Bukan Om Tapi Kekasihku

Bukan Om Tapi Kekasihku
Idolaku


__ADS_3

Sore hari dihotel.


Lee dan Sisil sedang duduk menikmati suasana kota Seoul dari balkon kamar mereka.


"Kota ini benar benar indah.Tidak rugi kita kesini!"


"Tapi sayangnya lusa kita harus kembali Sayang,tidak apa apa kan?" ucap Lee sambil memeluk tubuh Sisil dari belakang.


Raut wajah Sisil berubah sedikit sendu.ia merasa berat harus pergi dari negara yang dari dulu ia impikan ini.


"Tapi aku janji kalau aku ada waktu senggang,kita akan kesini lagi!" ucap Lee lagi yang langsung membuat Sisil terseyum.


"Janji ya!"


"Iya sayang aku janji!" ucap Lee lalu mencium pucuk kepala Sisil dari belakang.Tangan Sisil mendekap kuat tangan besar Lee yang melingkar diperutnya.Seakan sama sama memberikan kehangatan.


Tok tok tok....Suara ketukan pintu kamar menghentikan keromantisan mereka.


Lee segera berdiri untuk membuka pintu.


Kedua mata Lee melebar melihat siapa yang datang!"


"Gerald.....kau kesini?" ucap Lee yang merasa terkejut.


Gerald terseyum tipis.


"Kenapa terkejut?Apa aku tidak boleh datang ketempat sahabatku?"


Lee yang sebenarnya merasa malas dan tidak suka dengan kedatangan sahabatnya itu berusaha bersikap biasa dan tenang.


"Tentu boleh,Kau kan Sahabatku bukan begitu,,Ada apa?" ucap Lee dengan santai.


"Mana istrimu?" tanya Gerald tanpa memperdulikan pandangan tidak suka Lee.


Lee menyerngitkan dahinya,belum sempat ia menjawab,Sisil sudah muncul dari luar balkon.


"Tuan Gerald anda kesini?" tanya Sisil terkejut lalu melirik kearah suaminya yang sudah memasang wajah dingin.


"Iya,Aku.kesini untuk mengajak kalian kesuatu tempat sebelum kalian kembali keIndonesia.!"


Lee semakin curiga dengan apa yang coba direncanakan oleh sahabatnya itu.


Lee hanya terdiam sedangkan Sisil merasa bingung harus bagaimana.


"Ayolah Lee,anggap saja ini hadiah untuk Pernikahan kalian!" ucap Gerald yang melihat kearah Lee.


Lee berfikir sebentar.


"Baik kami mau,tapi kami harus berganti pakaian dulu!" ucap Lee lalu berdiri.


"Okey aku tunggu."


Lee menarik tangan Sisil.


"Kali ini kita ikuti dulu kemauan Gerald sayang!"bisik Lee pada Sisil.


Mereka pun bergantian untuk berganti baju dikamar mandi.


Tanpa sepengatuhan Gerald,Lee menghubungi Micael Jung,kepala bodygard yang slalu berjaga diluar hotelnya.


**Hallo Tuan Lee ada yang bisa saya bantu?**ucap Micael Jung setelah panggilan tersambung.


*Aku dan Istriku akan pergi bersama temanku.Siapkan mobil sekarang diloby hotel.Kau ikut satu mobil denganku,sementara beberapa anak buahmu mengikuti dari belakang!"**perintah Lee tegas.


**Baik Tuan.!**


Sambunganpun terputus.


Sisil sudah terlihat rapi dan cantik dengan baju ketat terusan selurut berwarna biru khas baju orang china.Dengan make up flawess dan rambut yang ia kepang dua dengan sedikit tatanan curly.



Penampilan sisil terlihat fres seeuai dengan usianya yang baru menginjak 20/tahun.Membuat Gerald semakin terpukau dengannya.


Tak lama Lee muncul dengan kaos putih dan blazer dengan warna senada.terlihat Cool untuk mengimbangi penampilan Sisil yang jauh lebih muda dari dirinya.



Lee berjalan dengan gagahnya dan langsung menarik tangan Sisil.


"Ayo Gerald kita berangkat!" ucap Lee dengan lugas.


Gerald hanya tertawa reyah melihat kearah Lee lalu keluar kamar lebih dahulu.


Saat sampai diloby hotel,Gerald menautkan kedua alisnya melihat banyak bodygard yang berjaga.


"Wow apa mereka anak buahmu Lee,kenapa banyak sekali?" ucap Gerald pada Lee.

__ADS_1


"Hanya untuk berjaga jaga saja Gerald.ayo kita berangkat.Kau masuklah kemobilmu.Aku dan istriku masuk kemobil itu!'ucap Lee sambil menunjuk satu mobil mewah dengan gerakan dagunya.


