
Pagi hari tiba.Sisil dan Lee sudah selesai mandi bersama lalu sarapan.
Lee dengan pakaian formalnya menggandeng tangan Sisil keluar gedung hotel menuju sebuah restoran mewah.
Tempat dimana ia akan bertemu dengan seorang cliennya dari negara gingseng tersebut.
Seorang pria berjas sudah menunggu kedatangan Lee dan Sisil didepan Restoran.
"Selamat pagi Mr dan Mrs Lee,Silahkan masuk,Presdir kami sudah menunggu kehadiran anda,mari saya antar!" Ucap Pria berwajah oriental itu setelah mendekat kearah Lee dan Sisil tentu dengan bahasa inggris.
Lee yang menggenggam tangan Sisil berjalan mengikuti pria muda itu memasuki restoran elite tersebut
Sampailah mereka disebuah ruangan VVIP yang cukup luas.
Lee sudah tau kalo Presdir dari perusahaan yang akan berkerjasama dengannya itu adalah seorang wanita,sedangkan Sisil merasa terkejut Saat tiba diruangan itu disambut oleh seorang wanita yang cantik, berambut panjang dengan penampilan yang terlihat sexi dengan baju formalnya,lebih tepatnya wanita itu seperti artis idol Korea.
Wanita itu langsung mengulurkan tangannya pada Lee lalu pada Sisil dengan seyum cantiknya.
"Hallo Mr,Lee saya senang akhirnya kita bisa bertemu dinegara saya!" ucap wanita bernama Yoona tersebut,tentu dengan bahasa inggris.karena Lee tak bisa berbahasa Korea,ia hanya bisa bahasa mandarin,bahasa negara asal ibunya.
Lee terseyum sambil membalas uluran tangan wanita cantik tersebut.
"Saya juga senang bisa bertemu dengan anda nona Yoona.Kenalkan ini Istri saya,kami baru dua minggu yang lalu menikah.!" ujar Lee yang memperkenalkan Sisil.
Yoona sebenarnya sangat terkejut mendengar ucapan Lee,ia tak menyangka pria yang sudah lama dia tunggu kedatangannya dinegaranya itu ternyata sudah menikah,ia terlalu sibuk sampai tak mendengar kabar pria yang disukainya itu sudah menikah.
Iya Yoona sudah lama mengenal Lee dan juga Gerald.mereka dulu pernah menjalin kerjasama.Dan saat pertama bekerja sama itu Yoona langsung jatuh hati pada Sosok Lee,Hanya saja karena kesibukan dan jarak antara dua negara yang berbeda membuat wanita berusia 30 tahun ini tak bisa mendekati Lee.
Yoona mencoba bersikap biasa dan menetralkan wajahnya saat akan menyalami Sisil.
Tapi Sisil sudah merasa aneh dengan perubahan expresi wajah wanita itu saat suaminya bilang kalau dia sudah menikah.Sisil dengan jelas bisa merasa ada gurat kekecewaan dan kesedihan diwajah cantik wanita itu.
"Senang bertemu dengan anda Mrs,Lee!" ucap Yoona dengan seyum ramahnya.
Sisil membalas uluran tangan Yoona dengan anggukan kepala dan seyum cantiik yang tak kalah dengan cantik dengan Yoona.
Mereka pun duduk lalu menikmati.hidangan yang sudah disiapkan oleh Yoona.
Sesekali Yoona menatap lekat dan terseyum manis kearah Lee,Lee hanya bersikap biasa meskipun ia juga tahu bahwa wanita korea itu ada hati pada nya.
Lee terseyum sambil sesekali menjawab pertayaan Yoona dan bercanda.Saat makan pun Yoona dengan beraninya memberi lauk dipiring Lee.Lee hanya membalas dengan seyumanan.
Sementara Sisil mencoba bersikap tenang dan lebih memandang kearah lain.Meskipun hatinya sudah merasa cemburu karena semua interaksi antara Lee dan wanita itu tak pernah luput dari pandangannya.
Lee yang mengira Sisil tidak cemburu karena bersikap biasa didepannya langsung melanjutkan perbincangannya dengan Yoona soal kerja sama nya yang baru.
Sisil hanya bisa diam dan memainkan ponselnya karena jujur ia tidak terlalu pintar berbahasa Inggris.
Sisil hanya sesekali memperhatikan keduanya dengan wajah datarnya.
Puncaknya saat Yoona dengan berani membersihkan noda minuman dikerah kemeja Lee dengan tisu ditangannya,membuat Sisil dengan sekuat tenaga menahan emosinya dan hanya menghembuskan nafasnya kasar.ingin rasanya meninju muka wanita ganjen didepannya.
Entah kenapa setelah menikah dengan seorang Lee,Sisil menjadi sosok yang lebih berani.
__ADS_1
*Sepertinya wanita ini harus diberi peringatan,ia harus tahu posisinya**gumam Sisil saat dirinya sudah sangat kesal.
Cukup lama Lee dan Yoona berbincang masalah pekerjaan..
Saat Lee sedang berbincang dan sesekali bercanda dengan Yoona,Sisil tiba tiba menyandarkan kepalanya dibahu suaminya sambil berpura pura memijit keningnya.
