
Malam telah berganti dengan pagi yang cerah.udara pagi yang sejuk terasa sampai kedalam kamar Lion.
Lion sudah membuka matanya sebelum Sisil bangun.
Anak tampan itu begitu bahagia melihat sisil sudah tidur dan memeluk tubuhnya.
Lion mengusap lembut pipi Sisil,hingga gadis itu terbangun.sisil membuka matanya pelan lalu terseyum kearah Lion yang sedari tadi sudah memandanginya.
"kau sudah bangun lebih awal dari kakak ya tampan?" ucap sisil dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.
"iya kak sudah dari tadi."
"hemm lion sudah tau kan kalau mama lion pergi kelondon selama seminggu,jadi selama mama pergi,kakak yang akan mengurus Lion.jangan nakal ya....!" ujar sisil dengan sorot mata yang penuh kasih sayang.
"iya kakak cantik,aku mengerti.aku janji aku tidak nakal kok_,tapi boleh kah aku memanggil kakak dengan panggilan Mom..?
Sisil merasa terkejut dengan permintaan lion.dia merasa lucu saja,diumurnya yang baru menginjak 19 th,ada yang sudah memanggilnya dengan panggilan itu.merasa aneh saja.tapi mau bagaimana lagi dia tidak ingin membuat lion kecewa.
" tentu boleh tampan...yasudah ayo cepat bangun dan segera mandi.kakak buatkan sarapan untukmu...hari ini kau sekolah kan biar kakak yang mengantarmu..."ucap sisil dengan nada pelan.
"okey Mom....aku akan mandi" jawab Lion cepat dan langsung turun dari ranjangnya dan menuju kamar mandi.
Sisil segera membereskan ranjang dan menyiapkan baju seragam Lion lalu bergegas turun menuju dapur untuk segera memasak.
Tak lama sisil sudah menyelesaikan masakannya dan menyiapkannya dimeja makan dibantu bik surti.
"Harusnya mbak sisil gak perlu repot repot masak ini kan udah tugas bibik." ujar bik surti pada sisil.
"gak papa bik.sisil seneng kok bisa masakin buat orang lain......"
"mbak sisil ini ya walaupun masih sangat muda udah pantes jadi istri idaman udah cantik,rajin,pinter masak dan sabar ngurus anak lagi."
puji bik surti sambil menatap lekat sisil.
"ahhh bibik bisa saja....jangan memujiku seperti itu bik,aku bisa keGR an nanti....oh ya bik ini kan sudah pukul stengah 7 kenapa pak Lee belum kelihatan bik?tanya sisil yang belum menemukan keberadaan Lee dari tadi.
" biasanya pak Lee turun pukul 7 mbak."jawab cepat bik surti.
"owww..yaudah kalau gitu sisil kekamar Lion dulu bik.sisil mau mandi dulu."
Sisil pun segera naik kelantai 2 kamar Lion.saat masuk kamar lion juga baru saja selesai mandi.walaupun umurnya baru 4 thn tapi lion sudah bisa mandi sendiri.
Sisil segera membantu anak itu mengenakan seragamnya.
"oke tampan sudah selesai...kau bisa tunggu kakak dimeja makan .kakak mandi dulu ya..." ucap sisil yang diberi anggukan oleh anak itu.
Sisil segera mandi untuk membersihkan dirinya.
__ADS_1
Dimeja makan sudah ada Lee yang duduk dengan setelan kemeja hitam serta jas dengan celana yang berwarna senada abu tua.
"pagi boy....kau sudah tau kan mama mu pergi kelondon selama seminggu" ucap Lee pada Lion yang sudah duduk dihadapannya.
"iya dad,,,aku sudah tau." jawab singkat Lion.
"bagus,,,nanti dady ajak jalan" ya biar kamu gk sedih kangen mama."
Lion hanya terseyum mendengar perkataan unclenya itu.
Tak lama sisil sudah siap dengan setelan kemeja pendeknya warna pink dan rok pendek jins selutut.rambutvsisil yang panjang ia ikat tinggi seperti buntut kuda.
Penampilan sisil ini membuatnya terlihat fres sesuai umurnya yang masih muda.
Sisil segera turun menuruni anak tangga.gadis itu tiba tiba merasa gugup saat mengetahui keberadaan Lee.
"pagi pak Lee." sapa sisil mendekati meja makan.
Sisil langsung duduk disamping Lion.
