Bukan Om Tapi Kekasihku

Bukan Om Tapi Kekasihku
Kesan baik


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang.


Dibandara internasional Soekarno Hatta terlihat seorang wanita paruh baya yang mendorong kopernya sambil membawa tas jinjingnya keluar dari bandara dan mengendarai taxi pesanannya.


**aku akan memberi kejutan untuk mereka...terutama Cucuku yang tampan..**gumam wanita itu yang tak lain adalah Micell Zhang Han.ibu dari Lee dan Feiluo.


Wanita yang masih terlihat cantik dan anggun meskipun usinya sudah hampir kepala enam.kulit putih dan rambut pendek hitamnya membuat penampilannya terlihat lebih muda.


"Kita mampir ketoko Bakery dulu pak,aku ingin membeli kue kesukaan cucuku dulu.." ucapnya pada sang sopir.


Sementara ditoko Bakery,Sisil sudah masuk bekerja sepertii biasa.Dina yang melihat sisil sudah kembali masuk sudah merasa heran dari pagi.


"bukankah kau bilang mau cuti tiga hari sil,kenapa sudah masuk?" tanya Dina yang sudah berada didekat sisil.


Sisil menarik nafasnya dalam dalam lalu menceritakan semuanya pada Dina.


"Haaa....bener bener udah bucin sama kamu Sil mereka berdua....gak nyangka mereka sampai segitunya..." Ucap Dina penuh takjub.dirinya seperti tidak percaya dengan kenekatan Lee dan Daren.


''kamu bilang apa sich Din..sejujurnya aku kadang merasa risi dengan sikap mereka yang terlalu berlebihan.sudah aku bilang kan din aku tuh gak pantes buat mereka...coba bayangin apa kata orang orang diluar sana tentang aku....lagian banyak wanita yang lebih kaya cantik dan sexi yang mengejar mereka.aku tuh gak ada apa apanya din...."ucap Sisil dengan wajah datarnya.


"jangan Bilang gitu....kamu tuh cantik Sil,buktinya mereka bucin sama kamu ,,trus sekarang kamu malah tinggal diapartemennya pak Lee,berarti sedikit demi sedikit kamu mulai menerimanya....benarkan kataku??" ucap Dina yang menyakinkan Sisiil.


"Entahlah Din,semakin ingin aku jauh dari dia semakin sulit aku lepas darinya,susah buat ngindarin dia.gak tau kedepannya kayak apa yang jelas aku tidak mau menyakiti mereka berdua Din." ucap Sisil yang mulai sendu...


Ting....Suara pintu terbuka menyadarkan mereka berdua.Dengan sigap mereka terseyum ramah pada wanita paruh baya itu.


"Selamat Datang,ada yang bisa kami bantu bu?" Ucap Sisil lembut.


Wanita itu terseyum memandang kearah Sisil.


"Nona aku ingin kue coklat yang terEnak disini,untuk cucuku tercinta." ucap wanita yang tak lain Micel ibunya Lee.


Keduanya tak menyadari bahwa kedepannya mereka akan memiliki hubungan yang dekat.


"baik bu" ucap Sisil pelan.


"Berikan aku tiga kotak ya nona."


Setelah kuenya Siap,Micell membayarnya dan segera keluar toko.


Ia kemudian mententeng kue itu tapi terlihat kesusahan saat akan membuka pintu karena tangannya yang satu membawa tas.


Sisil yang melihat itu dengan cepat membukakan pintu dan mengambil alih tiga kotak besar kue itu.


"Biar saya yang membawanya bu,dimana mobil ibu?''ucap Sisil dengan seyum manisnya.


" Oh....terima kasih ya nona..kau baik sekali...itu mobilnya..."ucap Misell sambil menunjuk Taxi onlinenya.


Setelah memasukkan kue kue itu kedalam mobil sisil menuduk.


"Terima kasih bu.ditunggu kunjungannya kembali ketoko kami..." ucap nya dengan ramah.

__ADS_1


Micell hanya terseyum kearah Sisil.


"Gadis yang cantik dan Lembut...." lirihnya pelan saat mobilnya keluar dari parkiran toko sambil melihat Sisil dari dalam mobil.


Sampai dikediaman Han.Wanita itu langsung masuk.securyty kediamanan itu sudah hafal betul akan Nyonya besarnya dan langsung mempersilahkannya masuk.


Seyumannya wanita itu muncul saat melihat Cucu kesanyangannya makan bersama putrinya Feiluo.


"Lion sayang......" ucapnya sambil berjalan mendekat.


Spontan Lion dan Feiluo menoleh dan merasa sangat terkejut.


"Omaaaaa....." ucap Lion sambil turun dari kursinya dan lari memeluk omaanya.


"apa kau merindukan omma?"


"tentu omma...."


"kenapa mama tidak bilang kalau mau kesini?" ucap Feiluo yang sudah memeluk Micell.


"mama ingin memberi kejutan pada kalian putriku...oh ya apa putraku yang tampan sedang dikantor?" tanya Micell sambil menatap manik mata feiluo.


