
Hari itu Sisil terlihat sedang berkunjung kerumah besar tentunya sudah seizin suaminya.ia merasa rindu dengan sang keponakan tampannya Lion.
"Momy.......!" pekik Lion dari teras belakang berlari mendekati Sisil.
"Apa kau rindu Momy tampan?"ucap Sisil sambil memeluk hangat tubuh mungil Lion
"Tentu Momy......Lion sangat merindukan Momy!"
"Momy juga sangat merindukanmu sayang!"
Tak lama Feiluo muncul.
"Kamu datang Sil.....!!"
Sisil lalu mendekat kearah wanita cantik itu dan langsung memeluknya.
"Iya Kak baru saja kok..Maaf ya Kak,Sisil jarang main kesini!"
",Tidak apa apa Sil,Kakak ngerti kok...Gimana kamu sehat kan,kamu dan Lee tidak ada masalah kan?" tanya Feiluo yang merasa khawatir dengan kedatangan adik iparnya itu.
"Tidak ada Kak...Sisil cuma rindu sama Lion kak...!" Ucap Sisil yang sudah memangku tubuh Lion diatas pahanya.
"Kalau ada apa apa jangan sungkan cerita sama kakak ya Sil,,,oh ya Papa Mama nunggu kabar baik dari kalian,Apa sudah ada tanda tanda Sil?"
Sisil yang mengerti maksud dari ucapan kakak iparnya itu mengangguk pelan.dengan wajah yang sayu.
"Tenang ya...Kakak selalu berdoa semoga kalian secepatnya mendapatkan anugrah indah itu,!" harap Fei tulus.
Lion yang seakan mengerti ucapan mama dan Momynya lalu tiba tiba mengusap lembut perut datar Sisil,membuat Sisil terperangah.
"Semoga Momy and Dady cepat memiliki Baby setampan Lion ,,Lion sudah tidak sabar punya adik lucu.!" ucap Lion dengan polosnya membuat Sisil dan Feiluo terseyum.
"Terima kasih ya sayang dan Doain Momy terus....!"
Lion mengangguk cepat dengan seyumannya kearah Sisil.
Seketika tubuh Sisil merasa tidak enak dan perutnya terasa sangat mual.ia segera berlari menuju toilet.Feiluo merasa panik dan segera menyusul Sisil.
"Kenapa Sil?" tanya Feiluo saat Sisil susah keluar dari toilet.
"Gak tau kak,akhir akhir ini tubuh Sisil sering lemas dan perut Sisil sering mual.!"ucap Sisil dengan wajah lesunya.
Feiluo merasa curiga,lalu dengan cepat menarik tangan Sisil.
" Ayo ikut Kakak?"
Sisil bingung dengan sikap Kakak iparnya itu.
"Kemana Kak?"
"Sudah ikut saja....Lion sayang kamu dirumah dulu ya sama bi Surti,Mama and Momy keluar sebentar.ucap Fei saat berjalan cepat melewati putranya yang sedang asyik menonton animasi.
Lion hanya mengangguk.
Feiluo pun segera menyuruh pak Budy menyiapkan mobil,dan tak lama keduanya sudah naik dimobil mewah itu menuju sebuah tempat.
Sisil hanya terdiam dalam perjalanan tak berani bertanya pada Feiluo.
Tak lama Sampailah mereka kesebuah Klinik mewah diarea jalanan pusat kota.
Sisil terheran setelah melihat plat nama bangungan itu.
**Klinik Obygin Dokter Paula**
Seketika Sisil menoleh kearah Feiluo dengan tatapan bingung.
Belum sempat Sisil berkata,Fei sudah menarik tangannya sambil mengusapnya.
" Tenang....kita pastikan dulu,semoga kita mendapat kabar baik Sil!"
Sisil hanya terseyum pada Feiluo dan masuk bersama kedalam Klinik itu.
"Dokter Paula adalah sahabat Kakak Sil,Dia juga yang menangani kelahiran Lion dulu!" jelas Fei saat mereka sampai didalam Klinik.
Seorang perawat menghampiri mereka.