Gerald hanya menggelengkan kepalanya.ia tak menyangka sahabatnya itu seprotektif ini.


Mobil Gerald berjalan lebih dulu lalu disusul mobil Lee dengan Micael jung duduk didepan.Diikuti dua mobil dibelakang berisi para bodygard.


Tak lama mobil mobil itu sampai didepan sebuah gedung pencakar langit.


Gerald yang sudah turun menunggu Lee dan Sisil keluar dari dalam mobil.


Dengan Sigap Micel jung membukakan pintu untuk bosnya.


Sisil terperanga saat melihat gedung mewah nan megah itu.


Lee dan Sisil berjalan diikuti beberapa bodyguard yang berpakaian formal membuat orang orang mengalihkan pandangan dan perhatian mereka.Apalagi mereka berjalan bersama dengan pemilik gedung mewah itu.


Semua karyawan terkesima dengan kedatangan mereka.


" Sayang ini perusahaan siapa?"tanya Sisil polos pada Lee yang masih berjalan dengan langkah tegas dan wajah datar.


"Gerald sayang!"


"Apa...Jadi ini perusahaan tuan Gerald.Untuk apa dia mengajak kita kesini?"


"Entahlah....kita ikuti saja dia!"


Rombongan Gerald,Lee dan Sisil sampai disebuah lantai dengan ruangan yang luas.disana terdapat banyak orang yang sedang melakukan kegiatan.banyak kru,fotografer dan kamera.Juga beberapa model terlihat disana.


Kedatangan Bos besar mereka bersama Lee dan Sisil juga para Bodygard nya mengejutkan banyak orang orang diruangan tersebut.mereka merasa heran tumben Seorang CeO besar datang langsung ke acara pemotretan.


Gerald terseyum tipis kearah Sisil.


"Nona Sisil lihatlah siapa yang sedang melakukan Shoot foto disana?" ucap Gerald sambil menujuk kesatu arah dengan satu jarinya.


Sisil dan Lee mengikuti arah yang ditunjuk Gerald.


Seketika Sisil dibuat sangat terkejut,matanya membulat sempurna,satu tangannya menutup bibirnya yang melongo seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"Apa itu benar benar Yesung?Apa aku hanya mimpi?" gumamnya lirih.


Lee yang melihat expresi wajah istrinya menjadi heran.


Lee memegang bahu Sisil pelan.


"Sayang kau kenapa?siapa yang kau lihat?"


Sementara Gerald semakin terseyum lebar.


"Kau tidak sedang bermimpi Nona Sisil...iya itu memang benar Yesung superjunior,Idolamu!" ucap Gerald yang membuat Lee langsung paham dengan expresi istrinya.


Langsung saja Gerald memberi kode pada asistennya untuk berbicara pada manager Yesung,agar artisnya mau menemui tamunya.


Sang manager memberi tahu Yesung tentang kedatangan Presiden Direktur ditempat itu.Dan ia ingin bertemu dan berbincang sebentar.


Yesung pun paham dan langsung berjalan bersama sang manager dan Asisten Gerald mendekat kearah Gerald,Lee dan Sisil.


Deg.....jantung Sisil berdetak cepat.Tangan dinginnya meremas tangan Lee saat sang idola sudah berada dihadapannya.seakan Sisil ingin berteriak saking senangnya.


Yesung membungkukkan sedikit badannya saat berada didepan Gerald.itu adalah kebiasaan orang Korea saat bertemu orang.


''Anneyeonghaseo annyeong ohu hoejang"


(Hallo Presiden direktur)


Sapa Yesung pada gerald.


"Anneyeonghaseo gyeong Yesung"


(Hallo tuan Yesung)sapa Gerald.


Gerald mengarahkan pandangannya pada Lee dan Sisil.memperkenalkan mereka.


"Geudeul - ege nae gajang chinhan chinguleul sogae haejwo" (Perkenalkan mereka adalah sahabatku)Ucap Gerald.


"Geuneun daetonglyeong-ida Han's Geulup Indonesia -eseo" (Dia adalah Presiden Direktur Hans group dari Indonesia)ucap Gerald sambil menunjuk kearah Lee.


"Geuligo igeos-seun geuul anaeibnida" (Dan ini adalah istrinya)ucap Gerald nenunjuk kearah Sisil.


Yesung langsung memberi hormat pada Lee dan Sisil dengan membungkukkan sedikit badannya.


"Annyeonghaseyo,Joh-eun jeonyeong-ibnida"


(Hallo,Selamat sore Tuan dan nona)


Sisil yang sudah bisa mengatur expresi wajahnya memberanikan diri menyapa Sang Idola.


