Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
Bab 43 Izin pulang


__ADS_3

" Maaf pak Dion... sebenarnya saya ingin bicara dengan bapak, " kemudian Sitha mengambil nafas dalam-dalam lalu menghembuskan nya perlahan.


" Saya ingin izin pulang.. karena sepertinya tugas saya di sini sudah selesai dan luka saya pun sudah sembuh, " ucap Sitha kemudian


Dion menghentikan gerakannya yang akan meminum lagi coklat panasnya itu dan melihat Sitha sekilas.


" Kalau itu sudah menjadi keputusan mu saya tidak bisa melarang nya, tapi apa kau sudah bicara dan pamit pada Noval..? " ucap Dion kali ini ia menatap Sitha dengan intens


Sitha yang di tatap seperti itu oleh dion pun menjadi sedikit salah tingkah tapi kemudian dia bisa menetralkan perasaannya dan kemudian terlihat biasa saja.


" Saya sudah mencoba bicara dan pamit pada Noval kemarin.. tapi sepertinya dia berat untuk mengatakan iya pada saya.." ujar Sitha menundukkan kepala, ia pun merasa berat juga untuk berpisah dengan bocah itu.


Karena dia dan Noval selama hampir sebulan ini selalu melewati hari-hari bersama dan tidur pun hampir setiap malam selalu di samping bocah gembul itu.

__ADS_1


" Ya, dia memang sangat menyayangi mu, sudah pasti sangat berat untuk nya berpisah darimu Sitha, karena dia kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya sedari kecil, terutama ibu kandungnya. "


" Bukankah ada anda dan nona Celine yang akan selalu mengunjungi nya di sini pak, " ucap Sitha menatap wajah Dion yang seolah sedang banyak masalah.


" Kau tahu Sitha.. sebenarnya Noval adalah anak kandung dari kakak ku Alex dan mantan istrinya yaitu Celine, mereka bercerai sedari Noval kecil, karena aku tidak ingin Noval terlantar karena ke egoisan orang tuanya yang selalu tidak punya waktu untuk mengurus Noval maka aku putuskan untuk merawatnya dan tinggal di sini bersamaku." ujar Dion lalu menghabiskan coklatnya dengan sekali teguk.


Mendengar perkataan Dion barusan tentu Sitha sangat terkejut.


Dia berfikir Noval adalah anak kandung Dion dan Celine tapi ternyata anak dari kakak lelakinya.


" Jadi... ? Saya fikir Noval adalah anak kandung dari pak Dion.." ucap Sitha lirih


" Ya, dia memang anak ku. " ujar Dion menatap pintu kamar Noval yang tertutup dari jauh.

__ADS_1


" Aku tidak bisa selalu berada di sampingnya, apalagi selama satu Minggu ini aku sedang banyak sekali pekerjaan sehingga selalu pulang larut dan tidak bisa menemani Noval.. Jujur setelah ada kamu di rumah ini aku merasa tenang Sitha, Noval menjadi lebih pintar, dia mau mengaji dan belajar sholat.. banyak kemajuan dari nya sekarang.. " ucap Dion tersenyum mengingat ketika kemarin dirinya melihat Noval setelah selesai sholat lalu berdoa untuk nya.


" Lalu.. dimana ayah kandungnya, selama aku di sini belum pernah sekalipun melihatnya, " ujar Sitha penasaran juga tentang keberadaan ayah Noval.


" Dia berada di luar negeri untuk urusan bisnis, sedangkan Celine jika hanya dia ada waktu saja mau untuk mengunjungi Noval di sini, dia tidak seperti ibu pada umumnya.. yang selalu berada di samping sang anak ketika anaknya sedang membutuhkan nya. " ujar Dion sedikit kesal jika memikirkan ke dua orang tersebut.


**


Pagi ini Sitha bangun lebih pagi untuk menyiapkan sarapan di bantu oleh bibi.


Setelah semua menu selesai dan terhidang dengan rapi di atas meja makan Sitha kemudian bergegas untuk mandi lalu bersiap.


Tidak membutuhkan waktu yang lama Sitha sudah rapi dan cantik dengan pakaian panjang yang menutupi tubuhnya, tidak lupa jilbab pashmina berwarna senada yang menutupi rambut panjangnya.

__ADS_1


Sitha melangkah menuju kamar Noval dan membuka pintu itu perlahan, terlihat Noval masih terlelap di bawah selimut hangat nya.


__ADS_2