__ADS_1
"Selamat Siang Nyonya Fei,silahkan masuk dokter Paula sudah menunggu!"
Feiluo memang sudah mengirim pesan pada sahabat nya itu.bahwa ia akan datang berkunjung.
Ceklek......pintu itu terbuka oleh dorongan tangan Fei.
"Hallo sahabatku lama kita tidak bertemu??Ucap seorang wanita cantik bermata biru dengan wajah blesteran berbandan tinggi dan berkulit putih dengan rambut blondyya.Nampak cantik dengan kemeja dan rok span selututnya dipadu jas putih seragan khas profesinya.
Fei memeluk sahabatnya itu yang seorang dokter kandungan yang cukup terkenal dikota itu tentu dengan tarif yang sangat mahal.
"Iya kau bertambah cantik saja Paula.!" ucap Fei saat mereka sudah duduk.
"Ah kau bisa saja,Kau juga nampak awet muda dan cantik.Tumben ada apa kemari. apa kau hamil lagi?" ucap Dr.Paula yang menatap Feiluo.
",iiissss ngawur kamu..ini loh aku bawa adik iparku,tolong kamu periksa ya!"
Paula memandang lekat kearah Sisil.
"Jadi gadis muda cantik ini istrinya Lee?" ucap Paula yang merasa kagum dengan sosok Sisil yang terlihat masih belia dan cantik ternyata istri seorang Lee yang sudah berusia dewasa.
"iya gak usah kaget gitu!"
"Ah adikmu pintar juga nyari istri.Perkenalkan saya Dr.Paula ferhofen dokter Kandungan sekaligus sahabat Kakak iparmu!" ujar Paula sambil mengulurkan tangannya pada Sisil.
Sisil pun menyambutnya dengan seyuman.
"Sisil"
"Mari ikut saya keruang cek up!" ajar Paula kesebuah ruangan yang hanya terpisah dengan korden berwarna biru.
Sisil pun menurut dan langsung berbaring diatas ranjang kecil itu.
"Terakhir datang bulan kapan?" Tanya paula sambil memeriksa tubuh Sisil.
",Maaf Dokter saya lupa,soalnya datang bulan saya sering maju.!" jawab Sisil.
"Sejak.kapan merasa mual dan lemas?"
"Seminggu yang Lalu dok!"
Paula menyentuh perut datar Sisil untuk memastikan sekali lagi.
Sisil pun keluar dan duduk kembali bersama Feiluo diikuti Dr Paula yang terseyum simpul.
"gimana Paula??" tanya Fei yang merasa tidak sabaran.
Paula terseyum kearah Feiluo dan Sisil.
"Selamat ya adik iparmu positif Hamil!"
Sontak Fei sangat terkejut sedangkan Sisil merasa tertegun kaku.ini.air matanya keluar begitu saja,ia tak menyangka secepat ini akan mengandung.Berita ini begitu mengejutkannya,berita yang sudah dinanti oleh dirinya dan suaminya.
"Selamat ya Sil!"Ucap Fei langsung memeluk tubuh Sisil.
"Kau yakin Paula?" tanya fei yang belum yakin.
Paula terseyum kearah Sisil yang masih tertegun menangis dipelukan Feiluo.
"Usia kehamilanya sudah tiga minggu.Aku harap ditrimester pertama ini Kau bisa menjaga nya dengan baiknya Sil,,karena kandunganmu masih terbilang lemah.Jangan terlalu capek dan jangan melakukan aktivitas berat.Dan satu lagi jangan terlalu sering berhubungan badan dulu ya,kalau pun terpaksa pelan pelan saja!" nasehat Paula pada Sisil yang merasa malu diakhir kalimatnya.
"Tenang saja aku bakalan ingetin terus adikku ini!"ucap lugas Fei.
"Aku akan memberi resep penguat janin dan vitamin untuk Sisil.dan jangan lupa teratur minum susu hamilnya Sil!"
"Iya Dokter...terima kasih.", Jawab Sisil.
