
...Sitha pun mengurungkan niat nya dan kembali menaiki tangga menuju kamar Dion dengan langkah hati-hati agar suaminya itu tidak melihat keberadaan nya...
...Sesampainya di kamar Dion gadis itu pun berdiri di depan cermin besar dan perlahan membuka syal yang dirinya pakai sebagai hijab untuk menutupi rambut nya tadi...
..." Jika mas Dion kesal karena aku tidak ingin ia melihatnya tadi sebab aku belum begitu siap.. maka mulai malam ini, aku akan mencoba membuka hijab ku saat hanya sedang bersama nya. Dia mengatakan bahwa aku harus mulai terbiasa karena sekarang dia adalah suami ku dan berhak penuh atas diriku, " batin Sitha menatap pantulan wajah nya di cermin dan membiarkan rambut panjang nya berkilau di terpa cahaya lampu yang terang...
...Sitha pun kemudian merapikan rambutnya dengan segera menggunakan kedua jemari tangan nya sebagai sisir...
...Setelah di rasa cukup Sitha pun menarik nafas nya dalam-dalam lalu menghembuskan nya secara perlahan agar merasa lebih tenang...
*
...Dion kembali ke kamarnya setelah selesai membuat dua gelas coklat panas untuk dirinya dan juga Sitha...
...Ketika ia baru memasuki kamar nya ia merasa heran sekaligus terkejut karena melihat gadis yang sedang duduk di sofa pojok kamar nya itu duduk seorang diri tanpa mengenakan penutup kepala nya...
...Syal yang ia berikan tadi pun terlihat telah terlipat dengan rapi dan berada di sampingnya...
...Rambut hitam pekat yang sedikit bergelombang itupun seolah berkilau saat terkena cahaya lampu yang menerangi kamar nya membuat wajah Sitha terpancar begitu cantik...
...Dion terpaku sesaat melihat pemandangan yang begitu indah itu...
__ADS_1
" Dia sungguh cantik sekali, " batin Dion memandang tanpa mengedipkan matanya pada Sitha yang menundukkan wajahnya seraya memainkan jemari tangan nya
...Dion pun mencoba untuk mengembalikan kesadaran nya dan tetap berfokus melangkahkan kaki nya mendekat ke arah Sitha lalu meletakkan satu gelas coklat panas di hadapan gadis itu...
" Ini untuk mu, minumlah. " Dion tidak ingin dirinya terlalu terpesona dengan gadis yang saat ini berada satu kamar dengan nya itu karena masih merasa sedikit kesal
...Dion pun menjauh dan memilih untuk menikmati coklat panas nya di atas tempat tidurnya dan melanjutkan pekerjaan nya kembali...
...Sitha mengangkat sedikit wajah nya memberanikan diri untuk menatap pada Dion yang terlihat tengah serius dengan laptop yang berada di pangkuan nya saat ini...
" Terimakasih, " ucap nya pelan
...Namun Dion terlihat cuek dan tidak peduli dan masih tetap fokus pada benda tipis yang di pangkuan nya saat ini...
...Sitha berfikir bahwa dirinya benar-benar telah menyinggung perasaan suaminya tersebut...
Sedangkan Dion yang berada di tempat tidurnya sedang menggerutu tak jelas di dalam hati nya tanpa Sitha tahu
" Apa apaan gadis itu, mengapa dia tidak menutup rambutnya seperti tadi saat aku berada di dekat nya. Bukan kah dia tidak ingin aku melihatnya, tapi kenapa dia terlihat begitu cantik dengan keadaan seperti itu. " batin Dion berbicara pada dirinya sendiri
...pandangan Dion memang fokus ke layar laptop nya akan tetapi fikiran dan hati nya tengah memikirkan wajah Sitha yang nampak murung namun tidak melunturkan kecantikan nya itu...
__ADS_1
" Dia malah membiarkan rambut panjang nya tergerai indah seperti itu, bikin gue tidak fokus saja. menyebalkan, " gerutu Dion semakin tidak fokus dengan pekerjaan nya saat ini
...Dion memang sedikit kesal pada gadis itu, akan tetapi itu tidak berlanjut lama...
...Dirinya menyadari dan memaklumi bahwa mereka berdua memang belum terbiasa bersama...
*
...Hingga satu jam kemudian setelah pekerjaannya semua telah selesai Dion pun menutup laptop nya dan menyimpan nya di atas nakas...
" Akhirnya selesai juga.. " gumam Dion merilekskan sedikit pinggangnya yang terasa kaku
...Ia pun teringat pada Sitha yang masih berada di dalam kamarnya dan telah ia abaikan...
...Ketika Dion melihat ke arah sofa tempat gadis itu duduk, istrinya itu telah tertidur dengan pulas di sana...
...Wajah nya yang yang damai nan lembut seketika membuat hati dion menghangat...
...Perlahan Dion mendekati nya, menikmati wajah yang tengah terlelap itu, kemudian senyum di bibir nya terukir dengan samar...
***
__ADS_1
Jangan lupa beri like dan komen ya gais, agar othor bisa lebih semangat lagi buat up..👍💪🙏