
...Tidak berselang lama karyawan Dion pun kembali ke ruangan atasan nya itu bersama rekan kerja nya yang bertugas di bagian resepsionis...
...Terlihat sebelum memasuki ruangan pribadi atasannya karyawati tersebut terlebih dahulu merapikan rambut nya yang panjang agar terlihat menarik dan cantik di hadapan Dion...
...Karena ini kali pertama nya dirinya memasuki ruangan khusus bagi orang-orang penting tersebut, dan akan bersitatap langsung dengan bos nya yang tampan itu...
...Setelah mengetuk pintu kedua pegawai itu pun masuk dan di sambut dengan tatapan dingin Dimas yang entah sejak kapan asisten pribadi kepercayaan Dion itu telah berada di ruangan tersebut...
" Sebutkan nama dan tugas kamu di kantor ini, " ujar Dimas pada karyawati yang bernama Vina tersebut
" Nama saya Vina, tugas saya di bagian resepsionis pak.. " jawab nya dengan suara yang di buat selembut mungkin
" Catat nama nya, pastikan nama itu tidak ada lagi di kantor ini, " lanjut Dimas pada sang karyawan lelaki wakil asisten nya itu
...Sontak mendengar ucapan Dimas tersebut kedua nya pun saling melempar pandang dan terkejut sekaligus bingung...
" Baik pak, " jawab Budi akhirnya tanpa ingin banyak bertanya lagi
" Ta- tapi, apa kesalahan saya pak Dimas kenapa saya tiba-tiba di berhentikan, " tanya Vina karena dirinya tidak merasa telah melakukan kesalahan
" Kesalahan kamu adalah telah membuat nyonya Dion Abraham menunggu di ruang tunggu umum lantai bawah dengan begitu lama, " Ujar Dimas dengan jelas membuat kedua karyawan tersebut sama-sama terkejut
" Apah, nyonya Dion.. ? berarti yang menitipkan kotak makan siang itu tadi adalah nyonya Dion pak, " tanya balik Vina pada Dimas seolah tidak percaya
...Dimas pun mengangguk mengiyakan, sementara Dion hanya berdiri menghadap jendela kaca lebar nya membelakangi ketiga orang tersebut tanpa bergeming membuat suasana menjadi semakin horor...
" Maaf kan saya pak Dion, saya benar benar tidak mengetahui kalau perempuan itu adalah istri anda, tolong jangan berhentikan saya pak.. " ucap Vina dengan raut wajah pucat nya
" Beliau menginginkan setiap karyawan yang bekerja pada nya di tempat ini mengutamakan kualitas pelayanan yang terbaik, utamakan bersikap sopan dan ramah kepada siapapun termasuk kepada setiap tamu yang datang. " Ujar Dimas dengan panjang lebar
...Mendengar penuturan Dimas tersebut sontak membuat karyawati itu menunjukkan wajah pucat pasi nya, ia memang terbilang tidak begitu ramah saat kedatangan Sitha tadi siang ...
...Terlebih dirinya bertugas di bagian paling depan, seharusnya ia ingat apa yang telah atasannya itu terapkan di tempat kerja nya ini, menjunjung tinggi sikap ramah dan sopan ...
" Sial, aku tidak tahu bahwa perempuan tadi siang itu adalah istri dari pak Dion. Lagi pula kapan pak Dion telah menikah dan memiliki istri.. " batin karyawati tersebut dengan menundukkan wajahnya
" Dan sebagai kompensasi, beliau akan tetap memberikan full gaji kamu pada bulan ini. " Lanjut Dimas lagi mengingat karyawati tersebut sudah bekerja cukup lama di perusahaan tersebut, dan tentu keputusan itu atas perintah Dion
...Akhirnya kedua karyawan itu pun undur diri tanpa banyak bertanya lagi, mereka sungguh tidak ingin melihat bos besar nya itu marah di hadapan mereka lagi...
...Cukup hanya melihat Dion berdiri dengan angkuh di hadapan mereka tanpa mengatakan sepatah kata pun sudah membuat keduanya tidak berkutik...
