Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
Bab 117 Membahas seseorang di masa lalu


__ADS_3

...Setelah selesai membersihkan diri Dion pun lekas memakai kaos rumahan yang telah Sitha siapkan di atas ranjang tempat tidurnya. Kemudian dirinya keluar menuruni tangga untuk menyusul sang istri yang tengah menyiapkan makan malam untuk nya...


...Dion duduk di kursi meja makan dengan tampilan yang lebih segar dari sebelumnya, berbagai makanan terlihat terhidang di depan nya saat ini dengan aroma yang harum membuat perut nya ingin segera di isi...


" Mas mau pake lauk yang mana ? " tanya Sitha setelah mengisi piring yang ia pegang dengan nasi putih


" Aku mau sayur capcay dengan gurame saja, " ujar Dion kala melihat sayur capcay yang segar serta gurame asam manis yang menggugah selera nya malam ini


Dengan telaten Sitha pun melayani suaminya tersebut, mengambilkan apa yang di inginkan oleh imam nya itu


" Ini mas, " ujar Sitha menyajikan nya di hadapan Dion sementara dirinya duduk di sisi suaminya tersebut


" Terimakasih.. " tidak menunggu lama Dion pun segera menyantap makanan yang berada di hadapan nya saat ini


" Siapa yang memasak ini ? " tanya Dion di sela makan malam nya


" Aku mas,, " jawab Sitha sedikit merasa takut jika makanan yang dirinya masak malam ini tidak pas dengan lidah sang suami


" Enak.. " ujar Dion seraya menatap sekilas pada Sitha dan melemparkan senyumannya


...Tentu saja ucapan Dion tersebut seketika membuat hati Sitha merasa senang dan bahagia, istri mana yang tidak bahagia jika mendapatkan sanjungan dari suaminya sendiri. Itu juga yang saat ini Sitha rasakan di dalam hatinya...


" Terimakasih mas.. " hanya itu yang dapat Sitha ucapkan untuk membalas sanjungan Dion malam ini


" Aku mau mulai sekarang kamu yang memasak untuk kami, apa kamu tidak keberatan ? " lanjut Dion karena masakan Sitha memanglah pas di lidah nya


" Iya mas, tentu saja aku tidak keberatan. Dengan senang hati.. " jawab Sitha seraya tersenyum manis yang di balas juga oleh Dion


" Ngomong ngomong dari mana kamu belajar memasak, "ucap Dion menyodorkan kembali piringnya untuk meminta Sitha menambahkan lagi nasi di piring nya tersebut

__ADS_1


" Hanya sering ikut membantu ibu memasak di dapur mas, sedikit sedikit jadi bisa tahu lah tentang masak memasak, " jawab Sitha yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Dion


" Kamu nggak makan ? " tanya Dion pada sang istri yang sedari tadi hanya melayaninya dan menemaninya makan


" Enggak mas, aku sudah kenyang.. " jawab Sitha


Namun kemudian Dion mengambil nasi dari tangan nya lalu menyodorkan nya di depan mulut Sitha


" Cobalah.. " ucap Dion sembari menganggukkan kepalanya dan tersenyum kecil saat Sitha menatapnya dengan tatapan ragu dan sedikit terkejut


...Perlahan akhirnya Sitha pun membuka mulutnya dan menerima suapan dari sang suami, perempuan itu sedikit kaku saat menerima suapan tersebut walaupun itu bukan yang kali pertama baginya...


...Di tambah tangan Dion yang kekar menyebabkan beberapa butir nasi tertahan di bibir nya, begitu juga dengan saos sambal ada yang menempel di bibir ranum milik Sitha...


...Dion pun menggerakkan ibu jari nya, menyapu butiran nasi dan saos sambal itu. Setelahnya ia mengusap dalam ibu jari yang tadi ia gunakan untuk membersihkan bibir Sitha...


...Tatapan mata Sitha pun tidak berkedip dengan apa yang suaminya itu lakukan, tiba-tiba saja seluruh badannya terasa panas dingin dan debaran jantungnya berdegup kencang...