Spontan Lion menjawab pertanyaan itu.


"Dady sudah tiga hari tidak pulang omma mungkin tidur diapartemennya..."


"oww begitukah......apa nanti dia pulang kesini sayang?" tanya Micell pada putrinya.


"bilang saja pada Momyy pasti Dady langsung pulang kesini..." celoteh Lion yang membuat kening Micell mengerut merasa heran.


"Nanti mama juga tahu...biar Lee yang bilang pada mama..." ucap feiluo yang membuat Micell semakin penasaran.


"apa kekasih Lee??" tanyanya dengan memicingkan matanya.


"Momy adalah kakak cantik yang sangat menyanyangi Lion omma,dia juga menemani Lion saat mamah ke london kemarin.dan Dady menyukainya....upsssssss" Lion keceplosan dan langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan kecilnya.


"Lion......." ucap feiluo sambil sedikit melotot kearah Putranya.


"Ehmmmm sepertinya ada yang kalian sembunyikan dari omma ya...yasudah omma istirahat dulu ...!" ucap Micel dengan melirik kearah feiluo lalu beranjak pergi menuju kamarnya disudut lantai satu.kamar yang mengarah langsung kehalaman belakang.


Sementara ditoko bakery Sisil terkejut dengan kedatangan Daren bersama asistennya Bily.


Daren sengaja makan siang ditoko Sisil.


"Tuan Daren maafkan saya soal kemarin.." ucap sisil sambil berdiri menunduk disamping tempat duduk Daren dan Bily.


Daren terseyum simpul melihat keluguan gadis kecilnya itu.


"tidak apa apa Sil,aku mengerti..aku kira kau belum masuk kerja...aku sengaja kesini sekalian untuk bertemu denganmu..." ucap Daren tanpa menghiraukan Bily didepannya


Bily merasa terkejut dengan sikap bosnya itu.Sikap Daren yang biasanya dingin dan datar sekarang berubah manis didepan seorang gadis kecil.

__ADS_1


"saya baik baik saja tuan,terima kasih karena sudah berkunjung kemari.yasudah kalau begitu saya lanjutkan pekerjaan saya lagi tuan dan selamat menikmati kue nya" ucap Sisil dengan Sopan lalu beranjak menuju meja kasir.


Daren hanya melihat sisil yang sedang sibuk melayani pengunjung dari tempat duduknya.


Seyum nya timbul hanya dengan melihat seyuman gadisnya itu.Daren benar benar sudah jatuh hati pada Sisil.


Akhirnya Daren berpamitan pada Sisil untuk kembali kekantornya lagi.


Sisil menghembuskan nafasnya kasar melihat Daren sudah keluar dari toko.


Sementara Dina hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu.meskipun ada sedikit kecemburuan dihati Dina untuk Daren.


Sore harinya Sisil sudah keluar dari toko.ia bergegas kembali keapartemen Lee.


"Sayang....." teriak Lee yang ternyata sudah menunggunya diparkiran.


Sisil menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Lee.


"Pak Lee..." ucap Sisil pelan.


"ayo kita pulang kerumah,,tadi kak Fei mengirim pesan,katanya Lion merindukanmu..." ujar Lee yang sudah berdiri mendekati Sisil.


Sisil hanya mengangguk dan diam ketika tangannya sudah ditarik Lee menuju mobil mewahnya.


Tak ada obrolan dalam perjalanan hingga mobil itu sampai dipekarangan kediaman Han.


Lee membukakan pintu untuk Sisil dan kembali menarik tangan gadisnya itu.


"Ayo sayang...." ucap lembut Lee.


Mereka masuk rumah dengan beriringan.


Baru sampai ruang tamu Sisil mendengar teriakan Lion yang mendekat kearahnya.


"Momyyyyyy aku merindukanmu....." ucap Lion yang sudah memeluk Sisil.


"Momy juga tampan...."ucap sisil yang sudah mencium pipi Lion.


"ayo Mom aku kenalin sama seseorang...." sambil menarik tangan Sisil.


Sisil mengerutkan keningnya.hatinya tiba tiba merasa gugup.dia terdiam untuk beberapa saat untuk menenangkan hatinya.


Sementara Lee terus melangkah menuju ruang tengah.


Kedua matanya membulat sempurna melihat siapa yang suduk disofa.


"Mama........!!"Lee terdiam untuk beberapa saat lalu mendekati mamanya dan memeluknya erat.


''mama kenapa tidak bilang mau kesini....."


"Putraku yang tampan...aku ingin memberimu kejutan......" ucap Micell sampai dia menoleh kearah Suara Lion yang berteriak sambil menarik tangan seorang gadis..

__ADS_1


"Ommaaaa....ini Momy ku......." ucap Lion sampai keduanya berhenti didepan Micell dan Lee.


Dan saat Pandangan kedua wanita itu bertemu.pertemuan dan perkenalan yang tidak terduga.


__ADS_2