"Anneyeonghaseo oppa Yesung"

__ADS_1


(Hallo Oppa Yesung)Sapa Sisil yang langsung membuat Lee dan Gerald terkejut.


Yesung terseyum ia tak menyangka wanita didepannya bisa berbahasa korea.


"Nae ileum-eul sogae harjwo Sisil" (Perkenalkan namaku Sisil)ucap Sisil mengenalkan diri.


Lee sontak semakin terkejut,ia tak menyangka istrinya pintar berbahasa korea.Sementara Gerald terseyum lebar ia merasa Sisil adalah gadis yang begitu menarik.


"Naneun dangsin-ui paenjung hanaibnida" (Saya adalah salah satu penggemar anda)


"Neoleul mannaneun kkum gat-a" (ini seperti mimpi buat saya bisa bertemu dengan anda)Ucap Siisil lagi tanpa berkedip memandang Yesung.


Yesung tersentuh dengan ucapan Sisil.


"O nae paen idoeeo jwoseo gumawo" (Oh Terima kasih sudah menjadi penggemar saya)ucap Yesung yang sangat ramah.


"Nan jeong mal dangsin-ui nala-eseo konseoteuleul gidaligo issseubnida Indonesia?" (Saya sangat menunggu konser anda di Indonesia)ucap Sisil dengan semangat.


"a jamkkanman,geuyeojaneun beolsseo nae iljeongdaelo gagoiss-eo"


(ah tunggu saja nona itu sudah ada dijadwal saya kedepan)jawab Yesung membuat Sisil semakin senang.


Sementara Lee hanya mengamati perbincangan Istrinya dan sang Artis,karena ia tak mengerti akan bahasanya.Sementara Gerald yang mengerti bahasa Korea hanya terseyum melihat keduanya.


"Jeongmal nandeo isang gidalil su eobseo oppa"


(Sungguh,,aku sudah tidak sabar oppa)jawab Sisil.


Yesung terseyum


Sisil pun memberanikan dirinya meminta sesuatu pada idolanya.


"Jamkkan geunyeoleul butjabgo opawa hankke sajin-eul jjig-eul su iss-eulkkayo"


(bolehkah aku memelukmu sebentar oppa dan berfoto denganmu)


Sontak Gerald tertawa reyah mendengar ucapan yang dilontarkan Sisil,ia tak menyangka wanita seanggun Sisil bisa sangat berani.


Lee menoleh kearah Gerald yang tertawa.


"Kenapa kau tertawa Gerald?"


"Lihat saja istrimu yang Lucu.!" ucap Gerald santai.


Yesung membalas permintaaan Sisil.


"Gippeum--eulo geuliwo"


(Tentu dengan senang hati nona)


Sisilpun dengan perlahan memeluk tubuh Yesung,idolanya sejak dulu.


Mata Lee terbelalak melihat Sikap Sisil dihadapannya ia juga tak bisa mencegahnya.


Lee hanya melirik tajam kearah Gerald yang sudah terseyum padanya.


Setelah melepas pelukannya,Sisil mengambil ponsel ditasnya lalu berfoto selfie bersama Yesung dengan berbagai gaya.membuat Lee hampir emosi.


"Indonesia -e omyeon oppa,nae jib-e deulleo"


(Jika kau datang Ke Indonesia mampirlah kerumahku Oppa)ucap Sisil setelah selesai berselfie ria.


Yesung hanya mengangguk pada Sisil,lalu managernya mendekat kearah Yesung dan membisikkan sesuatu.Ternyata Waktu shoting akan dimulai kembali dan Yesung harus melanjutkan pekerjaannya.


"Geuleom annyeong-eul maenjeo malhae julge.Dang sin-i geuliwo chamjo"


(Kalau begitu saya pamit dulu,sampai jumpa lagi nona)ucap Yesung kearah Sisil.


"Mannaseo banga woss-eoyo sinsa sugnyeo yeoleobun"


(Senang bisa bertemu dengan anda tuan dan nona)


Ucap Yesung sambil membungkukkan tubuhnya kearah Gerald,Lee dan Sisil dan hendak pergi.


"Dangsin-ui geongang oppaleul dolbogo,gamsahamida."


(Jaga selalu kesehatanmu Oppa,Terima kasih)ucap Sisil dengan seyum cantiknya.


"Gumawoyo" (Terima kasih nona)


Ucap Yesung dengan seyum tampannya.


Yesung melambaikan tangannya pada Sisil,sisilpun juga membalas lambaian tangan Yesung sebelum sang idola benar benar pergi.


"aleumdaun sonyeo" (Wanita yang cantik)Gumam Yesung saat berjalan menuju tempatnya lagi sambil terseyum simpul.


Sisil pun terseyum lebar melihat Idolanya kembali melalukan aktiifitasnya.

__ADS_1


__ADS_2