__ADS_1
" Fix. Pak Dion memang sudah mulai bucin dengan istrinya.. " celoteh Dimas ketika di ruangan tersebut tidak ada siapa pun lagi kecuali mereka berdua
" Bucin hanya ada di kamus bocil, bukan di kamus ku. " Ujar Dion seraya membalikkan tubuhnya dan kembali duduk di kursi kebesaran nya
Dimas pun hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar ucapan sahabat nya tersebut,
" Dan bocil itu telah menjadi bucin dan tidak terima istrinya menunggu di kantor nya begitu lama, " batin Dimas tanpa berani mengatakan nya langsung di depan Dion
" Ngomong ngomong aku juga merasa lapar, apa boleh saya minta sebagian dari makanan itu pak Dion.. " ujar Dimas menunjuk kotak makan yang belum terbuka itu
" Jika kau lapar, pergi saja ke kantin di sana banyak makanan yang bisa kau makan. " jawab Dion datar
" Iya iya... " Dimas pun berlalu dari ruangan Dion dengan mengerucutkan bibir nya
" Dasar bucin, " batin Dimas seraya berlalu
...Dion menatap kotak makan yang berada di hadapan nya itu, jemari tangan nya perlahan membuka kotak yang berwarna biru langit tersebut...
...Di samping nya ia menemukan secarik kertas kemudian di raih nya kertas itu lalu di baca nya...
...Seulas senyum terlihat terbit di bibir seksi nya kala membaca isi dari surat kecil itu...
***
Maaf kan aku yang pagi tadi tidak menyiapkan sarapan pagi untuk mu..
Sebagai ganti nya aku telah memasak sendiri makan siang ini untuk mu..
Semoga anda menyukai nya..
Wassalam..
Dari ku : Sitha Azzalfa,
**
...Dion beralih melihat dua kotak makan yang berisi nasi putih dan lauk pauk yang berfariasi tersebut, tiba-tiba saja perut nya merasa lapar padahal dia sudah makan siang tadi di luar bersama rekan-rekan bisnis nya ...
...Tanpa menunggu lama lagi ia pun mulai makan makanan yang istri nya buat untuk dirinya itu dengan khusus sampai benar benar tak bersisa...
...Makanan yang di buat oleh Sitha memang benar-benar lezat, Dion mengakui itu ...
__ADS_1
...Dia pikir Sitha adalah perempuan karir yang tidak tahu menahu soal urusan dapur apalagi urusan memasak. Nyata nya dirinya benar benar keliru, Gadis itu bisa segalanya mengurus anak dan rumah pun ternyata Sitha mampu...
**
...Sitha baru saja selesai membantu bibi menyetrika pakaian suami nya saat ponsel nya tiba-tiba berdering menandakan adanya pesan masuk...
...Di raih nya benda pipih tersebut dan ternyata pesan tersebut datang dari Dion ...
...Gadis itu pun membuka pesan yang di tunjukkan untuk dirinya tersebut, nampak Dion mengirimkan gambar potret kotak makanan yang ia bawakan tadi siang dalam keadaan semuanya telah kosong ...
...Senyum pun langsung menghiasi bibir pink gadis cantik itu...
" Alhamdulillah... terimakasih mas.. " balas Sitha
" Untuk, " balas Dion kemudian dengan singkat
" Mas sudah mau menghabiskan makan siang itu.. " balas Sitha lagi di sertai emot senyum
...Lima menit kemudian barulah Dion membalas lagi pesan istri nya itu...
" Aku lapar, " ujar nya membuat Sitha terkekeh membaca nya
" Ya, maaf kan aku karena bangun terlambat tadi pagi dan tidak sempat menyiapkan sarapan pagi untuk kamu mas, " balas Sitha
" Tunggu aku di rumah, kita akan bahas itu nanti.. " balas Dion
" Iya mas.. " balas Sitha singkat
...Hati Sitha saat ini sangatlah berbunga bunga, rasa rindu tiba-tiba merasuk dalam hati nya tidak sabar untuk menyambut kepulangan sang suami ...
...Sama hal nya dengan Dion, sebenarnya dirinya tidak lah begitu sibuk saat ini, tetapi saat ia ingin menghubungi istri nya melalui telefon tiba-tiba saja diri nya urungkan...
...Ia lebih memilih menghubungi Sitha melalui pesan, tiba-tiba saja ia menjadi merasa sedikit gugup jika mendengar suara istrinya itu melalui sambungan telefon secara langsung...
**
***Hallo teman-teman... jangan lupa untuk selalu memberi dukungan yah,..😘🥰🙏
Sentuhan jari jempol dari kalian sangat berarti lho buat othor...👍👍 terimakasih...🙏🙏😘***
... ...
__ADS_1