**


...Seusai makan malam Dion duduk di balkon kamar nya menikmati angin malam yang berhembus menyapu wajah nya yang rupawan, asap rokok terlihat mengepul saat dirinya menyesap dan menghembuskan benda itu ke udara...


...Seperti itulah Dion, jika dirinya tengah memiliki masalah maka ia akan menyendiri dengan di temani oleh sebatang rokok seperti pada malam ini...


...Sitha melihatnya dari dalam kamar yang berukuran cukup besar itu, hatinya pun tergerak untuk mendekati sang suami yang sudah menghabiskan beberapa menit di balkon kamar mereka itu dengan kepulan asap rokok yang entah ke berapa...


...Langkahnya pun perlahan mendekat hingga kini dirinya sudah berdiri di samping sang suami...


" Udara malam ternyata segar juga ya mas.. " ucap Sitha yang kini berdiri di samping kursi yang Dion duduki

__ADS_1


...Dion pun melemparkan pandangan nya pada perempuan yang sudah hampir tiga bulan menjadi istrinya tersebut, suara lembutnya sungguh membuat hatinya terasa nyaman saat mendengar nya...


...Rambut panjang Sitha yang sengaja tidak di tutup dengan hijab itu terlihat di ikat sedikit tinggi hingga memperlihatkan leher jenjang bagian belakang nya yang putih mulus tanpa cacat itu...


" Duduklah, " Dion pun menggeser tubuhnya agar sang istri bisa duduk di samping nya, mereka duduk hanya berjarak dua jengkal saja saat ini


...Cukup lama keduanya terdiam dengan pikiran masing-masing, hingga pertanyaan Dion mulai membuka percakapan keduanya walaupun dari bibir nya yang masih saja menghisap batang rokok...


" Sitha.. apa kau pernah mempunyai masa lalu dengan seorang lelaki ? " pertanyaan Dion sontak saja membuat Sitha menolehkan wajahnya pada sang suami


" Maksud mas.. ? " tanya balik Sitha seraya mengerinyitkan dahi nya


" Sebelum menikah dengan ku, apa kau pernah memiliki kekasih ? " ujar Dion memandang sekilas sang istri lalu kembali menatap lurus ke depan


" Pernikahan kita ini terlalu cepat bukan, sehingga kita tidak punya waktu untuk saling mengenal lebih jauh. " Lanjut Dion sedikit menyunggingkan bibirnya ketika mengingat pernikahan nya dengan Sitha beberapa bulan lalu


...Sitha mencoba mencerna setiap kalimat yang suaminya ucapkan itu, memang benar pernikahan keduanya terbilang cepat karena ia yang meminta Dion untuk menikahinya saat sang ayah tengah sakit saat itu...


Tapi kenapa Dion tiba tiba saja ingin membahas tentang seseorang di masa lalu ?


" Tapi jika kau tidak ingin menceritakan nya tidak apa, saya tidak memaksa.. " ujar Dion kemudian seraya menghisap lagi rokok di tangan nya yang terlihat semakin memendek itu


" Emm.., sebelumnya aku pun pernah menjalin hubungan dengan seorang pria, tapi.. hubungan itu mulai berjarak saat dirinya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan nya di luar negeri. " Ujar Sitha memutuskan untuk menceritakan kenangan di masa lalunya kepada Dion, walaupun sebenarnya enggan juga untuk membahas tentang seseorang di masa lalu bagi nya


Dion melihat wajah Sitha yang sedikit pias saat menceritakan tentang hal tersebut, mungkinkah istrinya itu masih menyimpan perasaan terhadap masa lalunya??


" Dan sampai akhirnya aku mendapatkan kabar dari salah satu temannya yang sama-sama menempuh pendidikan di sana bahwa ia telah menjalin hubungan dengan perempuan lain di tempat itu, " Terdengar Sitha menarik nafasnya dalam lalu menghembuskan nya secara perlahan


...Semua itu tidak lepas dari tatapan mata Dion yang tengah mendengarkan nya dengan seksama...

__ADS_1


" Sejak saat itu aku tidak pernah lagi ingin berhubungan dengan nya, " pungkas Sitha mengakhiri kisahnya seraya tersenyum kecil menatap langit malam yang berada di hadapan nya kini


__ADS_2