Bukan Om Tapi Kekasihku

Bukan Om Tapi Kekasihku
Lebih Dekat


__ADS_3

Setelah cukup lama berjalan mengelilingi kebun binatang itu.mereka pun memutuskan untuk makan siang dulu diarea food center yang sudah disiapkan oleh pengelola kebun binatang itu.


Mereka bertiga duduk dikursi melingkar yang disediakan diarea itu.dengan atap sebuah payung yang besar.membuat lee merasa tidak kepanasan.


"kamu mau makan apa boy?" tanya Lee.


"aku mau burger dan es coklat itu Dad,!" jawab Lion sambil menunjuk kesebuah stand yang menjual burger dan es coklat.


''kalau kamu Sil?"tanya Lee mengarahkan pandangannya kepada Sisil.


"saya bakso saja pak,,,tapi saya bisa membeli kesana sendiri pak" jawab Sisil yang merasa tidak enak


Lee terseyum mendengar selera Sisil.


"kamu disini saja temani Lion,biar saya yang kesana.''ucap Lee.


Lee pun segera menuju stand stand yang menjual berbagai makanan.


Tak lama Lee sudah membawa beberapa makanan sesuai pesanan Lion dan Sisil.


" ini kalian makanlah,,!ucap Lee sambil memberikan makanan pada Lion dan Sisil.


''terima kasih pak,,tapi makanan bapak mana?"tanya sisil yang penasaran karena melihat Lee tak membawa untuk dirinya sendiri.


"saya tidak lapar hanya haus saja.." ucap Lee berbohong.


Lion dan sisilpun segera memakan makanan yang sudah dibeli Lee.


Lee melihat Sisil yang sangat menikmati baksonya sampa dia ikut menelan salivanya.


"bapak mau ini?tanya spontan Sisil setelah mendapati Lee yang melihatnya makan.


" tidak..kamu makan saja..."jawab lee cepat.


Sisilpun menyodorkan sendoknya berisi bakso kedepan Lee.


"bapak cobain ya.." pinta sisil.


Lee yang awalnya ragu akhirnya membuka mulutnya,menerima suapan dari Sisil.


"enak kan pak?" tanya sisil.


Setelah beberapa saat merasakan bakso dimulutnya.Lee mengangguk menjawab pertanyaan Sisil.


"yaudah sisil belikan buat bapak ya..tunggu disini..." ucap sisil.


"tapi sil...."


Belum selesai Lee bicara,sisil sudah berlari menuju stand penjual bakso.

__ADS_1


Tak lama sisil kembali membawa satu porsi bakso untuk Lee.


"bapak makan ya... biar kuat gendong Lion lagi", ujar sisil


Lee pun mematuhi ucapan gadis itu.pelan pelan pria itu menikmati baksonya.


Sisil terseyum melihat Lee yang akhirnya mau makan.


Akhirnya mereka sudah selesai makan dan melanjutkan berkeliling lagi melihat satwa satwa yang ada dikebun binatang tersebut.


Kali ini lee yang mengenggam tangan Lion.


Saat berjalan terdengar suara dering ponsel dari saku jaketnya.Lee segera mengangkat panggilan itu.


" hallo No ada apa?ucap Lee dengan nada datar pada Nino yang menghubunginya.


"ada sedikit masalah pak dengan kerja sama kita dengan Feeng grup.." ujar Nino dari ujung telpon.


"aku sedang dibogor sekarang,bisakah kau menghadle ya sementara.bilang saja pada mereka aku akan menemui mereka senen besok." ucap Lee tegas


"baik pak." ujar Nino menutup sambungan telponnya.


**apa paman Hui Feng ingin menjatuhkanku?**gumam Lee dalam hatinya.


Sisil yang mendengar percakapan bos dan asistennya itu merasa khawatir.apalagi melihat raut wajah Lee yang berubah.


"ada hal yang serius pk?" tanya spontan Sisil membuyarkan lamunan Lee.


"apa seharusnya bapak hari ini masuk kerja,?" tanya sisil yang masih penasaran.


"iya,aku sengaja hari ini cuti untuk menepati janjiku pada Lion.biasanya cuma hari minggu saja aku libur." ujar Lee tanpa menatap Sisil.


Sisil merasa tidak enak pada Lee meskipun bukan kemauannya pergi ketempat itu.tapi dia tak bisa membujuk Lion untuk membatalkan rencananya pergi hari ini.


