Bukan Om Tapi Kekasihku

Bukan Om Tapi Kekasihku
Hangat


__ADS_3

Sisil terbangun dari tidurnya.seperti biasa ia langsung mandi dan bergegas ketoko Bakery tanpa bersarapan lebih dulu,ia tak ingin berlama lama tinggal sendiri diApartement.Sisil tak ingin merasa sedih.


Sudah Lima hari kepergian Lee ke negri TKI itu.Hari hari Sisil terasa hampa.Ia berangkat dan pulang kerja sendiri sampai diapartemen pun ia lebih memilih untuk langsung tidur.


Malamnya terlihat Sisil sudah merebahkan tubuhnya yang cukup lelah.Ia sedari tadi membolak balikkan tubuhnya diatas kasur karena tidak bisa tidur,entah kenapa ia semakin merasa tersiksa memikirkan Lee yang sampai sekarang belum menghubunginya.Ia juga tidak berani menghubungi pria itu dulu.


Sisilpun memutuskan bangun dan berjalan menuju dapur.Ia ingin membuat segelas Teh hangat madu untuk menenangkan pikirannya.


Secangkir teh hangat itu mampu meredakan kegelisahan dihatinya.Ia sungguh merasa kesepian diApartemen.Ia pun baru menyadari kehadiran Lee begitu berarti dihidupnya.ia sungguh tersiksa berada jauh dengan pria dewasa itu.


Sisilpun perlahan memejamkan matanya.


Tapi tak berselang Lama,langkah seseorang sudah memasuki kamarnya.


Pria tampan dewasa itu kembali.


Lee mendekat keranjang,Melihat dengan dekat wajah cantik calon istrinya.Ia sudah sangat merindukan gadisnya.


Ia segera membuka jas dan sepatunya.Lalu segera berbaring disamping Sisil yang sudah tertidur.


Sisil seketika membuka matanya,merasakan tangan kekar itu melingkar ditubuhnya.


Ia sempat kaget dengan pandangannya.


"Pak.Lee....sudah pulang?" ucap Sisil yang terkejut.


Lee semakin memelui posesiv Sisil,mendekatkan tubuh sexi itu merapat dengan tubuhnya.


"Apa kau tak merindukanku sayang....?" bisik Lee disamping telinga Sisil yang sudah tidur menyamping membelakanginya.


Sisil membalikkan tubuhnya cepat menatap tajam kearah Lee.


"Kenapa tak menghubungiku?"


"Sengaja....!" ucap Lee santai.


"Apa???" Mau mengetes ku ya??"Kalau iya kau berhasil..,kau sudah membuatku begitu khawatir dan.......merindukanmu!!"ucap Sisil yang spontan membuat Lee terseyum lebar.


"Aku juga merindukanmu Sayang,,,Sangat merindukanmu!!" ucap Lee yang begitu lega setelah tau teryata Sisil juga merindukannya.


Tanpa basa basi Lee mencium lembut Bibir Sisil,gadis itu tak bisa menolak.karena ia juga sangat merindukan ciuman yang memabukkan itu.


Sisil membalas permainan Ciuman Lee yang semakin panas.

__ADS_1


Mereka menyalurkan kerinduan mereka yang begitu dalam melalui ciuman yang semakin lama semakin bergairah.


Sampai tangan Lee berusaha untuk membuka kancing baju Sisil,tapi dengan sigap gadis itu menahan tangan Lee.


Seketika ciuman mereka berhenti.


Sisil menggelengkan kepalanya tanda ia tak ingin disentuh Lee lebih dalam.


Lee langsung tersadar dengan janjinya.


"Maaf Sayang aku kelepasan...aku ingat aku sudah berjanji tidak akan melakukan itu sebelum kita resmi menikah..!"


"Tidak apa apa Sayang aku mengerti...!!"jawan.Sisil yang sudah berani memanggil Lee dengan Sayang.


