
...Tak terasa sudah seminggu ini pak Ramli di rawat di rumah sakit, dua hari setelah operasi berhasil di lakukan kondisi nya terbilang cukup membaik. Namun kemudian dalam dua hari belakangan kali ini kondisinya semakin menurun, entah apa yang menjadi penyebab nya...
Padahal menurut dokter yang telah memeriksa nya kondisi tubuh pasien nya itu terbilang cukup stabil,
Sehingga membuat Sitha dan sang ibu di landa rasa khawatir,
" Maaf ibu.. pasien tidak boleh terlalu banyak pikiran terlebih dulu atau memikir kan hal hal yang cukup berat. Karena itu sangat mempengaruhi kondisi tubuh nya juga untuk segera pulih.. " ucap dokter setelah memeriksa kembali keadaan pak Ramli
" Maaf.. apakah ada suatu hal yang sedang pasien pikiran atau keinginan nya akhir akhir ini yang belum terwujud.. " lanjut sang dokter muda tersebut
Terlihat Bu Nani dan Sitha saling melempar pandang di sertai raut muka bingung
..." Iya dokter.. sebenarnya suami saya akhir akhir ini sangat ingin bertemu dengan anak anak nya dan juga bisa melihat cucu kami dari dekat. Tapi karena anak laki laki saya yang berada jauh dan juga sedang mengalami musibah saat ini mengakibatkan ia tidak bisa pulang dalam waktu dekat ini untuk menemui ayah nya.. " ujar Bu Nani mengutarakan keinginan yang akhir akhir ini di bicarakan oleh suami nya itu...
...Walaupun Sitha sudah mempertemukan ayah nya dengan kak Bagas lewat Vidio call melalui ponsel nya, nyata nya itu belum cukup untuk mengobati kerinduan pak Ramli pada putra dan cucu nya itu...
Dokter muda itu pun tampak memahami persoalan yang di alami oleh pasien nya itu
" Untuk saat ini dukungan dari orang orang terdekat sangat penting untuk membuat pasien segera pulih.. " ucap sang dokter itu kemudian
...Terlihat Sitha termenung duduk di samping ayah nya seorang diri sementara sang ibu sedang keluar untuk suatu urusan...
" Bapak... apakah bapak akan segera sembuh dan pulih seperti sediakala jika melihat aku menikah di hadapan bapak..? " ucap Sitha di dalam hati nya seraya menggenggam tangan serta menatap wajah sang ayah yang tengah terlelap
__ADS_1
...Mengingat akhir akhir ini keinginan sang ayah hanya mengenai dua hal yaitu ingin berkumpul dan bisa melihat dirinya menikah...
...Mungkin kah dengan menikah bisa menjadi obat untuk sang ayah segera pulih dari sakit nya ?? ia sungguh sangat berharap tentang hal itu. Tapi siapa yang akan mau menikah dengan nya dalam waktu dekat seperti ini mengingat dirinya sekarang tidak lagi mempunyai kekasih hati...
...Sitha juga sadar perkara menikah bukan lah suatu yang gampang atau pun sebuah permainan. Dan ia ingin menikah hanya satu kali seumur hidup nya...
...Sitha tidak ingin mengharap kan Rendy lagi setelah apa yang sudah pemuda itu perbuat pada nya. Mengkhianati hati nya yang tulus untuk perempuan lain di luar sana, itu sungguh menyakiti hati nya sampai saat ini...
...Sitha juga sudah menceritakan hal itu kepada sang ibu, tatkala sang ibu selalu menanyakan tentang hubungan nya dengan Rendy...
...Karena sebelum Rendy berangkat kuliah ke luar negeri pemuda itu cukup sering main ke rumah nya dan bertemu dengan ibu Nani juga, sehingga Bu Nani cukup tahu bahwa anak perempuan nya itu telah menjalin hubungan dengan pemuda bernama Rendy itu...
...Sedangkan pak Ramli belum pernah sekali pun bertemu dengan Rendy, karena jika Rendy datang dia sedang tidak ada di rumah nya...
...Dion di temani Dimas juga Noval sore ini berniat untuk menjenguk pak Ramli di rumah sakit...
...Karena Noval yang baru sembuh dan dirinya juga baru mempunyai waktu luang saat ini, Noval pun sudah sangat cerewet meminta Dion untuk mengajaknya menjenguk pak Ramli di rumah sakit...
...Saat ingin bertanya terlebih dulu kepada suster di mana ruangan atas nama pak Ramli tak sengaja Noval yang melihat keberadaan Bu Nani sedang berjalan tidak jauh dari mereka pun akhirnya memanggilnya...
Dan akhirnya mereka bertiga menuju ruangan pak Ramli dengan mengikuti langkah Bu Nani yang berjalan terlebih dahulu di depan nya
" Assalamualaikum.. " ucap bu Nani pelan seraya membuka pintu ruang rawat suami nya itu
__ADS_1
" Wa'alaikum salam.. " timpal Sitha buru buru menghapus air mata yang telah membasahi pipi nya dari tadi
" Nak... "
" Iya Bu... " Sitha pun bangkit dari duduk nya dan berbalik menatap sang ibu yang berada di belakang nya seraya tersenyum untuk menutupi wajah sendu nya
" Ada tamu, mau jenguk bapak katanya.. " ucap Bu Nani memberi tahu
" Siapa Bu..? " tanya Sitha penasaran
" Assalamualaikum... " terdengar suara kecil dari arah pintu yang terbuka, pandangan Sitha pun beralih menatap suara kecil itu dan tampak lah bocah gendut dengan mengembangkan senyum nya lebar berjalan ke arah nya
" Noval... " ucap Sitha membalas senyuman bocah itu lalu menghampiri nya memeluknya sebentar lalu melepaskan nya kembali
" Apa kabar sayang, dengan siapa kamu ke sini..? "
" Dengan kami, " belum sempat Noval menjawab nya Dimas pun menyahut nya terlebih dulu lalu kemudian berdiri di depan mereka berdua
" Sama ayah juga kak, " ucap bocah itu
" Oh iya, dengan Dion juga. " ucap Dimas sedikit bergeser ke samping Noval, lalu Dion pun kemudian masuk dan masih berdiri di depan pintu menatap Sitha yang tengah merangkul kan tangan nya di pundak Noval
" Oh, mas Dion. Apa kabar mas, " tanya Sitha sopan lalu mengangguk kecil kepada Dion yang tengah berdiri menatap nya
__ADS_1
...Di lihat nya perempuan yang berdiri di depan nya saat ini wajah nya tidak se ceria dulu, muka nya yang biasa fresh ketika ia melihat nya itu tampak kuyu, lingkar bawah matanya pun terlihat jelas menandakan wanita muda itu sering bergadang atau kurang waktu tidur nya...