
" Jadi Sitha.. kau akan pulang jam berapa nanti, biar aku dan Noval yang akan mengantarkan mu " Ucap Dion
" Terimakasih banyak sebelumnya pak, saya tidak mau merepotkan bapak. Saya akan pulang sendiri nanti dan lagi saya membawa motor saat ke sini kemarin, "
" Biarkan sopir saya yang akan membawakan motor kamu, bersiap lah waktu makan siang nanti saya akan pulang dan akan mengantar mu, tidak ada penolakan. " Ujar Dion terdengar begitu tegas
Sitha pun akhirnya menyetujuinya, walaupun sebenarnya dia ingin pulang sendiri dengan menaiki motor matic kesayangan nya, tapi untuk menolak niat baik Dion itu rasanya tidak mungkin.
Setelah selesai dengan sarapan paginya Dion pun meninggalkan kediamannya berangkat menuju tempat kerjanya.
Sedangkan Sitha, seperti kebiasaannya setiap pagi setelah selesai membantu bibi memasak di dapur lalu kemudian mandi terlebih dahulu, Sitha pun kemudian menuju kamar Dion untuk membangunkan Noval yang masih terlelap dengan nyaman di bawah selimut lembutnya itu, setelah itu ia menyuruhnya mandi terlebih dulu sebelum memulai sarapan nya.
Entah kenapa pagi ini Noval sangat pendiam, sedari tadi ketika Sitha membangunkan nya dan menyuruhnya untuk mandi Noval hanya diam walaupun ia menuruti semua perintah Sitha.
Sitha pun di buat bingung juga dengan sikap Noval, saat sarapan pun ia terlihat tidak semangat seperti biasanya, walaupun semua menu yang terhidang di atas meja adalah makanan kesukaannya,
saat ditanya kenapa oleh Sitha Noval pun tidak menjawab nya.
" Apakah Noval marah dengan ku karena hari ini aku akan pulang, tapi tadi pagi pak Dion mengatakan kalau Noval sudah mau mengerti dan menyetujuinya, " batin Sitha memandang Noval yang pagi ini terlihat sangat lesu.
" Noval.. " panggil Sitha seraya mengelus rambut kepala Noval yang halus,
Novalpun menepis tangan Sitha yang menyentuh rambutnya.
" Noval kenapa.. apa Noval sedang marah sama kakak, ? kak Sitha minta maaf ya sayang kalau kakak ada salah sama Noval.. " Ucap Sitha dengan lembut mencoba membujuk bocah itu agar mau bicara dengannya.
" Coba sini, lihat kakak Noval, kamu kenapa..? " Ucap Sitha menangkup wajah Noval dengan kedua tangannya agar mau menatap matanya.
" Noval marah sama kakak, iya... ?? kak Sitha bener-bener minta maaf kalau ada salah sama Noval, tapi kakak mohon Noval ngomong dong.. jangan diemin kakak kayak gini sayang...? " Ujar Sitha merasa sedih karena ia tidak tahu kenapa Noval mendiamkannya sejak tadi.
" Kakak nggak salah apa-apa sama Noval kok, Noval cuma sedih kakak mau pergi dari rumah ini, " Ucap Noval akhirnya membuka suaranya juga.
" Ya Alloh... maafin kakak ya sayang udah bikin kamu sedih seperti ini, maafin kakak.." Ujar Sitha memeluk erat bocah gembul itu.
" Kak Sitha janji akan sering-sering main kesini dan Novalpun boleh berkunjung ke rumah kakak kapanpun Noval mau.. " Ucap Sitha bersungguh sungguh.
" Beneran kak, kakak nggak bohong kan.. kak Sitha akan sering ke rumah Noval kan ? " Ujar Noval mendongakkan kepalanya menatap wajah Sitha.
__ADS_1
" Iya sayang... insya Allah kita akan sering-sering ketemu nanti, kakak janji.. " Ujar Sitha menunjukkan jari kelingking nya lalu menyatukan nya dengan Noval.
Novalpun tersenyum melihat jari kelingking nya yang telah menyatu dengan Sitha.
" Iya kak, " ucapnya kemudian
" Nah gitu dong senyum.. kan jadinya tambah ganteng, Noval nggak boleh sedih lagi yah.. janji..?? "
" Insya Allah.. " jawab Noval kemudian.
