
Setelah kemarin sudah menepati janji untuk mengajak Lion berjalan jalan,Kini Lee dan Sisil akan segera berangkat KeKorea.
Honeymoon yang sudah direncanakan oleh Lee sekalian untuk perjalanan bisnisnya.
"Selamat bersenang senang tuan dan nona saya sudah menyiapkan semuanya disana!" ucap Nino yang mengantar atasannya itu sampai dibandara.
"Hemm apa pesan ku kemarin sudah kau kerjakan?" tanya Lee memastikan.
"Sudah Tuan,mereka akan menunggu kedatangan anda disana.!"
"Baiklah kami berangkat dulu,urus masalah kantor selama aku pergi jika ada yang mendesak hubungi aku!"
"Baik Tuan" Ucap Nino lalu membungkukkan sedikit tubuhnya memberi tanda hormat.
Lee segera menggandeng tangan Sisil masuk karena sebentar lagi jadwal keberangkatan mereka.
"Bye kak Nino,,;" pamit Sisil dengan seyum indahnya.
Nino hanya terseyum membalas ucapan istri bosnya itu.
Sisil yang merasa Jatlag saat berada dalam pesawat akhirnya bisa tenang karena Lee selalu mencoba membuatnya nyaman.
Setelah belasan jam berada dalam perjalanan,pesawat mereka mendarat dengan mulus di Bandara Icheon Korea Selatan.
Wajah cantik Sisil tak pernah lepas dari seyumnya semenjak menginjakkan kaki dinegara gingseng itu.
Ini seperti mimpi untuknya.
Terlihat ada beberapa orang mendekati mereka saat sudah berada diluar bandara.
"Selamat datang Mr.Lee Zhang Han,Selamat datang diKorea.perkenalkan saya Micell jung.Saya yang akan mendampingi anda selama berada dinegara ini.!" ujar Seorang pria tegap dengan tubuh besar mengenakan setelan jas serba hitam dan diikuti oleh beberapa orang yang berpenampilan sama dibelakangnya.Tentunya mereka bercakap menggunakan bahasa ingris yang tidak dimengerti oleh Sisil.
Lee hanya mengangguk dengan sikap dingin dan penuh kewibawaannya.
Sisil yang heran dan merasa takut spontan menggenggam tangan Lee erat.
Lee terseyum kearahnya.
",Sayang,mereka adalah Bodyguard yang akan menemani kita selama kita disini!"
"Ayo kita berangkat!" perintah Lee yang langsung diangguki oleh pria pria tegap itu.
Lee dan Sisil segera masuk kedalam mobil mewah yang sudah terpakir.
__ADS_1
"Sayang apa ini tidak terlalu berlebihan?Kita kan cuma liburan disini,!" protes Sisil saat sudah berada didalam mobil.
"Tidak Sayang,Kau tau bukan aku seorang pembisnis sukes tentunya musuhku ada dimana.Lagi pula kita kesini sekalian aku ada urusan bisnis juga.Aku pastikan mereka tak akan membuat keromantisan kita terganggu Sayang...!" jawab Lee tenang dengan nada menggoda diakhir kalimat.
"Issss jangan mulai deh......;" ucap Sisil yang merasa sebal dengan sifat genit suaminya itu.
Tak lama mobil sampai disebuah Loby apartemen mewah.
Nino sengaja menyiapkan bodyguard dan menyewa satu apartemen atas perintah Lee sendiri.
Micell Jung yang menjadi ketua bodyguard itu segera membukakan pintu untuk bosnya.
Lee keluar lalu mengenggam tangan Sisil berjalan menuju lift kelantai 10 tempat mereka tinggal selama diKorea.
Para Pria bertubuh tegap itu berjaga selama 24 jam full secara bergantian diluar apartemen.
"mandilah dulu sayang dan istirahat sebentar.nanti malam baru kita keluar!" ucap Lee saat mereka sudah berada didalam apartemen pada Sisil yang masih menatap kagum dengan kemewahan apartemen tersebut.
Sisil patuh dan segera mandi.
Lee segera memesan makanan untuk mereka berdua lalu bergegas mandi juga.
Belasan jam berada dipesawat membuat tubuhnya merasa gerah.
Setelah makan mereka mencoba untuk beristirahat sebentar.
