Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
Draft Bab 108 Malam 2


__ADS_3

" Aku tahu itu, " ujar Dion dengan senyum yang terlihat sedikit aneh


...Hingga detik berikutnya Dion tidak bisa mengampuni lagi wanita yang saat ini seutuh nya telah menjadi milik nya itu...


...Pengakuan yang keluar dari bibir Sitha sungguh telah membakar semangatnya kali ini...


...Hingga desah*n demi desah*n menggema di dalam kamar tersebut ...


...Cukup lama permainan Dion hingga saat Sitha melakukan pe*lep*s*n yang untuk pertama kalinya nya, Dion masih tetap melanjutkan permainan nya tanpa kenal lelah...


" Ahh... ahh,... mas,,,, " des*han Sitha pun menggema saat Dion bermain dengan cepat sementara bibirnya tidak tinggal diam kesana kemari bergantian untuk bermain dengan ujung gunung kembar milik sang istri yang sangat mengg*da itu


" Aku suka saat mendengar kau mendes*h sayang, mendes*h lah... " ujar Dion membuka lebar lebar kedua kaki jenjang istri nya itu


" Ahh...! mas Dion... "


" Iya sayang... "


...Sementara Sitha sudah pasrah dengan apa pun yang suami nya itu lakukan pada tubuh nya saat ini, dirinya sungguh tidak bisa mengimbangi permainan Dion yang untuk pertama kali bagi nya itu sudah sangat menaklukkan seluruh jiwa dan raga nya...


" Sayang.... aku akan keluar, Ahhh.... !!!! " ujar Dion menanc*pkan nya dalam dalam


" Ahhhh.... !!! " jer*t Sitha ketika milik Dion telah memasuki nya dengan begitu dalam nya di bawah sana


...Dion menar*k nya dengan perlahan saat semua tembakan yang telah di luncurkan nya mengeluarkan semua isi nya di tempat yang semestinya itu...


Plukk !!!


...Saat benda itu telah terlepas seluruh nya, Dion pun menjatuhkan dirinya di samping tubuh Sitha yang pol*s...


...Dan memeluk tubuh ramping tersebut dalam dekapan nya...


...Kenikmatan malam pertama bagi dua insan tersebut sangat lah berarti, terlebih saat Dion mengetahui bahwa dirinya lah yang untuk pertama kalinya mendapatkan mahkota yang dimiliki oleh istrinya itu...


...Senyum di wajah kelelahan kedua nya seolah tidak pernah pudar dalam dekapan hangat malam ini...


...Keduanya saling memeluk di bawah selimut lembut yang menjadi saksi kegiatan panas mereka malam ini...


" Sitha... " panggil Dion lirih


" Hmm... " jawab nya seraya memejamkan mata menikmati dekapan hangat sang suami


" Kapan kau mulai mencintai ku, aku ingin tahu itu, " tanya Dion tiba-tiba karena rasa penasaran nya semenjak kapan istri nya itu mulai menyukai dirinya


...Mendengar pertanyaan itu Sitha pun membuka matanya dan mencoba mengingat ingat kapan dirinya itu mulai mencintai suami nya...

__ADS_1


" Seperti nya sudah cukup lama, " jawab nya kemudian


" Benarkah ? sejak kapan itu, " tanya Dion lagi dengan tidak sabar


...Kali ini dirinya memandang wajah cantik istrinya nya itu yang semakin terlihat menggoda di bawah temaram cahaya lampu kamar...


" Seperti nya kau tidak sabar sekali mas ingin mengetahui nya.. " ujar Sitha membalas tatapan mata Dion dengan tersenyum manis


" Tentu sayang... " lirih Dion semakin mendekap erat istrinya dengan gemas dan mencium bibir nya sekilas


" Mungkin.... sejak kita berjumpa untuk yang pertama kali nya di bengkel itu mas, saat motor ku mogok dan kalian mengantarku untuk pulang.. " ucap Sitha mengingat nya


" Benarkah, jangan bilang saat itu juga kau langsung terpana dengan ketampanan ku, " ledek Dion mentoel hidung kecil istrinya itu


...Sitha pun tertawa kecil mendengar ucapan suami nya...


" Sayang nya itu memang benar.. " ujar nya menganggukkan kepalanya


...Dion pun memandang manik mata Sitha dengan dalam...


" Apa itu benar... " tanya nya kemudian


...Sitha pun mengangguk kan kepalanya lagi dengan yakin bahwa dirinya memang mengatakan yang sejujurnya...


