
" Maaf, saya kurang berhati-hati saat berjalan " ucap Sitha setelah Dion melepaskan tubuh nya
...Seketika Sitha menundukkan wajah nya ketika menyadari suami nya itu hanya memakai singlet ketat yang membungkus tubuh kekar nya itu....
...Gadis cantik tersebut menghindari tatapan nya untuk melihat tubuh indah suaminya, rupanya Dion baru saja selesai berolahraga di ruangan khusus yang berada di samping kamar nya itu...
...Di ruangan tersebut Dion mempunyai berbagai macam alat alat untuk berolahraga agar menjaga tubuhnya tetap sehat...
...Hampir setiap Minggu pagi dan hari libur, dirinya menghabiskan pagi di ruangan tersebut sebelum melakukan aktivitas yang lain...
...Sitha menundukkan wajah nya sangat malu, suaminya itu hanya memakai singlet ketat dan celana selutut nya, membuat tubuh indah dan kekar Dion terekspos dengan sempurna....
...Terlebih dengan tambahan keringat yang membanjiri tubuh nya itu sungguh penampilan yang sangat menggoda bagi wanita yang melihatnya...
...Tak terkecuali bagi Sitha, dirinya pun tidak dapat memungkiri bahwa ia merasa kagum, terlebih ia baru saja merasakan telah berada dalam dekapan tubuh indah suaminya itu. Membuat pikiran nya seketika melayang...
" Ada apa kamu mencari ku, Sitha. " Tanya Dion memperhatikan wajah Sitha yang terus tertunduk itu
" Saya ingin memberitahu bahwa sarapan paginya sudah siap mas, kalau begitu saya permisi dulu, " ucap Sitha melangkahkan kakinya melewati Dion dengan tergesa
" Ada apa dengan gadis itu, " lirih Dion menyunggingkan bibir nya dan segera masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum memulai sarapan
*
..." Ya ampun, kenapa tubuh ku panas dingin seperti ini. Dan tubuhku tiba-tiba saja sangat kaku saat mas Dimas memeluk nya tadi, " batin Sitha terduduk di samping ranjang kamar nya dengan memikirkan tentang kejadian tadi...
" Dan lagian mas Dion tiba-tiba aja berada di belakang ku, kan jadi aku nggak sengaja menabrak tubuh nya itu. Kenapa langkah kakinya saja tidak terdengar sih tadi..? kan malu jadinya,, " lirih Sitha menangkup kan kedua telapak tangannya pada wajah cantiknya tersebut.
...Sepanjang sarapan pagi bersama di meja makan Sitha pun tidak berani menatap wajah Dion yang duduknya tidak jauh darinya itu...
...Walaupun ia melayani mengambilkan dan menyiapkan makanan untuk suaminya itu...
__ADS_1
...Tapi tidak sedikit pun dirinya berani untuk menatap wajah Dion...
...Ia masih sangat malu dan teringat dengan jelas kejadian suaminya itu memeluk tubuhnya dengan erat dan wajah mereka yang sangat dekat masih terbayang jelas di pikiran Sitha saat ini...
...Dan anehnya tubuh atletis suaminya itu terus saja berputar-putar mengelilingi pikiran nya...