"ayo jalan lagi Dad..." ucap Lion sambil menarik tangan Lee yang masih terdiam.


Tiba tiba hujan turun.dengan cepat mereka berteduh disebuah gazebo.


angin bertiup ckup kencang mengiringi hujan yang lumayan deras,membuat suhu menjadi dingin.


Sisil yang hanya memakai blus seketika merasa kedinginan.Sementara Lion memeluk tubuh sisil karena merasa ketakutan.


Sambil memeluk Lion Sisil mencengkeram kuat kedua lengannya.


Lee yang menyadari kalau Sisil kedinginan langsung melepas jacket nya dan memasangkannya ketubuh Sisil.


"pakailah...kau kedinginan kan?" ucap Lee yang membuat Sisil terdiam menatap Lee.


"tapi bapak hanya memakai kaos pendek,nanti bapak kedinginan juga." ucap Sisil yang berusaha menolak kebaikan Lee.

__ADS_1


"tenanglah Sil...aku bisa mengatasinya."ucapan Lee membuat sisil tenang.apalagi bisa berada didekat pria dewasa itu selama beberapa jam membuat sisil merasa nyaman mendapat sosok yang ia rindukan selama ini.


Dua jam hujan baru reda.mereka pun memutuskan untuk segera kembali karena hari mulai sore.


Dalam perjalanan pulang mereka hanya terdiam.Lion sudah tidur dipelukan Sisil.sementara Sisil yang sudah kelelahan hanya menyandarkan kepala dan tubuhnya dijok mobil.


Mata Sisil mulai terpejam karena rasa kantuk yang sudah mendera.


Hampir saja kepala Sisil terpentuk keca jendela mobil kalau saja Lee tidak menarik lengan Sisil.


Merasa khawatir Lee pun meletakkan kepala Sisil kedalam dadanya,Lee sengaja memeluk tubuh sisil dari sampiing agar tak terpentuk jendela mobil lagi.


Sisil dan Lion tertidur pulas dalam pelukan Lee.Seyum lebar terukir diwajah tampan Lee.serasa menjadi seorang suami sungguhan.


Pak Budi yang melihat pemandangan itu dari kaca spion depan hanya terseyum.ikut bahagia karena merasa selama ini atasan yang ia kenal itu hanyalah seorang pria yang dingin.


Lee begitu menikmati keadaan ini.bahagia rasanya berada didekat keponakan yang sangat ia sayangi dan seorang gadis cantik dan sederhana.


Setelah Dua jam lebih perjalanan akhirnya mereka sampai.


Mobil berhenti didepan pintu utama rumah mewah itu.


Lee mau tak mau harus membangunkan Sisil.


"Siil...sil bangun kita sudah sampai..." ucap Lee sambil menepuk ringan pipi sisil yang mulus.


Sisilpun membuka matanya pelan.merasakan kehangatan ditubuhnya karena berada dipelukan seseorang.


"aaaaaa....sisil sedikit berteriak saat menyadari dirinya yang memeluk tubuh Lee.


Dengan cepat Sisil menjauhkan tubuhnya dari Lee.


" Jadi dari tadi saya memeluk bapak ya...maaf pak saya sudah lancang."ucap Sisil sambil menahan rasa malu.


"jangan merasa tidak enak..kamu pasti kelelahan kan....yasudah ayo kita turun biar aku yang mengendong Lion." ujar Lee sambil mengangkat tubuh Lion dari pelukan Sisil.


Lee pun keluar sambil menggendong Lion yang masih tertidur diikuti Sisil dibekangnya.


Mereka menuju kamar Lion.Lee pun merebahkan tubuh Lion diranjangnya.


"sekali lagi saya minta maaf pak.." ujar Sisil pada Lee yang hendak keluar dari kamar Lion.


Lee hanya terseyum dan tiba tiba mencubit hidung sisil pelan.


"jangan memasang wajah imut seperti ini..dan jangan meminta maaf lagi padaku."


ucap Lee pelan sambil memandang Sisil lekat,membuat gadis itu sulit menelan salivanya.


Lee pun berlalu meninggalkan sisil yang masih mematung.

__ADS_1


Sisil lalu menyadari momen manis nya tadi bersama Lee.dia terseyum bahagia dan segera melangkah kekamar mandi untuk membersihkan diri.


__ADS_2