Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
bab 35 Menyuapi


__ADS_3

Setelah kepergian sang suster, Sitha merasa mata nya begitu berat, dan perlahan ia memejamkan mata lalu tertidur.


Cukup lama Sitha memejamkan mata dan tertidur pulas.


Sampai tubuhnya merasakan pelukan tangan mungil di samping nya.


Perlahan Sitha membuka mata dan melihat seorang anak kecil tengah tertidur pulas di atas ranjang nya, dengan tangan mungilnya yang gembul memeluk nya erat dari samping.


" Noval... " gumam Sitha lirih dan sukses mengalihkan pandangan Dion yang tengah duduk di sofa dari laptop nya melihat ke asal suara itu.


Kemudian Dion meletakan laptop nya di atas meja dan melangkah menghampiri Sitha.


" Maaf karena Noval membuat istirahat mu tidak nyaman, dia ingin sekali bertemu dengan mu Sitha, sampai dia tidak mau membangun kan mu saat dia baru sampai tadi, dan akhirnya dia meminta tidur di samping mu, " Dion melihat malaikat kecil nya itu tengah damai dalam mimpi nya saat ini.


" Aku akan memindahkan nya ke sofa.. " imbuh Dion, tapi Sitha menahan tangan Dion yang menyentuh Noval.


" Tidak usah pak Dion .. biarkan Noval tidur di ranjang ini bersama ku, " Dion melihat tangan nya yang di sentuh oleh Sitha dan beralih menatap mata nya yang teduh.


Sontak Sitha langsung menarik tangan nya karena tidak sadar telah memegang tangan Dion.


" Maaf... maafkan saya pak Dion, saya sungguh tidak sengaja, " ujar Sitha tidak enak hati.


" Kau yakin akan berbagi tempat tidur dengan Noval Sitha .." Sitha pun mengangguk.


" Baiklah kalau begitu, beri tahu aku jika nanti kamu kurang nyaman, aku akan memindahkan nya " ujar Dion dan kembali duduk di sofa.

__ADS_1


Tetapi pandangan nya tertuju pada tempat makan yang dia bawa tadi.


" Sitha.. apakah kamu lapar? bibi membawakan ini untuk mu, " Dion menghampiri Sitha kembali dan meletakkan tempat makan itu di meja nakas samping ranjang Sitha.


Karena ketika Dion sampai tadi Sitha tengah tertidur pulas, sehingga ia tidak mau mengganggu nya.


" Terimakasih pak Dion.. saya akan memakan nya nanti, " ujar Sitha tersenyum.


Seketika hati nya menghangat karena mendapat perhatian itu dari Dion.


" Baiklah, " tapi kemudian Dion berfikir bagaimana Sitha bisa memakan makanan itu sedangkan Noval tengah tertidur memeluknya dengan erat seperti itu.


Lalu Dion membuka kotak makanan itu dan menyodorkan nya kepada Sitha.


Sitha yang kaget dengan apa yang di lakukan oleh Dion sontak membulatkan matanya dengan lebar.


" Emm... pak Dion saya bisa melakukan nya sendiri, anda tidak perlu repot-repot begini, " ucap Sitha sedikit gugup.


" Ayo buka mulut mu, kau tidak bisa melakukan nya sendiri saat Noval memelukmu dengan erat seperti itu Sitha.. " ujar Dion.


Karena tidak ingin membangunkan Noval yang tengah tertidur pulas di sampingnya, dengan ragu perlahan Sitha pun membuka mulutnya dan menerima suapan pertama dari Dion.


Sungguh Sitha sangat malu saat ini, karena ini kali kedua dirinya disuapi oleh laki-laki.


Laki laki yang menyuapinya pertama kali adalah sang ayah, itupun waktu dirinya masih kecil.

__ADS_1


Terlihat Dion menyuapi Sitha tanpa canggung, hingga makanan itu perlahan habis.


" Anak pintar.. " ucap Dion setelah suapan terakhir nya, setelah itu dia memberikan segelas air minum kepada Sitha.


Wajah Sitha sungguh terasa panas saat ini, jika dia bisa melihat cermin mungkin saat ini pipinya sudah merah seperti buah tomat.


Sebenarnya Dion pun tahu jika Sitha malu karena telah di suapi makan oleh nya, terlihat wajahnya yang memang memerah.


Tapi Dion berusaha untuk biasa saja di depannya karena jika tidak di suapi Sitha akan susah untuk makan karena keberadaan Noval di sampingnya saat ini.


" Tidurlah lagi, aku akan menunggu kalian di sofa itu, " ucap Dion menunjuk sofa di pojok ruangan dengan ekor matanya.


" Terimakasih.. maaf saya selalu merepotkan bapak, " ucap Sitha menundukkan pandangan nya tidak ingin terlalu lama beradu pandang dengan pria yang saat ini tengah memandangnya itu.


" Dan aku selalu tidak merasa di repotkan olehmu, " ujar Dion berdiri dari duduknya kemudian melangkah menuju sofa.


****


maaf ya teman-teman... author update nya lama, karena kesibukan otor di dunia nyata yang bikin otor pusing 🥴 jadi nggak ada waktu buat update,🙏🙏


semoga mulai sekarang otor bisa membagi waktu buat nulis sama kesibukan yang lain yah temen-temen..


dan terimakasih banyak buat temen-temen yang udah mau baca, like, dan coment.. semoga kalian bahagia selalu.. lophe you❤️❤️😘😘 terus beri dukungan sama otor supaya tetap semangat yah teman teman....


peluk jauh dari otor....🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2