" Tapi saat itu, aku hanya bisa sebatas mengagumi karena yang aku tahu mas Dion adalah ayah dari Noval.. dan tentu sudah memiliki istri dan anak, akan sangat tidak baik jika aku sampai mencintai lelaki yang sudah memiliki istri.. " ujar Sitha panjang lebar


" Lalu, setelah kau mengetahui tentang siapa aku sebenarnya.. kau langsung melamarku.. " ujar Dion dengan senyum mengembang nya


" Mas... " lirih Sitha seraya mencubit pinggang kuat suami nya


" Kanapa ?? bukan kah yang aku katakan ini memang benar... " ujar Dion dengan tersenyum meledek


" Aku tidak melamar mu mas, aku hanya meminta tolong.. " elak Sitha karena dirinya saat ini sungguh sangat merasa malu, karena yang ia tahu lelaki lah yang melamar seorang wanita terlebih dulu


Dan itu berbanding terbalik dengan nya


" Iya, meminta tolong untuk menjadikan mu sebagai istri ku, " ujar Dion


...Rasanya sangat senang bisa membuat Sitha merasa salah tingkah di hadapan nya seperti saat ini...


...Sitha menundukkan wajah nya memang dirinya sangat merasa malu juga bersyukur karena pada akhirnya Dion telah menikahinya dan telah menjadi suami yang baik...


...Ia sungguh bersyukur karena itu...


" Iya mas.. kamu memang benar, aku memang melamar mu dan meminta tolong agar kamu mau untuk menikahi ku, Sungguh aku sangat berterima kasih atas semua kebaikan mas Dion selama ini pada ku dan keluarga ku.. " ujar Sitha mengungkap kan hati nya dengan lembut

__ADS_1


" Akhirnya nya kau mengakui nya juga, " ucap Dion dengan senyum kemenangan nya


" Tapi... " lanjut Dion


...Sitha mendongakkan kan kepalanya agar bisa melihat wajah suami nya itu dengan jelas...


" Tapi apa mas.. " tanya nya dengan penasaran


" Tapi.. berterima kasih saja tidak lah cukup Sitha, " ucap Dion dengan senyum menyeringai nya


" Lalu.. aku harus apa agar bisa membalas semua kebaikan kamu mas, aku sungguh tidak mempunyai uang jika kamu menginginkan aku untuk membayar semua uang yang telah kamu berikan.. " ujar Sitha


...Dirinya berjanji akan melakukan apapun yang ia bisa agar bisa sedikit membalas semua kebaikan yang telah Dion berikan pada nya...


...Dion menundukkan wajah nya agar bisa melihat mata indah nan bulu mata yang lentik milik sitha...


" Aku sama sekali tidak menginginkan uang itu Sitha.. " ucap nya dengan suara parau seraya jemari tangan nya bermain di wajah sang istri


" Aku hanya ingin.... ada malaikat kecil yang akan tumbuh di sini.. " lanjut Dion dengan jemari tangan nya yang mulai turun dan berhenti di atas perut Sitha


...Sitha mengerjap kan mata nya kala pandangan nya beradu dengan Dion...


" Berikan aku seorang anak Sitha.. jadikan aku seorang ayah yang sesungguhnya, jadikan aku dan kamu menjadi seorang ayah dan ibu... " ucap Dion mengungkap kan harapan nya


" Pasti mas.. jika tuhan menghendaki, pasti aku akan memberikan mu seorang anak.. " ujar Sitha seraya tersenyum lembut


" Jika kita menginginkan untuk segera memiliki nya, maka kita harus giat membuat nya, " ucap Dion menyeringai


...Mendengar ucapan tersebut Sitha pun sedikit gelagapan, apa yang harus diri nya jawab pada Dion...


...Baru saja ia menyerahkan mahkota nya pada sang suami beberapa menit yang lalu dan rasanya masih sangat jelas dan sakit...


...Tetapi Dion sudah meminta nya kembali saat ini...


" Mas.. aku, " ujar Sitha sedikit terbata


" Kau tidak perlu gugup seperti itu sayang.. kita akan istirahat sejenak, tidur lah nanti aku akan membangunkan mu kembali.. " ucap Dion dengan menyembunyikan senyum nya


...Karena sesungguhnya ia pun tahu Sitha masih terasa sakit, dirinya tidak ingin memaksakan kehendak nya pada sang istri untuk melayani nya...


" Tidur lah.. " lanjut Dion semakin mendekap erat tubuh Sitha di bawah selimut mereka yang lembut dan nyaman


***


***Dari kemarin nggak lulus lulus review gaes,, katanya terlalu vulgar cerita nya...😭😭😭

__ADS_1


Jadi down deh...😢😢***


__ADS_2