" Pasti ada yang salah dengan isi kepala ku saat ini, kenapa selalu memikirkan itu sih..? nggak beres nih, " batin Sitha
" Kak Sitha kok ngelamun ? " ucap Noval dan seketika menyadarkan otak traveling Sitha
Seketika itu juga Dion pun menatap ke arah istri siri nya tersebut dan itu membuat Sitha bertambah gugup
" Eh, enggak kok Noval.. kakak nggak ngelamun, " ucap Sitha dengan terbata lalu menyuapkan nasi ke mulutnya sendiri dan tersenyum pada Noval
" Bagaimana perkembangan ayah mu, Sitha. " tanya Dion, karena dirinya berfikir Sitha melamun karena tengah memikirkan orang tuanya yang berada di rumah sakit
" Em.. kata dokter kemarin keadaan bapak sudah mulai stabil kok mas, tapi masih belum di perbolehkan untuk pulang.. " jawab Sitha berusaha sebisa mungkin menyembunyikan rasa gugup yang melanda hatinya
" Apa perlu kita bawa ke luar negeri saja, biar ayah berobat di sana sampai sembuh dan bisa di tangani dokter-dokter yang lebih handal, " usul Dion membuat Sitha menatap langsung wajah Dion yang berada tak jauh darinya itu
" Kenapa bapak nggak mau, itu kan demi kesehatan nya juga. Dan untuk biaya kamu tidak perlu memikirkan tentang hal itu, " ucap Dion seolah tahu apa yang di fikirkan oleh Sitha
" Kemarin saja bapak sempat menolak di bawa ke rumah sakit, tapi karena saya dan ibu bersikeras membujuk akhirnya beliau mau juga. Apalagi jika sampai di bawa ke luar negeri, saya rasa akan sangat sulit untuk membujuknya mas, " ucap Sitha menjelaskan
" Ya, apa salahnya kita tanyakan dulu pendapat bapak, "
" Nanti saya akan mencoba menanyakan nya mas, oh ya saya juga mau minta izin sama mas Dion pagi ini akan ke rumah sakit lagi.. " ucap gadis itu berharap sang suami mengijinkan nya
" Silahkan, " jawab Dion seadanya,
...Sebenarnya jauh di dalam hatinya Dion mengharapkan Sitha mengajak serta dirinya, tapi entah keberuntungan apa Noval pun menginginkan ikut bersama Sitha untuk melihat keadaan kakek Ramli...
__ADS_1
" Ayah sama Noval boleh ikut ke rumah sakit juga nggak kak, ? " tanya Noval
" Tentu boleh sayang, dan jika ayah tidak sedang sibuk.. " jawab Sitha lembut
" Ayah sibuk nggak hari ini, " tanya bocah gembul itu mengalihkan pandangannya pada sang ayah
...Terlihat Dion hanya menggeleng kan kepalanya seraya sibuk mengaduk aduk makanan yang berada di depannya tanpa menatap kedua orang yang berada satu meja dengan nya itu...
..." Ayah sedang nggak sibuk ko kak, " jawab Noval beralih menatap Sitha yang duduk di sampingnya...
...Sitha pun tersenyum dan mengangguk mengelus pipi gembul itu...
" Yeayyy.... Noval mau nengokin kakek,, " seru Noval gembira membuat Sitha merasa bahagia, mengingat sang ayah sangat menginginkan berada di dekat cucu cucunya
*
...Siang ini Sitha sangat lah bahagia, karena sesampainya ia di rumah sakit ia mendengar kabar bahwa sang ayah sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah karena kondisi sang ayah yang sudah pulih,...
...Ketika ia dan Dion telah sampai di rumah sakit beberapa jam yang lalu, dokter baru saja memeriksa keadaan pak Ramli dan mengatakan sang ayah sudah cukup baik dan di perbolehkan untuk pulang...
..." Alhamdulillah.. setelah melakukan semua pemeriksaan kondisi pasien sudah benar-benar stabil. Dan hari ini juga sudah di perbolehkan untuk pulang rumah ya pak, Bu.. " ucap dokter tersebut dengan ramah kepada pak Ramli dan Bu Nani...
...Sitha yang ikut berada di ruangan tersebut pun sangat senang dan bersyukur mendengar kabar bahagia tersebut, hingga tanpa sadar dirinya memeluk erat Dion yang saat ini berdiri di sampingnya menyimak penjelasan dari sang dokter...
" Alhamdulillah ya Alloh.. berarti ayah saya sudah sembuh ya dok, ? " Dokter tersebut pun menganggukkan kepalanya pada gadis muda tersebut sebagai jawaban membenarkan ucapan nya
..." Alhamdulillah...!! " ucap Sitha dan tiba-tiba saja melingkarkan kedua tangannya pada pinggang suaminya itu serta menyadarkan kepalanya pada lengan Dion. Karena tinggi gadis tersebut hanya sebatas lengan suaminya itu...
***
***Hay teman2... 😉 maaf ya othor lama up nya, karena baru kembali ke dunia halu setelah dari dunia nyata..😅😅
__ADS_1
Jangan lupa kasih like dan komen kalian ya man teman,, 👍🙏🙏
I like you... 😘😘😘***