
...Pagi ini Dion telah berangkat ke kantor nya pagi-pagi sekali, setelah semalaman dirinya tidak bisa tidur karena keberadaan Sitha di kamarnya...
...Pada saat Dion melihat gadis itu tertidur lelap di sofa kamar nya, dirinya mencoba membangunkan gadis itu...
...Akan tetapi istri nya itu sama sekali tidak bergerak sedikitpun ataupun merespon nya...
...Tidak ingin membiarkan seorang wanita tertidur di sofa seorang diri sedangkan dirinya sebagai seorang lelaki tidur di atas ranjang yang nyaman...
...Dion pun menggendong Sitha dan membaringkan nya di atas tempat tidur nya...
...Sesaat Dion terpaku menatap wajah Sitha yang tengah terlelap dengan damai itu...
...Rambut panjang yang menutupi sebagian wajah gadis itu perlahan ia singkirkan dengan penuh hati-hati dan lembut...
" Kau sangat cantik.. " batin Dion tanpa sadar mengagumi istrinya itu
...Ketika Sitha menggeliat karena belaian jemari tangan Dion yang terasa mengganggu di pipinya...
...Lelaki itupun dengan terburu menarik kembali tangan nya dan berbaring di samping istri nya itu, Dion pun meraih bantal guling yang ia gunakan sebagai pemisah di antara mereka berdua untuk menutupi wajahnya...
..." Aneh, kenapa jantung ku berdebar dengan sangat kuat.. " batin Dion mencoba untuk memejamkan kedua matanya untuk meredakan debaran aneh yang terasa sangat kuat itu...
...Namun sekuat apapun Dion berusaha memejamkan mata, maka sekuat itu pula keinginannya untuk terus menatap wanita yang saat ini berbaring di samping nya itu...
" Ahh ! kenapa aku tidak bisa memejamkan mata. " Kesal Dion seraya bangkit dan terduduk
...Kembali dirinya memandang wajah Sitha dan pandangan nya berhenti di bibir tipis berwarna merah muda milik gadis itu...
...Pandangan Dion pun terus turun dan jiwa laki-lakinya bereaksi pada saat melihat dua gundukan yang terlihat menonjol di balik baju tidur longgar milik Sitha...
__ADS_1
...Malam ini memang Sitha mengenakan baju tidur panjangnya yang sangat longgar, tapi entah kenapa itu malah semakin membuat tubuh rampingnya terlihat begitu sempurna...
...Baju tidur panjang yang bermodel kemeja itu tanpa di sangka tersingkap ke atas hingga memperlihatkan perut langsing nan putih gadis itu saat dirinya melakukan penggerakan...
...Melihat hal itu seketika Dion pun memejamkan matanya lalu mengusap wajahnya dengan kasar...
...Sesuatu yang terasa sesak di bawah sana seketika membuat kepalanya terasa pening...
...Bagaimana pun dirinya adalah seorang lelaki normal, saat di hadap kan dengan wanita cantik yang berada dalam satu ranjang dengan nya saat ini, itu adalah suatu ujian terberat bagi seorang lelaki dewasa seperti dirinya jika hanya berdiam diri...
..." Sial ! ayolah... kenapa dia bisa tidur dengan tenang dan damai seperti itu, sementara aku sama sekali tidak bisa memejamkan mata. sungguh tidak adil.. " gerutu Dion kembali terbaring lalu menutupi wajahnya dengan bantal guling yang ia gunakan sebagai pembatas tidurnya...
...Namun kembali bayangan perut langsing nan mulus istrinya itu menari-nari di kepalanya...
...Saat Dion sekuat tenaga tengah mencoba menahan diri, tiba-tiba ia di kejutkan dengan gerakan Sitha yang memeluk tubuh nya dengan begitu erat dari arah samping...
...Sontak Dion pun terkejut dan menyingkirkan bantal yang telah menutupi wajah nya itu...
" Kenapa kau tidak bisa tidur dengan tenang Sitha.. kau selalu saja melakukan penggerakan. " Batin Dion dengan gelisah
...Ketika Sitha merasa kan nyaman dan hangat nya tidur nya malam ini, lain hal nya dengan Dion...
...Sepanjang malam yang terasa sangat panjang bagi dirinya itu, tubuh nya terasa panas dingin...
...Wajah Sitha yang sedikit terangkat seperti tengah menatap nya itu seolah menantang nya untuk segera menikmati setiap inci wajah itu...
...Tak terkecuali bibir merah muda yang begitu menggoda Dion saat ini...
...Hingga dirinya sudah tidak tahan lagi dengan pertahanan diri yang telah ia bangun, Dion pun membalas memeluk tubuh Sitha lalu merengkuh tubuh ramping itu lebih dalam...
__ADS_1
...Tubuh ramping yang lemah seperti tanpa tulang itu seolah pasrah dalam dekapan hangat tubuh Dion...
...Tubuh keduanya menempel sempurna, kehangatan seolah mengalir di sana. Tangan Dion pun beralih mengusap dengan lembut rambut panjang Sitha yang harum itu lalu turun lagi mengusap punggungnya seolah sedang menenangkan tidur seorang anak kecil agar semakin lelap...
...Dion menelan Saliva nya dengan susah payah ketika kejantanannya memaksanya untuk segera di puaskan...
...Ia menghirup dalam-dalam wangi tubuh Sitha yang terasa sangat menenangkan bagi jiwa nya, matanya yang sudah berkabut menatap lekat bibir gadis itu...
" Apakah kau tidak akan marah jika aku menginginkan nya.. " lirih nya dengan suara parau
...Seperti terdapat magnet yang tiba-tiba saja muncul Dion menempelkan bibirnya di bibir merah muda itu yang telah membuat pikiran nya kacau...
...Seketika terasa sangat lembut dan hangat, cukup lama Dion menikmati bibir itu walaupun hanya sekedar menempelkan saja dan tidak melakukan gerakan apapun...
...Tetapi sudah cukup membuat jiwa nya melayang, namun aneh nya gadis itu hanya diam, sama sekali tidur nya itu tidak terusik atas tindakan yang di lakukan oleh Dion saat ini...
...Seolah gadis itu tengah tenggelam dalam mimpi yang sangat indah dan enggan untuk membuka matanya...
...Setelah di rasa cukup, Dion pun menarik wajah nya sedikit menjauh agar bisa menatap wajah Sitha yang terlihat damai dan tenang dalam tidur nya itu...
" Maafkan aku Sitha.. aku tidak akan melakukan nya tanpa persetujuan dari mu, maafkan aku yang telah mencuri ciuman ini dari mu.. " lirih Dion seraya mengusap bibir Sitha kemudian mendekap kembali gadis itu dalam pelukannya
...Malam ini Dion sungguh sebisa mungkin menahan diri agar tindakan nya tidak melewati batas, walaupun dirinya merasa sangat tersiksa ...
...Berharap malam yang sangat panjang bagi dirinya itu bisa segera berlalu meskipun dirinya sama sekali tidak bisa memejamkan mata nya dengan benar ...
***
***Hai reader's semuanya... jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara kasih komen dan like untuk author yah..👍👍🥰
__ADS_1
Terimakasih banyak untuk kalian yang udah dukung dan kasih semangat untuk karya othor ini... aku sayang kalian...🙏🙏😘😘***