
" Kamu duluan aja nak yang sarapan.. biar ibu selesai kan dulu menyuapi bapak, " ucap Bu Nani
" Bapak udah kenyang Bu, " ucap pak Ramli terlihat tidak selera dengan sarapan pagi nya
" Lho... bapak kan baru makan dua suapan tadi, masa udah kenyang sih pak ? " ujar Bu Nani
" Lidah bapak rasanya pahit Bu ... " ucap pak Ramli meminta minum kepada istri nya tersebut
" Satu suapan lagi ya pak,, " Bu Nani mencoba membujuk suami nya lagi untuk makan
...Walaupun sudah di bujuk pak Ramli pun tetap menolak. Melihat itu Sitha pun mencoba mengambil alih mangkok yang di pegang oleh sang ibu lalu mengangguk pelan kepada perempuan yang telah melahirkan nya tersebut...
" Bapak makan lagi ya.. biar Sitha yang suapin,, " ucap Sitha
...Setelah di bujuk akhirnya pak Ramli mau untuk melanjutkan sarapan pagi nya lagi, walaupun hanya dua suapan tapi Sitha sangat bersyukur ayah nya itu mau makan...
...Tidak seperti hari kemarin satu sendok nasi pun sama sekali tidak masuk ke dalam perut sang ayah...
...Setelah selesai sarapan pak Ramli kembali ber istirahat, sekarang giliran sang ibu dan diri nya untuk mengisi perut agar daya tubuh nya tetap kuat selama berada di sini ...
Ting !!
...Terdengar bunyi pesan masuk di ponsel Sitha, diri nya yang sedang sarapan pun tidak menghentikan kegiatannya itu...
...Hingga selesai barulah ia meraih ponsel nya dan melihat siapa yang telah mengirimnya pesan kepada nya ...
...Setelah membaca pesan tersebut Sitha pun terlihat mematung di tempat duduk nya ...
" Kamu kenapa Sitha.. siapa yang mengirim kan pesan ? " tanya Bu Nani yang melihat perubahan dalam wajah putri nya itu
" Sebentar ya Bu, Sitha keluar dulu sebentar.. " jawab Sitha seraya bangkit dari duduk nya
__ADS_1
...Bu Nani pun memperhatikan tingkah anak nya itu hingga Sitha keluar dan menutup kembali pintu ruangan itu...
...Sitha berjalan dengan cepat lalu terduduk di taman rumah sakit , ia mencoba menenangkan jantung nya yang berdegup kencang ketika membaca pesan tersebut...
" Kenapa aku jadi sangat gugup dan tegang seperti ini, bukan kah ini adalah permintaan dan kemauan ku. Seharusnya aku senang karena akhirnya mas Dion mau mengabulkan permintaan ku ini. Tenang Sitha... kamu harus tenang, ini untuk kesehatan bapak. Kamu harus tenang dan menjalani nya dengan ikhlas " ucap Sitha mencoba menenangkan diri nya sendiri dengan mendekap ponsel nya dan memejamkan mata beberapa saat
...Setelah di rasa cukup tenang ia pun membuka mata nya dan melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kiri nya itu, di lihat nya waktu menunjukkan pukul delapan pagi. Itu artinya kurang lebih dua jam lagi Dion akan sampai ke rumah sakit dan menikahi nya ...
...Setelah menenangkan hati dan pikiran terlebih dahulu akhirnya Sitha pun memutuskan kembali ke ruangan tempat ayah nya di rawat...
...Ia akan memberitahu dan meminta restu untuk menikah dengan Dion kepada kedua orang tuanya itu...
...Meskipun ini hanya lah pernikahan siri dan dirinya juga tidak tahu pernikahan ini akan seperti apa ke depan nya kelak tapi Sitha yakin doa dan peran orang tua akan sangat membantu membuat jalan kehidupan nya menjadi lebih baik dan penuh berkah ...
...Karena ridho orang tua adalah ridho tuhan juga ...
