Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
Bab 84 Kekhawatiran seorang Anak


__ADS_3

...Dengan telaten dan penuh kesabaran Sitha pun memijat tubuh suami nya itu, berharap pijatan tangan nya dapat membuat tubuh Dion segera membaik...


...Hingga hampir satu jam akhirnya Sitha pun dapat mendengar deru nafas Dion yang mulai teratur...


...Menandakan suami nya itu telah tertidur dengan pulas,...


...Sitha pun mengakhiri pijatan nya pada kaki Dion, setelah sebelumnya ia memijat kedua nya dengan bergantian, ...


...Setelah nya Sitha meraih selimut untuk menutupi tubuh suami nya itu agar tidak merasa kedinginan...


" Aku keluar dulu ya mas, " lirih Sitha, walaupun ia tahu Dion tidak akan mendengar ucapan nya itu karena telah tertidur pulas


...Sitha pun akhirnya keluar dari kamar Dion dengan membawa kembali bubur yang telah dingin itu karena belum sempat Dion memakan nya walau pun hanya sedikit...


" Lho.. non Sitha, ini bubur buat siapa non ? " tanya bibi ketika melihat Sitha meletakan satu mangkok berisi bubur yang sudah dingin di atas meja makan


" Oh.. ini tadi Sitha bikin buat mas Dion bi, tapi belum sempet di makan. Mas Dion nya udah tidur pules, " jawab Sitha


" Oh.. non Sitha dari kamar nya den Dion, den Dion sakit apa non.. " tanya bi Asih merasa khawatir juga tentang keadaan majikan nya itu


" Enggak enak badan katanya bi, demam. Tapi sekarang udah mendingan kok, mas Dion juga lagi istirahat.. " ucap Sitha menjelaskan


" Oh.. syukurlah kalau udah mendingan non., "


ujar bibi lega mendengar nya


" Iya bi.. kalau gitu Sitha mau mandi dulu ya bi, badan rasanya udah lengket.. " ucap Sitha seraya tersenyum pada bi Asih


" Oh iya non, silahkan.. " jawab bibi


...Sitha pun melangkah meninggalkan meja makan lalu menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri terlebih dahulu karena waktu yang sudah semakin sore...


...Setelah Selesai dengan acara membersihkan diri, Sitha pun buru-buru ke dapur kembali untuk membuatkan makan malam untuk semua orang yang berada di rumah, terutama untuk sang suami yang sedang tidak enak badan, Sitha ingin membuatkan masakan khusus agar suami nya itu dapat fit kembali...


" Kak... " Panggil Noval ketika Sitha tengah sibuk dengan kegiatan nya di dapur


" Ya, sayang... " timpal Sitha membalikkan badan menatap ke arah Noval


" Emang ayah sudah pulang kerja ya kak.. " tanya bocah itu lagi kemudian duduk di kursi meja makan yang jaraknya tidak jauh dari tempat Sitha memasak


" Iya sayang,, ayah sudah pulang. Dan sekarang lagi istirahat di kamarnya, karena ayah lagi kurang enak badan.. " Jelas Sitha dengan menatap kedua bola mata Noval seraya mengelus pipinya yang gembul itu


" Apa ayah lagi sakit kak ? ayah sakit apa, " tanya Noval dengan nada khawatir

__ADS_1


" Mungkin ayah cuma kecapaian dan perlu istirahat Noval.. " jelas Sitha agar Noval merasa tenang


" Setelah istirahat dan minum obat insya Allah .. ayah akan sehat kembali sayang, " lanjut nya dengan tersenyum lembut


" Ya udah Noval mau liat ayah dulu ya kak di atas, " ujar Noval lalu turun dari kursi nya


" Iya sayang,, " jawab Sitha seraya menatap pada Noval yang terlihat terburu-buru berjalan untuk melihat keadaan ayah nya itu


" Noval pasti sangat khawatir sekali setelah mendengar ayah nya sedang sakit, aku pun mengkhawatirkan nya. Semoga kamu hanya demam biasa mas.." lirih Sitha lalu melanjutkan kembali kegiatan memasaknya


" Ayah.. ! " panggil Noval setelah membuka pintu kamar lalu menghampiri Dion yang masih terlihat terlelap di atas tempat tidur nya


...Di pandang nya wajah sang ayah yang sangat dirinya sayangi itu lalu tangan mungilnya terulur untuk memegang kening ayah nya yang masih terlelap...


