
...Dion baru saja sampai di kediaman nya pada pukul sebelas malam, rumah minimalis itu pun terlihat sudah gelap pada bagian ruangan depan menandakan mungkin semua orang yang berada di dalam nya telah terlelap...
...Dengan langkah panjang nya Dion pun menaiki satu per satu anak tangga untuk menuju dimana letak kamar nya berada...
...Sesampainya di depan pintu kayu berwarna coklat ke emasan itu ia pun dengan perlahan lalu membuka nya , ruangan yang cukup besar itu pun terlihat temaram karena hanya mendapatkan cahaya dari lampu tidur kecil yang berada di atas nakas samping tempat tidurnya...
...Pria itu mengedarkan pandangan nya menyapu semua sudut ruangan dan mendapati sang istri yang tengah ber ibadah tak jauh dari sudut ruangan tersebut...
...Dion pun kemudian melangkah kan kaki nya dan duduk di tepi ranjang nya dengan tatapan yang tak lepas memandang dan menunggu sang istri yang terlihat tengah khusyuk berdoa ...
...Lelaki tampan itu kemudian terlihat membuka jas hitam nya, melonggarkan dasi panjang nya dan melipat kemeja putih nya hingga batas siku. Sedangkan dua kancing kemeja nya pada bagian atas ia biarkan terbuka dengan masih setia mengamati dan menunggu sang istri selesai dalam doa nya ...
...Hingga beberapa saat kemudian Sitha bangkit dari duduknya lalu melepas mukena dan melipat nya di atas sajadah...
...Rambut panjang nya yang tanpa penutup terlihat berkilau di terpa cahaya temaram lampu tidur, wanita itu terlihat merapikan nya sedikit kemudian menghampiri sang suami dengan senyum yang mengembang...
...Sitha tidak terkejut dengan kehadiran Dion karena meskipun dirinya tengah beribadah akan tetapi pendengaran nya dapat menangkap dengan jelas seseorang telah membuka pintu dan dari aroma yang ia cium itu adalah wangi parfum milik suami nya...
...Sehingga Sitha tahu bahwa yang masuk ke dalam kamar mereka adalah Dion...
" Mas sudah pulang.. " sambut Sitha dengan senyum manis nya lalu meraih tangan Dion dan mencium nya lembut
" Ya, Kau belum tidur.. " tanya Dion pada sang istri yang saat ini duduk di samping nya
Sitha pun menggeleng
" Belum mas, aku menunggu mas pulang dan lagi pula aku belum mengantuk.. " ujar nya dengan masih di sertai senyum nya yang cantik menyambut sang suami
...Membuat pandangan Dion terpaku pada ciptaan Tuhan yang indah itu...
" Maaf aku pulang terlalu larut, pekerjaan di akhir bulan sungguh menyita banyak waktu. Aku harap kau mau mengerti.. " ucap Dion dengan tatapan intens yang dalam membuat Sitha sedikit merasa salah tingkah karena terus di tatap seperti itu
" Iya mas, Insya Allah aku faham dan mengerti.. " ujar Sitha memutus pandangan lalu menundukkan wajahnya karena merasa tidak kuat dengan tatapan Dion
__ADS_1
" Terimakasih, " ujar Dion di sertai anggukan kecil Sitha
" Apa mas mau mandi ? aku akan siapkan air hangat nya lebih dulu.. " tanya Sitha
" Ya, boleh.. " Dion mengangguk, sungguh tubuh nya sudah tidak nyaman dan ia butuh membersihkan diri untuk menyegarkan tubuh nya kembali
...Setelah mendapat jawaban dari Dion Sitha pun berlalu menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut...
...Saat dirinya tengah sibuk mempersiapkan air hangat tiba tiba saja kedua tangan Dion berada di pinggang nya dan memeluknya dari belakang. Seketika membuat dirinya terkejut dan merasakan sesak nafas yang datang dengan tiba-tiba...
...Walaupun pelukan itu bukan yang pertama bagi Sitha , akan tetapi saat berada dalam posisi seperti itu membuat hatinya begitu berdebar tak menentu dan tubuh nya terasa kaku...
...Karena mungkin dirinya masih belum terbiasa dan yang semakin membuat dirinya merasa sesak nafas adalah bisikan lembut yang Dion ucapkan di telinga nya ...
