Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
Bab 70


__ADS_3

...Sebenarnya Sitha masih merasa canggung juga malu pada Dion karena kejadian yang mereka alami di kamar tamu beberapa saat yang lalu...


...Tetapi karena ada Dimas dan juga Noval ia mencoba sebisa mungkin untuk tetap terlihat biasa saja di depan mereka semua...


...Walaupun dirinya sama sekali tidak berani untuk sekedar menatap langsung suaminya itu saat ini...


...Lain halnya dengan Dion, lelaki dewasa nan gagah itu terlihat tenang dan biasa saja di depan istri nya itu, seolah tidak pernah terjadi apapun pada mereka ber dua...


**


...Siang ini Dion mengajak serta Noval untuk menjenguk ayah mertua nya di rumah sakit. Sementara Dimas tidak bisa ikut, selesai sarapan tadi dirinya langsung pamit karena memiliki urusan penting di luar...


...Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, hanya di penuhi oleh cerita cerita Noval pada Sitha, dan sesekali bocah itu melontarkan pertanyaan pada sang ayah seputar yang bocah itu ingin ketahui ...


" Assalamualaikum,, " salam Sitha ketika telah sampai di tempat tujuan lalu kemudian membuka pintu kamar tempat ayahnya itu di rawat


" Wa'alaikum salam.. " lalu terdengar jawaban dari dalam, Sitha pun masuk lebih dahulu dan baru di susul oleh Dion juga Noval di belakangnya


" Sitha, nak Dion... " ujar Bu Nani bahagia melihat kedatangan putrinya


" Bagaimana perkembangan bapak Bu.. " tanya Sitha mencium tangan ibu kandungnya itu kemudian beralih pada sang ayah yang masih terbaring di ranjangnya seraya menatap putrinya itu dengan tersenyum


" Alhamdulillah, keadaan bapak cukup stabil Sitha.. jika terus mengalami kemajuan insya Allah bapak bisa segera pulang, " ujar Bu Nani menjelaskan


" Syukurlah kalau begitu Bu, Sitha bawakan sayur soup juga yang lainnya untuk makan ibu juga bapak.." ucap Sitha bahagia mendengar sang ayah sudah mengalami kemajuan, lalu meletakan makanan hasil olahan tangannya itu di atas meja sofa yang terdapat di pojok ruangan itu


" Hallo.. kakek, nenek. Masih ingat dengan ku nggak..? " ucap Noval menghampiri kedua orang tua Sitha lalu berdiri di samping ranjang pak Ramli.


Tak lupa Dion pun menyapa dan menanyakan tentang keadaan terkini ayah mertua nya itu pada Bu Nani


" Hay... cucu kakek, kau juga ada di sini rupanya. Tentu kakek masih sangat ingat dengan mu nak,, " ucap pak Ramli, walaupun suara nya terdengar pelan tetapi dari sorot matanya terlihat kebahagiaan tatkala melihat Noval yang ikut datang mengunjungi nya


" Iya kek, oh iya.. kata ayah kakek lagi sakit yah.. " tanya Noval dengan raut muka sedih

__ADS_1


" Tidak sayang.. kakek hanya di minta dokter untuk istirahat saja,, nggak boleh capek-capek dulu, " ucap pak Ramli mengelus rambut kepala Noval dengan sayang,


" Kalau gitu kakek istirahat yah, biar cepat sembuh dan bisa main bareng sama noval lagi.. Noval sayang kakek,, " Timpal Noval dengan polosnya dan sukses membuat hati orang tua itu tersentuh


...Dion yang melihat interaksi antara putranya bersama ayah mertuanya itu pun merasakan hal yang sama, Selama ini Noval memang kekurangan kasih sayang seorang ibu dan juga tidak sempat merasakan indahnya memiliki seorang kakek dan nenek...


...Tetapi semenjak bertemu dengan Sitha, putra nya itu seolah menemukan sosok yang ia butuhkan selama ini. Terlebih kedua orang tua Sitha sangat baik dan menyayangi nya layaknya cucu mereka sendiri...


...Setelahnya Dion pun memberitahukan kepada kedua orang tua Sitha bahwa dirinya meminta izin untuk memboyong Sitha tinggal bersama nya di rumah pribadinya bersama Noval...


...Dan tentu saja pak Ramli dan Bu Nani mengijinkan karena Sitha sudah menjadi tanggung jawab suaminya saat ini....