Lee begitu bahagia Sisil memanggilnya dengan sebutan Sayang.


Lee mencium lagi Bibir Sisil singkat lalu berpindah keleher Sisil.


Pria itu meninggalkan bekas kepemilikannya disekitar leher Sisil.


Setelah puas Lee menatap Sisil dalam dengan satu tangannya menahan kepalanya menghadap kearah Sisil.


"Kau harus menerima hukuman Sayang karena kau bersama Daren lagi saat aku pergi...!"


Belum sempat Sisil meminta maaf dan menjelaskan semuanya.


Ciumam yang cukup lama,hingga Lee melepas pagutannya saat Sisil menepuk dadanya.


Nafas keduanya terengah engah.


"Sayang kau membuaku tak bisa bernafas?" ucap Sisil.


"Maaf aku tak bisa mengontrol jika berciuman denganmu Sayang...Yasudah tidurlah ini sudah malam!"peritah Lee sambil menguatkan pelukannya.


Posisi mereka sangat dekat ,tubuh mereka merapat tanpa jarak sedikitpun.


Sisil begitu nyaman berada dipelukan Lee pelukan yang sangat ia rindukan.Kehangatan yang Lee berikan membuat Sisil sangat bahagia.Ia segera memejamkan matanya.


Lee mencium kening Sisil lembut.


" Tidurlah Sayangku,Calon istriku,mimpiksn aku ya.....!"ujar Lee yang semakin mengeratkan pelukannya.


Pagi hari Sisil terbangun dengan Tangan kekar yamg masih melingkar diperutnya.membuat ia tak bisa bergerak.

__ADS_1


Sisil terseyum memandang wajah Lee yang terlihat begitu tampan saat tertidur.ia terpaksa membangunkannya karena ia tak bisa melepas pelukan Lee.


"Sayang bangun,.sudah.siang...!" ucap Sisil sambil mengusap lembut pipi Lee.


Lee pun dengan cepat membuka matanya sambil mengecup lembut bibir Ling.


"Kiss morning..ujar Lee yang sudah terseyum.


Sisil terseyum mengingat ia semalam sudah memperlihatkan perasaannya.


" Mandi gih....aku buatkan sarapan!"ujar Sisil.


"oke Sayang...aku minta sarapan omlet saja...!" ujar Lee langsung terbangun dan segera ingin mandi.


"Iya aku buatkan."


Sisilpun bangun dan menyepol rambutnya keatas.Ia segera menuju dapur untuk membuat sarapan.


Sisil masih berdiri didapur,sampai Lee yang sudah selesai mandi memeluknya dari belangkang.


Ia mencium leher Sisil yang putih sambil masih memeluknya.


"Sayang lepasin gak?aku tidak bisa masak kalau kau peluk aku terus..!" Protes Sisil yang merasa risi.


"Baiklah aku lepas,Tapi kau harus menuruti kata kataku...!" ujar Lee yang bersikap manja pads Sisil.


Sisil mengerutkan keningnya.


"Apa?"


"Hari ini tidak usah bekerja ikut aku kekantor..mau ya?ucap Lee.


Sisil terdiam sesaat.memikirkan permintaan pria dewasa itu.


"Iyaaku mau,akan bertukar libur dengan Dina..!!"


Lee pun terseyum lebar mendengar jawaban Sisil,Ia pun melepas pelukannya lalu duduk di meja makan menunggu masakan matang.


Tak lama masakannya matang,Sisil menghidangkannya dimeja Lee.Pria itu langsung menyantapnya.


"Sayang aku mandi dulu ya..!" ujar Sisil yang sudah hendak berjalan kekamar.


"Iya aku tunggu...dandan yang cantik ya sayang.....!!" ucap Lee sambil mengedipkan satu matanya.

__ADS_1


Sisil hanya melirik dan memayunkan bibirnya kearah Lee.


Lee terseyum senang melihat gadisnya begitu patuh padanya.


__ADS_2