja makan dengan rapi


Sitha pun pamit ke kamar nya untuk bersiap, tapi sebelum itu dia menyempat kan menengok kamar Noval yang letak nya tidak jauh dari kamar yang ia tempati


" Apakah Noval belum bangun.. suara nya tidak terdengar dari tadi,, " gumam Sitha melangkah menuju kamar Noval.


Dengan perlahan Sitha membuka pintu kamar tersebut dan tersenyum melihat Noval yang masih terlelap dengan selimut biru nya dengan nyaman


Sitha pun masuk dan berniat membangun kan Noval


" Noval... anak pintar ayo bangun sayang.... ini sudah siang.." ujar Sitha seraya mengelus pipi Noval yang gembul itu


Namun anak itu tetap bergeming dan tidak bergerak sedikit pun,


Tidak patah semangat Sitha terus membangunkan nya sampai Noval menggeliat dan perlahan sadar dari alam mimpi nya.


" Noval sayang... ayo bangun kamu nggak mau kan nanti terlambat ke sekolah..." tambah nya seraya mengguncang tubuh Noval perlahan.


" Memang nya ini jam berapa bi...?" ucap Noval seraya mengucek mata nya agar bisa melihat dengan jelas.

__ADS_1


" Jam enam sayang..." jawab Sitha seraya melipat selimut Noval.


" Lho... ko suara bibi seperti suara kak Sitha sih ..??" ucap Noval masih betah memejamkan mata nya.


" Coba duduk dan buka mata Noval, lihat siapa aku... " ujar Sitha merasa gemas dengan murid nya itu.


Noval pun duduk dan mencoba membuka mata dengan perlahan.


Di lihat nya dengan seksama seseorang yang tengah duduk di samping tempat tidur nya itu.


" Lho.... ko bi Asih jadi kak Sitha sih.., " ucap Noval heran dan berkali kali mengucek mata nya.


" Noval.... ini memang kak Sitha, " kata Sitha sambil menunjuk diri nya sendiri.


" Noval nggak inget.. kak Sitha kan semalam tidur di sini, dan untuk sementara waktu... akan menemani Noval untuk tinggal di sini,, " sambung nya lagi.


" Oh iya kak.. Noval lupa, hehee..." ujar Noval seraya menunjuk kan gigi nya yang kecil kecil.


" Kan... biasa nya yang bangunin Noval pagi pagi gini bibi.. kalau nggak ya mbak Wati, " ucap Noval lagi.


" Ya udah.. mulai sekarang yang bangunin Noval kak Sitha ya.. selama mbak Wati pulang kampung, " ujar Sitha seraya membereskan tempat tidur Noval.


" Ya udah.. sekarang ayo Noval mandi dulu nanti keburu tambah siang, kakak siapin air anget nya dulu ya, " tambah Sitha melangkah menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar Noval.


Setelah air hangat nya siap Noval pun kemudian bergegas mandi di temani oleh Sitha.


Sitha pun menyiapkan baju Noval di atas tempat tidur lalu dia pergi ke kamar nya sendiri untuk bersiap ketika bi asih mengambil alih noval.


Setelah selesai bersiap Sitha keluar dari kamarnya. Hari ini Sitha menggunakan setelan panjang berwarna merah jambu dengan jilbab motif dengan warna yang sama, menambah kesan cantik dan elegan pada diri nya.


" Noval .. apakah kamu sudah selesai ? " tanya Sitha ketika kembali ke kamar Noval.


" Iya kak, Noval sudah selesai nih.. " jawab Noval seraya memakai tas punggung nya di bantu bi asih.

__ADS_1


" Waahhh... Kak Sitha cantik banget.... " tambah Noval ketika dia melihat ke arah Sitha yang sedang melangkah mendekati nya untuk membantu Noval bersiap.


" Iya yah denn..... non Sitha cantik banget non, " ujar bi Asih juga ketika melihat ke arah Sitha.


" Bibi sama Noval bisa ajah pagi pagi bikin orang seneng.. " ujar Sitha menanggapi.


" Enggak non... bibi ngomong sejujurnya, non memang cantik, " imbuh bi Asih.


" Iya bi... terimakasih, bibi juga cantik, Noval juga ganteng.... " jawab Sitha tersenyum.


" Ah... si non masa bibi udah tua begini di bilang cantik, non ada ada saja. " ujar bi Asih seraya tersenyum malu malu.


Setelah semua selesai bersiap Noval dan Sitha pun menunggu Dion di ruang makan.


Tidak berselang lama terdengar langkah kaki dari arah tangga.


Dion melangkah kan kaki nya menuju ruang makan.


" Selamat pagi ayah... " sapa Noval kepada sang ayah.


" Selamat pagi Noval. " ucap sang ayah.


" Selamat pagi juga pak Dion... " Sitha pun turut menyapa.


" Hmmm " jawaban Dion yang di berikan untuk Sitha.


" Hanya hmmm ?? jawaban macam apa itu. " batin sitha.


Di meja telah terhidang berbagai macam makanan dan sayuran.


" Kakak ... aku mau ayam goreng itu kak, " pinta Noval.


Sitha dengan telaten mengambilkan nya untuk Noval.

__ADS_1


__ADS_2