Seketika raut wajah Yoona berubah menjadi terlihat kesal dan tak suka.
Otomatis Lee menghentikan perbincangannya dengan Yoona dan menoleh kearah istrinya.
"Sayang kau kenapa?" tanya Lee khawatir.
"Kepalaku agak pusing,,apa masih lama meetingnya?" ucap Sisil yang masih menyender dibahu Lee.
"pusing?Tahan dulu ya Sayang,aku selesaikan meeting ini dulu ini tinggal sedikit lagi!"
Sisil hanya mengangguk dan memejamkan matanya dan masih bersandar dibahu suaminya.
Tak lama Lee mengakhiri meetingnya dan langsung menjabat tangan Yoona.Ada raut kekecewaan saat Lee dengan cepat menyelesaikan kesepakatan mereka.
"Semuanya sudah deal nona Yoona,,Kalau begitu saya akhiri meeting kita.Saya harus secepatnya kembali kehotel,semoga kerja sama kita berjalan lancar dan senang bisa bertemu dan bekerja sama dengan anda!"
"iya Mr Lee,Saya harap kerja sama kita berjalan dengan baik terima kasih sudah datang kemari.sampai jumpa lagi!" ujar Yoona lalu melepaskan ukuran tangan Lee lalu menyalami Sisil.
Lee langsung menarik tangan Sisil beranjak dari ruangan itu.Lee merasa khawatir dengan kesehatan istrinya,Sementara Sisil terseyum kecil saat melirik kearah Yoona.
Yoona dengan perasaan sebal dan cemburu melihat kepergian suami istri tersebut.
Sampai hotel Sisil hanya diam saat melepas mantelnya lalu berdiri Dibalkon melihat pemandangan luar.
"Masih pusing?" tanya Lee.
Sisil terdiam untuk sesaat sambil terus menikmati suasana kota Seoul disiang hari.
Sisil melepas pelukan suaminya dan berbaring diranjangnya.
Lee mengerutkan dahinya.ini baru pertama setelah menikah Sisil mendiamkannya.
"Sayang...Masih pusing tidak?" ucap Lee yang sudah berbaring dibelakang tubuh Sisil sambil memeluknya.
Sisil berbalik menatap kedua manik mata suaminya lekat..
"Wanita tadi sangat cantik ya,seperti artis korea?" ucap Sisil datar.
Lee seketika terseyum simpul sambil mencubit pipi.istrinya.
"Auwww sakit..aku tanya cantik tidak wanita tadi??"
"Ternyata Istriku Cemburu ya??ya ampun!" ucap Lee dengan kekehannya.
"Dasar tidak peka...!" ucap Sisil cemberut.
"Apa pusing tadi hanya pura pura?" tanya Lre sambil mengangkat kedua alisnya.
__ADS_1
"Kau pikir apa?hemmm....senang ya dapat perhatian dari wanita cantik dan sexi.Apa sengaja suamiku ini mau balas dendam sama aku.atau suamiku ini hanya pura pura tidak tahu kalau wanita tadi ada hati!!" ucap.Sisil dengan wajah sebalnya yang memerah.
Cup....
Lee mencium kilat bibir Sisil yang menjadi candunya.
"Kau tahu kau lebih cantik jika cemburu seperti ini Sayang!" ucap Lee dengan tenangnya.
"Apa??Ah sudahlah aku mau tidur!"
Sisil dengan cepat membalikkan badannya lagi membelakangi Lee.
Lee merasa senang dan gemas dengan sikap cemburu istrinya.
Lee menggigit sedikit cuping Sisil.
"Ck.....bisa diam tidak?" ucap Sisil ketus.
Lee justru menciumi Tengkuk leher sisil yang wangi dengan penuh kelembutan.
"Hentikan aku bilang!" ucap Sisil sambil berbalik kearah suaminya.
Menatap tajam kearah mata Lee.
"Aku akui dia cantik dan Sexi tapi lebih cantik dan Sexi istriku ini,aku sedikitpun tak tertarik padanya!
" Hahh dasar pembohong.tadi disana seyum terus...!"
"Seyumku hanya sebatas hubungan pekerjaan sayang!"
"Benarkah?"
"Sayang Kau dengar Hanya kau yang mampu membangkitkan gairahku..bukan wanita itu!"
Blusssss pipi Sisil merona.
Sisil memalingkan wajahnya.
Lee terseyum memadang wajah Sisil dari samping dan sangat dekat.
"Sudah jangan marah lagi,Kita berolah raga siang saja ya sayang!"
Belum sempat Sisil menjawab.Lee sudah mencumbui wajah dan lehernya.
Lee seakan tak pernah puas dengan istrinya.
Sisil yang tadinya marah akhirnya bisa luluh dengan kelembutan Lee yang selalu memanjakannya dan selalu memberi kenyamanan padanya.
"Sudah ah...aku lelah!" ujar Sisil saat Lee meminta ronde tambahan.
"Yasudah kita lanjutkan nanti malam.!" ujar Lee dengan santainya yang masih berada diatas tubuh Istrinya.
Sisil seketika melotot kearah Lee.
__ADS_1
"Sayang!!!"
Lee sontak tertawa keras melihat istrinya terlihat sebal padanya.