" Apa kau mau mandi bersama ku ? " bisik Dion semakin membawa Sitha dalam pelukan hangat nya
" Em.. a_aku, tapi aku sudah mandi mas, " ucap Sitha sedikit terbata
...Dalam hati ia tidak ingin mandi di tengah malam seperti ini karena pasti sangat dingin. Lagi pula ia sudah mandi tadi sore ...
...Tak tahu harus menjawab apa Sitha semakin di buat berdebar dan gugup apalagi saat melihat Dion mulai membuka satu persatu kancing kemeja nya ...
...Sitha pun menutup mata kala sang suami telah melepas semua pakaian yang menempel di tubuh atletisnya lalu masuk ke bath up dengan santai nya...
" Kenapa harus menutup mata, bukan kah kau telah melihat dan merasakan nya.. " ujar Dion di sertai senyum menggoda pada sang istri yang masih menutup kedua matanya karena tengah merasa sangat malu
" Apah...??! Dasar ya lelaki apa dia tidak malu mengatakan hal seperti itu dan membuka semua pakaian nya di hadapan ku...!! " gerutu Sitha dalam hati nya karena masih merasa gugup dan tak tahu harus berbuat apa
" Buka matamu dan kemarilah.. " perintah Dion
...Dan dengan perlahan Sitha pun memberanikan diri membuka kedua matanya lalu melangkah perlahan mendekat dimana Dion berada dengan menundukkan wajah...
" Tolong gosok punggung ku, " lanjut Dion
__ADS_1
...Sitha yang duduk di tepi bathtub pun kemudian meraih sabun lalu menggosokkan nya dengan lembut pada tubuh Dion ...
...Dion pun memejamkan kedua matanya saat menikmati sentuhan lembut sang istri yang sangat membuat tubuhnya nyaman...
...Ia pun meraih tangan Sitha lalu menuntunnya ke bagian depan tubuh nya membuat wanita itu dengan ragu menuruti semua apa yang di perintahkan oleh Dion ...
...Sitha menggosok tubuh bagian depan Dion dengan perasaan berdebar dan gugup, tentu saat ini mungkin jika dia bisa melihat cermin maka wajah nya sudah sangat merah karena ia merasakan sedari tadi kedua pipi nya telah memanas ...
" Lihat perut nya, ini sangat keras dan seksi sekali.. dan otot-otot nya sangat kuat, " batin Sitha yang merasakan kembali pipinya yang memanas kala mengingat malam pertamanya dengan Dion
...Bagaimana Dion telah menaklukan jiwa dan raganya secara bersamaan malam itu, sungguh ia sangat mengagumi suami nya ...
" Kenapa pipi mu terlihat merah.. apa yang sedang kau pikirkan, " ujar Dion membuat Sitha menghentikan gerakan nya lalu beralih menatap Dion dengan lebar
" A- aku, aku tidak sedang memikirkan apapun.. " ucap Sitha terbata karena merasa gugup membuat Dion seketika terkekeh kecil
" Kenapa harus gugup seperti itu, jika kau tidak sedang memikirkan apapun kenapa terlihat gugup.. " ucap Dion semakin menggoda Sitha
...Melihat wanita yang saat ini sangat dekat dengan nya itu malu malu sungguh sangat menggemaskan bagi Dion ...
" Dia sangat cantik dengan pipi yang merona seperti itu, " batin Dion
" Stop menggoda ku mas, bagaimana dia bisa tahu aku sedang memikirkan sesuatu. Uh... aku sangat malu.. ! " ucap Sitha dalam hatinya tanpa berani mengucapkan kata-kata tersebut di hadapan Dion
..." Aku akan ambilkan handuk dulu mas, " ujar Sitha bangkit dan akan segera berlalu karena sungguh ia harus menenangkan terlebih dulu jantung nya yang sudah tidak dapat terkontrol itu, dan dirinya juga belum terbiasa dan masih sangat canggung dalam keadaan berdua dengan sang suami terlebih dengan kondisi seperti itu...
...Namun tiba-tiba saja tangan Dion meraih tubuhnya kemudian di detik berikutnya tubuh Sitha pun terjatuh dalam pangkuan Dion di dalam bathtub yang berukuran cukup besar tersebut membuat seluruh tubuh Sitha ikut basah...
" Aahhhh.... ! " Sitha yang terkejut pun menjerit dan reflek merangkulkan kedua tangan nya pada leher Dion
****
***HAY GAIS... JANGAN LUPA JEMPOLNYA YA,, 👍👍
__ADS_1
Terimakasih & lophe lophe you semuanya...😘😘🙏🙏***