"Terserah suamiku ini saja...yang penting bisa jalan jalan dinegara ini aku sudah sangat bahagia." ujar Sisil penuh semangat.
"Aku akan membawamu ketempat tempat terkenal dinegara ini tapi besok siang aku ada meeting dengan Klien ku disini jadi kau juga harus mendampingiku."
Sisil mengangguk cepat dengan seyum manisnya membuat Lee merasa gemas dan langsung mencium bibirnya lembut.
Mereka terbuai cukup lama dengan ciuman itu.
"Katakan padaku siapa penyanyi idolamu itu?Apa dia lebih tampan dari suamimu ini?" tanya Lee sesaat setelah melepas ciumannya.
Sisil yang masih merona dipipinya menatap lekat kedua mata Lee.
"Ehmmm namanya Yesung member boy grup SuperJunior.Dia memang sangat tampan tapi lebih tampan suamiku ini.Wajah Suami ku ini sangat tampan karena sudah seperti Oppa oppa korea itu..!Puji Sisil sambil mengusap lembut pipi Lee.
" Apa benar aku lebih tampan dan seperti Oppa korea?Apa istriku ini hanya mencoba menyenangkanku?"
"Serius sayang.Kau kan keturunan China jadi terlihat juga seperti Oppa korea.Kau ingat Sayang Saat pertama kali aku melihatmu diBakery shop bersama Lion dulu Jujur aku begitu terpesona olehmu.Kau begitu tampan,cool dan manly.aku saja sampa bilang pada Dina kalau kau sangat tampan." ujar Sisil yang merasa tak malu atau canggung lagi didepan Lee.
__ADS_1
"Benarkah?jadi Istriku ini sudah menyukaiku saat pertama berjumpa denganku??"ucap Lee yang mencubit pipi Sisil karena merasa gemas.
Sisil terseyum malu lalu seketika mecibirkan bibirnya.
." Tapi kau juga terlihat dingin dan angkuh jadi aku merasa takut dan sadar siapa diriku.!"
Lee mengerutkan keningnya.
"Aku terlihat dingin dan angkuh?" Aku memang begitu kalau belum mengenal orang."ucap Lee membela diri.
"Sudah ah yang jelas pria yang super tampan,yang baik dan perhatian ini dan yang bertubuh atletis ini sekarang adalah suamiku.Sungguh aku tak menyangka dengan jalan tajdirku ini.!"
"Apa yang membuat mu menyukaiku sayang?" ucap Lee yang masih penasaran.
Sisil terdiam benerapa saat.
Cup..."hidung mancung ini!"
Cup...''mata indah indah ini!"
Cup..."bibir tipis ini!'
Cup ..."Dan juga dada ini yang membuatku selalu merasa hangat dan hangat."
Ujar Sisil tanpa malu dengan bergantian mencium hidung,kedua mata,Bibir dan juga dada bidang Lee.
Lee terseyum lebar mendapat perlakuan manis dari istrinya itu.
Lee lalu menatap tajam kedua bola mata istrnya yang begitu indah.
"Kalau aku mulai jatuh hati pada istriku ini karena sorot mata yang begitu indah dari kedua mata ini yang begitu menarik perhatianku untuk terus memandangnya.!"
Cup...Cup.Lee mencium kedua mata Sisil bergantian.
Sisil tersipu malu dan memeluk erar tubuh atletis suaminya.
",Terima kasih atas cintamu untuk gadis desa dan biasa sepertiku.mudah bagimu memiliki wanita lebih dari aku,tapi kau justru memilihku.Terima kasih suamiku yang tampan.I Love You..,!"
"ILove Too juga Sayang.Tetap terus berada disisku dan jangan pernah tinggalkan pria tua ini?" ujar Lee sambil mengeratkan pelukannya dan mengusap lembut kepala Sisil.
"Yasudahh tidurlah sebentar Sayang,,!" ujar Lee lagi.
Sisil begitu menikmati kenyamanan dan kehangatan berada dalam pelukan dada bidang suaminya hingga ia terlelap tdur.Apalagi aroma khas tubuh Lee yang begitu manly membuatnya merasa tenang dan merasa terlindungi.
__ADS_1
Lee menundukkan kepalanya lalu terseyum melihat wajah sang istri yang sudah terlelap.
"Tidurlah Sayang......Aku akan menjagamu my wife.!