" Satu bulan lagi kau bisa datang kembali untuk melakukan cek berkala tapi jika kau merasa tidak enak badan yang berlebihan kau bisa langsung kemari atau KeRS Internasional,Aku juga praktek disana!",Ucap Paula.
"Baik dok.sekali lagi terima kasih."
"Maksih ya Paula,aku balik dulu!"
"Okey beb....sama sama,sampai.ketemu lagi kapan kapan kita makan siang bareng.atau aku akan main kebutikmu!"
"Siap,Aku tunggu.Bye......!"
__ADS_1
Sisil dan Feiluo sudag didalam mobil.
Sisil menggenggan kuat jemari Sisil seakan memohon sesuatu.
",Kak aku mohon jangan bilang dulu pada siapapun ya apalagi pada suamiku!"
Feiluo menatap heran pada Sisil.
"Kenapa Sil?"
"Beberapa hari lagi Ulang tahun suami Sisil kan Kak,Jadi Sisil ingin memberi kabar baik ini sebagai kejutan!"
Feiluo sesaat berfikir.
"Baiklah tapi jaga dirimu baik baiknya!"
"iya Kak Sisil akan selalu berhati hati"
Keduanya pun saling terseyum dalam perjalanan.
@@
Sementara Dibandara Soekarno Hatta,Terlihat seorang pria tampan bermata biru,bertubuh tegap dengan setelan jasnya berjalan santai.
"Welcome Indonesia Aku datang....Aku sudah merindukanmu cantik.!" gumamnya.
Tak lama seorang pria yang menjadi asistennya mendekat.
"Selamat datang di Indonesia Tuan Gerald,,Silahkan mobil sudah siap!"
Ya pria yang tak lain Gerald Liu datang kenegara yang sudah lama tidak ia kunjungi hanya demi sebuah obsesi gilanya.
Gerald segera memuju mansionya.
"Apa kau.sudah mencari semua informasi tentangnya?" tanya Gerald dengan tenang.
"Sudah tuan.!"
"Lalu soal berkas berkas sahamku dan kerja samaku bagaimana?"
"Sudah siap semua tuan."
"Bagus.besok kita mulai..!" Ucap Gerald dengan seyum tipisnya sambil memandang kearah luar.
Sementara Dirumah mewah Lee dan Sisil.
Lee dan Sisil sudah terlihat berbaring diatas Ranjang karena waktu sudah malam.
Lee memeluk tubuh Sisil hangat.
"Sayang......!" Panggil Lee dengan suara menggoda.
Sisil begitu paham dengan gairah suaminya yang mulai naik jika sedang bersamanya seperti itu.
Seketika Sisil ingat pesan Dokter Paula tadi.Ia lalu berfikir untuk menghindari suaminya dulu untuk berhubungan badan tanpa membuat Lee curiga.
Sisil berbalik dan langsung mencium kedua pipi Lee dan menatap kedua mata suaminya lekat.
"Jangan sekarang ya Sayang...Aku sedang tidak enak badan!" tolak.Sisil lembut.
Lee membrekut kecewa.
",Sayang ku harap kau mengerti ya...Tapi aku ingin kau memelukku erat!" pinta Sisil.
Lee pun mengerti keadaan Sisil,dengan Cepat memeluk tubuh indah itu dengan erat sambil mencium aroma tubuh Sisil.
"Kau senang aku memelukmu begini sayang?" tanya Lee sambil menundukkan wajahnya melihat wajah sang istri.
"Iya aku sangat senang Sayang...!"
"Kenapa?" tanya Lee penasaran
"Ehmmm karena tubuh Suamiku sangat Sexi,dan aroma khas tubuhmu menjadi canduku sayang dan aku sangat nyaman dengan itu!"
Lee terseyum lebar.
__ADS_1
"Benarkah....berarti tidak rugi jika aku sering NgeGim....yasudah sekarang tidurlah...aku akan memelukmu sampai.pagi!"
Sisil semakin memelusupkan wajahnya kedada bidang suaminya lalu perlahan tertidur nyenyak.diikuti Lee yang memang sudah lelah.Keduanya larut dalam kehangatan yang romantis itu.