**
...Bapak... ibu, Sitha mau ngomong sesuatu sama bapak dan ibu,, " ucap Sitha ketika duduk di samping ranjang sang ayah dan terlihat juga Bu Nani yang tengah memijit kaki suami nya di sebelah nya ...
...Sitha menarik nafas nya lalu menghembus kan nya perlahan, semua itu tak luput dari pandangan kedua orang tua nya yang tengah melihat nya ...
..." Bismillah... Sitha mau minta restu dan doa sama bapak dan ibu karena Sitha akan segera menikah, tolong restuin Sitha ya Bu .. pak, " ucap Sitha dengan nada yang lembut menatap bergantian kedua orang tua nya ...
...Tampak Bu Nani dan pak Ramli sangat terkejut dengan ucapan putri nya itu ...
" Kamu mau menikah Sitha ?! sama siapa, dan kapan ? " tanya Bu Nani di tengah keterkejutan nya
...Sitha pun menanggapi nya dengan tenang dan tersenyum kepada kedua orang tua nya agar tidak terlihat terlalu mencurigakan...
" Ibu, bapak... apakah ibu sama bapak masih ingat laki laki yang kemarin kesini bersama Noval untuk menjenguk bapak ? salah satu dari nya adalah ayah dari Noval, nama nya mas Dion Abraham.. dia yang akan menikahi Sitha... " ucap Sitha
__ADS_1
...Kemudian ia pun menjelaskan tentang Dion dan Noval kepada orang tua nya agar tidak salah faham suatu hari nanti, juga niat Dion yang akan menikahi nya di tempat ini pada hari ini juga...
" Kamu yakin dengan keputusan kamu ini nak, ? kenapa sangat mendadak seperti ini. Apakah sudah terjadi sesuatu dengan kalian berdua, " tanya Bu Nani
...Sudah tentu sebagai orang tua dirinya merasa terkejut dan sangat takut jika terjadi apa apa pada sang putri, hingga tiba tiba putri nya itu memutuskan untuk menikah dengan segera di hari ini...
...Pikiran negatif pun muncul di fikiran sang ibu...
" Astaghfirullah ibu.. kenapa ibu berfikir seperti itu? ini murni niat mas Dion untuk memperistri Sitha Bu.. dan juga.... Sitha ingin bapak bisa melihat Sitha menikah dan menjalani sebuah rumah tangga seperti yang bapak inginkan .. " ucap Sitha menggenggam tangan sang ayah
...Pak Ramli melihat wajah sang putri yang terlihat sendu...
" Nak.. jika memang nak Dion adalah orang yang di tunjuk Alloh untuk menjadi imam mu, maka bapak restui pernikahan kalian.. " ucap pak Ramli
" Ya, semoga ia bisa menjadi imam yang baik untuk mu Sitha, kami sebagai orang tua akan mendoa kan yang terbaik untuk anak anak kami, " ucap Bu Nani pada akhirnya
...Senyum pun tampak terlihat di wajah ke tiga nya, ...
" Itu artinya bapak dan ibu merestui pernikahan Sitha kan..." ucap Sitha berkaca kaca
...ke dua orang tua nya pun kompak mengangguk kan kepala dengan tersenyum, membuat Sitha merasa lega ...
Setelah itu gadis itu pun memeluk sang ayah dengan tangis lirih nya seraya mengucapkan terima kasih
" Terimakasih bapak, ibu.. maaf kan Sitha, semoga suatu hari nanti bapak dan ibu tidak kecewa dengan keputusan Sitha ini,, " ucap Sitha di dalam hati nya merasa sangat bersalah karena tidak bisa mengatakan alasan yang sebenarnya tentang pernikahan nya dengan Dion
...Dirinya hanya berharap jika kelak Dion meninggalkan nya, orang tua nya tidak akan marah dan mau menerima nya kembali...
***
Hai gais.... jangan lupa vote dan jempol nya ya... jangan pelit2 lohhh...π π biar otor tambah semangat nulis nyaπͺπ
__ADS_1
Love youuuππ semoga kalian selalu di berikan kesehatan dan Rizki yang melimpah... amiinnnππ salam peluk jauh dari otor,,, π€π€
... ...