...Merasakan ada yang tengah meraba-raba wajah nya Dion pun mengerjap kan kedua matanya, dan perlahan lelaki gagah itu tersadar dari tidur lelapnya yang terasa nyaman...


...Ketika membuka matanya nampak lah sang putra yang tengah menatapnya dengan bola mata yang penuh dengan kekhawatiran...


" Ayah sakit ? " tanya suara kecil yang keluar dari bibir mungil putra nya itu


...Dion pun menerbitkan senyum nya ketika mendapat pertanyaan dari putra nya itu, terlihat sangat jelas kalau Noval tengah mengkhawatirkan dirinya...


Ya, seorang anak pasti akan sangat mengkhawatirkan jika orang tua nya tengah sakit, begitu pun sebaliknya orang tua mana yang tidak khawatir jika mendapati sang buah hati sedang tidak enak badan, mungkin seperti itulah gambaran hati Noval untuk sang ayah yang sangat dirinya sayangi itu


Dengan merangkak Noval pun akhirnya naik ke atas tempat tidur dan duduk di hadapan Dion


" Ayah hanya perlu istirahat sebentar.. ayah tidak sakit, " ujar Dion tersenyum lebar seraya mengacak-acak rambut Noval


" Beneran ? ayah nggak sakit.. " tanya noval lagi


" Ayo sini, temani ayah tidur. " ujar Dion menarik tubuh Noval agar tidur di sampingnya


" Ayah tidak apa-apa.. Noval tidak perlu khawatir begitu,, " ujar Dion memeluk tubuh Noval seperti bantal guling


Noval pun tidak kalah, membalas pelukan Dion dengan erat dan gemas


" Noval sayang ayah... ! " ucap Noval di tengah pelukan keduanya


" Ayah pun begitu.. ayah sangat mencintai mu sayang ku,,, " jawab Dion dengan tersenyum bahagia


...Hadir nya Noval seolah menjadi obat tersendiri untuk diri nya, Ayah dan anak itu pun saling bercanda ria di atas tempat tidur...


...Sesekali terdengar Noval yang tertawa terbahak-bahak karena ulah sang ayah yang mengerjai nya ...

__ADS_1


" Udah yah...! geli..! geli...?! " jerit Noval di sertai tawa nya yang renyah


Ketika sedang bercanda ria suara ketukan pintu pun menghentikan keduanya


Tok !


Tok !


Tok !


" Permisi.. maaf mengganggu,, " Noval dan Dion pun sama-sama melihat ke arah pintu kamar yang sebelumnya sudah terbuka itu


" Boleh saya masuk ? " ujar seorang gadis muda dengan senyum manis nya yang mengembang di ambang pintu


Terlihat juga di kedua tangan nya ia membawa sebuah nampan berukuran sedang


" Kak Sitha.. ! sini kak ayo masuk. " Jawab Noval dengan suara khas anak kecil nya itu


...Tatapan mata Sitha pun beralih ke arah Dion dengan masih mempersembahkan senyum manis nya itu ...


" Masuklah.. " ucap Dion kemudian


" Terimakasih, " Sitha pun melangkah masuk ke dalam kamar dan mendekat ke arah ranjang dimana Dion dan Noval berada


...Kemudian ia meletakkan nampan berisi makanan yang nampak masih mengepulkan asap di atas meja kecil yang berada di samping ranjang ...


" Bagaimana keadaan kamu mas, " tanya Sitha menatap mata Dion, senyum manis masih nampak di bibir mungil nya itu


" Mendingan.. " balas Dion dengan senyum yang hampir tidak bisa terlihat'


" Syukurlah.. saya masak sop jagung buat mas Dion dan juga Noval, makan lah mumpung masih hangat.. " ujar Sitha


...Harum dari sop buatan istri nya itu sungguh membuat Dion ingin segera mencicipi nya, walaupun sebenarnya ia sedang tidak berselera untuk makan...


Tapi entah kenapa ia ingin sekali mencicipi sop itu


" Waah... sop jagung nya pasti enak banget ya yah, Noval di bawain juga kak ? " tanya Noval karena melihat dua mangkok berisi sop jagung, nasi dan nampak juga lauk yang lain'nya di atas nampan yang Sitha bawa


*****


***Hallo teman-teman semua nya...🤗 jangan lupa untuk selalu memberi dukungan pada novel ini yah... 🤩🤩


Thanks sebanyak-banyaknya buat kalian yang udah setia nungguin up nya...😘😘🥰🙏

__ADS_1


I like you... 😘😘🥰***


__ADS_2