
...Manik bola mata Sitha lurus menatap mata elang milik Dion yang masih setia menatap nya, Hati nya sungguh tidak karuan saat ini, kedua pipinya rasanya masih terasa panas...
...Mungkin jika ia bisa melihat wajah nya sendiri saat ini, wajah putih nya itu tentu sudah berubah menjadi Semerah buah tomat...
...Rasanya Sitha ingin berlari dan bersembunyi di tempat yang Dion tidak bisa melihat wajahnya, karena sungguh ini kali pertama nya ciuman bibir yang mereka lakukan semenjak pernikahan kedua nya...
...Membuat hati Sitha merasakan perasaan aneh yang menjalar di seluruh tubuhnya...
...Usapkan lembut jemari Dion pada bibir nya sungguh membuat gadis itu ingin memejamkan matanya menikmati setiap belaian yang terasa memabukkan itu...
...Tanpa Sitha sadari tangan nya pun perlahan menyentuh jemari Dion yang masih berada di wajahnya saat ini dan menggenggam jemari itu dengan erat...
" Kenapa kamu harus minta maaf mas, " lirih Sitha
...Dion pun menghentikan gerakan jari nya di bibir Sitha yang masih lembab itu...
" Kau tidak marah aku telah mencium mu, " tanya Dion menatap intens gadis itu
__ADS_1
...Perlahan Sitha pun menggeleng kan kepala nya dengan pelan dan tersenyum samar...
" Tidak ada larangan bagi suami untuk mencium istrinya, " ucap nya kemudian
...Dirinya sungguh tahu, bahwa melakukan hal yang lebih dari sekedar berciuman pun sangat di perbolehkan mengingat hubungan nya saat ini dengan lelaki yang berada di hadapan nya ini telah sah di mata agama...
Lalu kenapa suami nya ini harus meminta maaf pada nya ketika ia telah mencium bibir nya ?
...Sitha pun sejujurnya telah memantap kan hati nya untuk mendampingi dan melayani Dion semenjak ijab itu di ucapkan...
...Rasa yang berbeda saat pertama kali berjumpa dengan lelaki itu sungguh menghantui pikiran nya kala itu...
...Hingga permintaan yang mungkin tidak akan orang lain lakukan saat dirinya meminta lelaki itu untuk meminang dan menikahi nya di rumah sakit di depan sang ayah yang terbaring lemah di sana...
Permintaan mustahil itu pun telah Dion Kabul kan untuk nya, Lalu kenapa dirinya harus marah saat lelaki itu hanya menginginkan mencium bibirnya??
...Tapi ketakutan terbesar nya saat ini adalah jika suami nya itu menikahi nya hanya untuk sementara, saat hati nya sudah ia berikan seutuh nya pada pemilik hati yang ia belum tahu akan mendapatkan balasan yang sama seperti yang telah ia harapkan...
__ADS_1
...Harus kah ia menanyakan tentang hati itu saat ini ??...
...Tidak, untuk saat ini mungkin ia belum siap untuk mendengar jawaban yang mungkin dirinya tidak ingin mendengar nya, biarlah hubungan ini berjalan mengikuti arah dengan sendirinya tanpa ada beban dan tekanan...
" Kenapa aku harus marah saat aku mendapatkan kebahagiaan ini dari mu mas ? " batin Sitha tanpa berani untuk mengucap kan nya
Walaupun ciuman itu di lakukan secara tiba-tiba tanpa dirinya tahu membuat ia merasa syok, tapi Sitha sungguh bahagia
...Perlahan Dion pun menarik sedikit bibir tipis nya itu seolah membentuk sebuah lukisan yang indah yang dirinya sendiri ciptakan...
...Jemari nya pun perlahan turun dan terlepas dari wajah Sitha, tubuh nya ia sandarkan kembali ke ranjang masih dengan posisi duduk menikmati wajah merah malu-malu istri nya itu...
Tapi sungguh tidak Dion sangka wajah malu-malu itu justru berbanding terbalik dengan kalimat berani yang gadis itu ucap kan seolah mengingatkan dirinya bahwa saat ini hubungan keduanya adalah seorang suami dan istri yang tidak ada larangan untuk melakukan hal apapun termasuk ciuman bibir
***
***Maaf kan othor yang baru balik dari dunia nyata ke dunia halu ya gais...😆🤭
__ADS_1
Terima kasih banyak-banyak buat kalian yang udah setia nunggu up selanjutnya ini..🙏🙏😘
Ayo berikan dukungan kalian buat othor agar tetap semangat untuk berkarya yah... love you semuanya....🤗🙏💪😘🥰🥰🥰***