" Subhanallah... sekarang Noval tambah pinter,, " Ujar Sitha merasa senang mendengar kalimat yang di ucapkan Noval.
...Hari sudah semakin siang setelah Sitha selesai mengajari Noval belajar ia pun kemudian membereskan semua pakaiannya dan memasukkan nya ke dalam tas ranselnya....
...Tak berapa lama suara mobil Dion terdengar memasuki halaman rumah nya, dan benar saja sang empunya rumah terlihat memasuki rumahnya dengan gagah dan di sambut pelukan hangat dari sang putra yang berlari ke arahnya setelah mengetahui dirinya pulang....
" Ayah... !! ayah udah pulang ? " teriak Noval melepas pelukan sang ayah lalu menatap wajahnya.
" Iya, ayah pulang lebih awal karena ingin makan siang bareng kamu, " ucap Dion mentoel hidung Noval dengan gemas.
" Yeay... ayah mau makan siang di rumah, " girang Noval melompat lompat dengan semangat.
" Oke ayah.. " ucap Noval memberikan dua jari jempolnya pada sang ayah.
...Sitha dan bibi telah selesai menyiapkan makan siang di meja ketika Dion menuruni tangga setelah berganti kaos namun masih menggunakan celana panjangnya....
...Bau wangi masakan yang tercium olehnya membuatnya semakin merasa lapar, ia pun segera menghampiri asal bau harum itu....
" Masak apa bi, harum banget.. " ucap Dion setelah sampai di depan meja makan.
" Oh,, ini den non Sitha yang masak tadi.. ada gurame goreng asam manis, soup daging kesukaan den Noval dan ayam goreng, lengkap dengan sambal dan lalapan nya den.. " ujar bibi dengan semangat.
" Jadi laper nih, Noval nya dimana bi sudah makan apa belum anak itu, "
" Den Noval ada di depan den, lagi main sepeda.."
...Dionpun mencari Noval di halaman depan dan benar saja putra nya itu sedang asyik menaiki sepeda nya di temani mang Asep, tukang kebun yang bekerja di rumah Dion....
__ADS_1
" Asyik banget yang lagi main sepeda.. " ujar Dion menghampiri mereka.
" Eh, ayah.. iya nih yah aku udah bisa naik sepeda sendiri loh, iya kan mang.. " ucap Noval masih asyik mengayuh sepedanya kesana kemari.
" Iya bos, den Noval udah pinter naik sepeda sendiri nih, hebat lah. " ujar mamang memberikan jari jempolnya.
" Wahh.. keren dong,!! ngomong ngomong udah makan siang belum, makan siang dulu yukh Noval, mang asep juga ya.. "
" Iya yah, aku emang udah laper nih.. " ujar Noval turun dari sepeda nya lalu masuk ke dalam rumah.
" Jangan lupa cuci tangan dulu, ! " ucap Dion sedikit berteriak karena Noval sudah berjalan cukup jauh.
" Iya... udah tau..! " terdengar Noval menjawab nya dari dalam rumah.
" Ayo mang, sekalian ikut makan, " ajak Dion pada mang Asep.
" Iya bos, siap. bos duluan aja nanti mamang nyusul.. "
" Baiklah kalau gitu, saya duluan yang mang.. " mang Asep pun menganggukkan kepalanya sopan setelah itu Dion masuk ke dalam rumah.
...Di meja makan terlihat Dion, Noval dan Sitha tengah makan siang bersama. Noval makan dengan lahap begitu juga Dion yang memang sudah kelaparan di tambah lagi masakan Sitha yang memang lezat....
" Kau sudah bersiap Sitha.. " tanya Dion ketika mereka sudah selesai makan
" Sudah pak.. " jawabnya
" Baiklah.. aku dan Noval akan mengantar mu sampai rumah nanti, " Sitha pun mengaggukan kepalanya setuju.
**
...Di perjalanan Noval tak hentinya bicara kalau Sitha harus sering sering datang ke rumah nya setelah ia pulang....
" Noval... kak Sitha aja belum sampai di rumah nya, tapi kamu udah nyuruh dia untuk sering datang.. " ucap Dion
" Iya lah ayah.. takut nya nanti kak Sitha lupa lagi kalau Noval nggak ngomong terus.. "
Sitha pun tersenyum mendengar celoteh Noval itu.
__ADS_1
" Insya Allah... kakak nggak akan lupa Noval,, " Ujar Sitha