
Tidak berapa lama Dion turun setelah mandi dan membersihkan diri. Ia kemudian menuju meja makan dan segera duduk di sana untuk menyantap sarapan pagi nya. Karena di jalan tadi dia tidak sempat berhenti untuk sarapan.
" Bi Asih, bagaimana Noval selama aku tidak ada, apakah dia tidak nakal? " tanya Dion setelah selesai dengan sarapan pagi nya.
" Tidak sama sekali den, den Noval nurut.. rajin belajar dan selalu tepat makan dan tidur seperti biasa nya, apalagi selama ada non Sitha.. den Noval lebih bahagia den, dia mau belajar ngaji, belajar sholat juga... " jelas bi Asih kepada Dion.
" Syukurlah kalau begitu bi, "
" Iya den, "
" Ya udah, aku mau jemput Noval dulu di sekolah nya bi, "
" Iya den hati hati di jalan, ,"
Siang ini Dion akan menyamar sebagai sopir untuk menjemput noval di sekolah sekaligus memberikan kejutan pada nya.
Dia memakai topi dan masker untuk menutupi wajah nya agar Noval tidak menyadari kalau itu adalah diri nya.
**
Bel tanda pulang sekolah berbunyi, pertanda waktu belajar telah usai.
Anak anak pun kemudian berhamburan keluar dari kelas mereka masing masing, dengan wajah senang mereka bersenda gurau dengan teman teman sebaya nya. Mereka meninggalkan sekolah satu per satu karena sudah di jemput oleh orang tua masing masing.
__ADS_1
" Noval.. tunggu dulu sebentar yah, kakak mau ke kantor dulu ambil tas " ujar Sitha kepada Noval yang tengah duduk di teras kelas.
" Iya kak... "
" Jangan kemana mana.. "
" Iya... "
Kemudian Sitha berlalu meninggalkan Noval menuju kantor guru.
Noval pun berjalan menuju taman sekolah dan duduk di ayunan.
" Ko kak Sitha lama yah? aku haus banget, mana minum aku udah habis lagi.. " ujar Noval.
" Waahh ada abang ice cream tuh... kak Sitha masih lama nggak yah,, ntar keburu abang nya pergi lagi... " ucap Noval yang berkali kali melihat ke arah kantor, namun Sitha tak kunjung keluar juga.
" Udah ah, aku beli sendiri ajah.. keburu abang nya pergi nanti.. " Noval pun bergegas menemui abang ice cream untuk membeli nya.
Tapi ketika akan kembali sebuah mobil berwarna kuning melaju dengan kecepatan tinggi melaju ke arah Noval.
Noval yang belum mengetahui adanya mobil tersebut berjalan dengan santai sambil memakan ice cream nya.
" Novaaallllll....... awaaassss!!!! "
__ADS_1
" GeEdubBraakkk...!!!"
Sitha menarik tubuh Noval dan mendorong nya ke pinggir jalan, Noval jatuh ke tanah dan selamat. Namun Sitha terkena mobil tersebut dan pingsan di tempat kejadian.
" Kak Sitha.....!! kakak...! tolong... tolonggg!! " Noval berteriak histeris tatkala melihat Sitha tak sadar kan diri.
Pak satpam serta teman teman guru Sitha yang belum pulang pun kemudian menghampiri asal teriakan itu dan langsung menghampiri Noval dan Sitha yang tidak sadarkan diri.
" Bu guru... tolong kak Sitha Bu, kak Sitha bangun kak...! bangunnnn...!! " tangis Noval pun pecah dan duduk di samping Sitha yang tengah di kerumuni para teman guru nya.
Dion yang baru sampai di sekolah pun penasaran dengan apa yang terjadi, karena banyak orang berkerumun di jalan.
Sayup sayup dia mendengar suara Noval yang tengah menangis memanggil nama Sitha.
Dengan sigap Dion menghampiri kerumunan itu, dan benar saja di lihat nya Noval yang tengah menangis dan di samping nya Sitha yang tidak sadarkan diri dengan darah segar yang keluar dari kening serta kaki nya.
" Ada apa ini, apa yang terjadi. "
" Ayah,! ayah cepat tolong kak Sitha yah..! tadi kak Sitha di tabrak mobil.. " ucap Noval kaget karena ayah nya tiba tiba ada di sini.
Mendengar itu Dion dengan sigap membopong tubuh Sitha masuk ke dalam mobil nya bersama Noval dan segera membawa nya ke rumah sakit.
Di tengah perjalanan nya Dion menghubungi Dimas agar menuju ke TKP untuk mencari informasi apa yang sebenarnya terjadi dan mengumpulkan saksi saksi yang berada di sana.
__ADS_1