" Bapak titip Sitha ya nak Dion, tolong jaga putri bapak dengan baik, " ucap pak Ramli ketika Dion akan berpamitan untuk pulang


...Terlihat Dion pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban atas kesanggupan nya...


" Kalau begitu saya pamit dulu, semoga bapak lekas di berikan kesembuhan dan bisa segera pulang.. " ucap Dion memberikan doa tulusnya kepada sang ayah mertua


" Ya amiinn.. terimakasih nak Dion, " ucap pak Ramli di iringi anggukan kepala sang istri


" Iya sayang, pasti.. " jawab Bu Nani dan buru buru menghapus air matanya yang tiba-tiba jatuh sebelum putrinya itu melihat nya


" Kakek, nenek. Noval mau pulang dulu yah.. " ucap bocah itu lalu mencium tangan pak Ramli dan Bu Nani secara bergantian


" Iya cucu ku... hati hati di jalan dan sering seringlah untuk menjenguk kakek dan nenek mu ini,, " ucap Bu Nani mengelus rambut kepala Noval


" Iya nek, kek.. " Setelah semua nya berpamitan mereka bertiga pun lalu meninggalkan rumah sakit untuk kembali ke rumah Dion karena hari yang sudah mulai sore


...Setelah menempuh perjalanan hampir dua jam akhirnya sampai juga Dion di kediaman nya, di lihatnya Noval juga Sitha sama sama tertidur . Karena merasa kasihan Dion pun tidak ingin membangun kan kedua nya...


...Lalu Noval pun di gendongnya masuk ke dalam rumah dan membaringkan bocah gembul itu di kamarnya...


...Sementara Sitha ketika Dion masuk ke dalam rumah dirinya pun terbangun lalu dengan segera mengambil sendiri koper nya kemudian masuk ke dalam, ketika sampai di ruang tamu dirinya pun bertemu dengan bi Asih yang sedang melakukan pekerjaan rumah nya dan keduanya pun saling berpelukan karena senang bisa bertemu lagi ...

__ADS_1


" Assalamualaikum,, " ucap Sitha ketika di ambang pintu rumah Dion


" Wa'alaikum salam, Eh.. ada non Sitha, apa kabar non ..?? " ujar bi Asih dengan gembira melihat kedatangan gadis muda itu


" Alhamdulillah baik bi, bibi apa kabar ? " tanya Sitha balik setelah keduanya sama-sama melepas pelukannya


" Alhamdulillah.. bibi baik juga non, "


" Syukurlah Bi,, " ucap Sitha tersenyum dengan ramah


" Bi, tolong bawakan koper Sitha ke kamar sebelah Noval, " ujar Dion yang tiba-tiba berada di antara mereka


" Oh, iya. siap den.. mari non bibi bantu bawa koper nya, " ujar bi Asih meraih koper Sitha tetapi gadis itu menolak nya dengan lembut


" Nggak usah bi, biar Sitha bawa sendiri saja, " tolak Sitha


...Dan bi Asih pun hanya mengantar Sitha ke kamar yang dulu pernah ia tempati saat belum menikah dengan Dion, ...


...Sementara Dion langsung menuju ke kamarnya sendiri yang berada di lantai dua...


" Non Sitha akan tinggal di sini lagi ya non.. " tanya bibi ketika melihat koper yang di bawa oleh gadis itu


" Sepertinya begitu bi,, " jawab Sitha


..." Syukurlah lah,, bibi jadi punya temen lagi buat ngobrol.. hehehe " ucap bi Asih merasa senang karena kehadiran Sitha di rumah itu, tentu karena gadis itu anak yang ramah, serta menghargai dan menghormati orang lain. Terutama kepada yang lebih tua darinya...


...Setelah kepergian bi Asih, Sitha pun duduk di tepi ranjang itu seorang diri serta melihat sekelilingnya. Dan tidak ada yang berubah sama sekali semenjak kepergian nya terakhir dari rumah itu, hanya seprei yang sepertinya selalu di ganti oleh bi Asih walaupun tidak ada yang menempatinya...


" Ternyata di sini kamar ku, aku pikir.... " batin Sitha


***


***Hay gaess.... di kasih jempol kalian aja othor udah senengnya minta ampun,, apalagi kalau kalian mau juga buat kasih komentar ya...🤭🤭

__ADS_1


othor sangat sangat berterima kasih bangett...🥰🙏🙏 Happy reading gaess...💪💪***


__ADS_2