Lee sempat tertegun dengan kecantikan sisil yang natural serta penampilan sisil yang terlihat segar.
sampai suara Lion membuyarkan lamunannya dan membuat kening Lee mengerut.
"ayo Mom kita sarapan,aku sudah lapar..." ujar Lion dengan merengek.
"Mom...????" ucap Lee spontan.
"mulai sekarang Lion panggil kakak cantik, Mom...''jawab Lion dengan enthengnya.
" maaf pak saya tidak ingin membuat Lion kecewa..saya tidak bisa menolak permintaan Lion."ujar Sisil menjelaskan.
Lee yang mulai mengerti pun bisa menerima pernyataan Sisil.
"ayo cepat sarapan ,,wah tumben bik surti masak nasi goreng pagi ini" ucap Lee mencoba menyairkan suasana.
"bukan saya yang masak pak,tapi mbak sisil.." ujar Bik surti yang kebetulan lewat.
sisil merasa malu,tapi Lee merasa senang karena ia bisa mencicipi makanan Sisil.
''Lumayan...."ujar Lee saat mulai merasakan makanan dimulutnya.
"maaf pak kalau rasanya kurang enak..." ucap Sisil sedikit menunduk.
"ini enak sekali mom...aku suka...." ujar Lion sambil mencium pipi sisil.
"makasih tampan"
__ADS_1
"mom kapan libur kerja?tanya Lion kemudian.
" ehmmm tiga hari lagi sayang...kenapa??"
Lee masih terdiam sambil menikmati nasi gorengnya.
"Horeee berarti itu wekeend dong pas hari sabtu,,Lion pengen pergi keZoo park dibogor mom,dad udah janji mau ngajak lion jalan jalan kok..." celoteh Lion sukses membuat Lee tersedak.
"uhuk uhuk" Lee tersedak.
"bapak gak papa?ujar sisil sambil memberi Lee segelas air putih.
**siiittt kenapa Lion membuatku diposisi sulit...dasar bocahhh**gumam Lee dalam hatinya.
" aku tidak apa apa sil."jawab Lee setelah merasa tenggorokannya lega.
"Dad udah janji kan...jadi jangan lupa ya sabtu kita keZoo park bogor...''ucap Lion dengan seyum imutnya.
**Kita.....???aduh Lion...kenapa harus ngajak pergi sama pak Lee sich.....**gumam sisil sambil merasa lemas seketika.
Mau tidak mau Lee harus menuruti permintaan keponakannya tercintanya itu.
" iya.......yasudah dady berangkat kekantor dulu...kamu kesekolah diantar supir ya,dady buru buru."Lee yang sudah selesai makan langsung berdiri dan beranjak pergi.Lee sempat memandang wajah sisil sekilas.entah kenapa seyum gadis muda itu memberi energi positif pada Lee.
Setelah Lee berlalu.Sisil dan Lion segera menghabiskan makanan mereka.lalu beranjak keluar rumah.
Sisil menggenggam kuat tangan mungil Lion saat masuk kedalam mobil sedan silver mewah itu.
Hanya butuh waktu 15 menit mobil itu sampai kedepan gerbang sekolah Lion yang elite itu.
Sisil turun lebih dulu mengantar Lion sampai kedepan pintu masuk.
"sekolah yang rajin ya tampan...kakak tinggal dulu...,nanti saat pulang sekolah,dirumah jangan nakal ya sama bik surti.karena kakak pulang malam,lion tak tidak usah menunggu kakak...paham?" ujar sisil menjelaskan secara pelan pada anak tampan itu.
"iya mom,lion janji gak rewel..."
"yasudah masuk gih....bye sayang...." ucap Sisil sambil mencium pipi cuby Lion.
Lion segera berlari masuk kedalam sekolah.
Melihat Lion sudah tak nampak sisil segera naik mobil untuk segera menuju kostnya mengambil beberapa stel seragam kerjanya.
"pak kita ke kost saya ya." pinta sisil pada pak supir.
Setelah mengambil beberapa seragamnya sisil lalu meletakkannya didalam dimobil.
"pak tlong taruh saja baju seragam ini dikamar Lion yaa.bapak bisa kembali.soalnya saya berangkat kerja dari sini saja." ujar sisil.
__ADS_1
"baik mbak sisil..." jawab sang supir yang langsung melajukan mobil itu menuju kediaman Han.
Sisilpun segera masuk kekosnya sambil menunggu jam nya berangkat kerja.