Bukan Om Tapi Kekasihku

Bukan Om Tapi Kekasihku
Tak terduga


__ADS_3

Dukung terus karya autorya.....dengan vote dan berikan komentar kamu...jangan lupa juga baca novel pertamaku @ Hati putri dan sang Pengawal@......mksih...


Lanjut.......


Deg.......


Sisil seketika lemas dan tubuhnya laku.hatina menjadi sangat gugup setelah melihat wanita paruh baya didepannya.


"Nyonya..." ucappnya Lirih dengan mata yang belum bisa berkedip.


"kau Nona......" ucap Micelll dengan seyum simpul yang menutup guratan keriput halus yang berada diwajahnya yang membuat Lee dan Lion bingung melihat expresi mereka setelah saling berjumpa.


"apa mama sudah mengenal Sisil?" tanya Lee yang sedang duduk disamping Mamanya.


"Omma ini dia Momy nya Lion...." timpal Lion yang sudah menarik tangan Sisil untuk duduk disofa bersama Lee dan Micell.


"tadi sebelum kesini omma sempat mampir ketoko kue nona ini.....jadi ini Lion yang kau panggil Momy...."ucap Micell sambil menatap Sisil yang sudah menunduk merasa takut dan gugup.


" senang bisa berjumpa denganmu lagi nona...kenalkan aku Micell Zhang Han,mamanya Lee dan Feiluo juga ommanya Lion...kau bisa memanggilku tante Micell..."ucap Micel yang masih menatap Sisil intens.


Dengan perlahan Sisil mengangkat wajahnya dan terseyum simpul.


"saya Sisil tante....senang bertemu anda lagi." ucap Sisil sambil meremas remas kedua punggung tangannya.


Lee menyadari kalau gadisnya itu begitu gugup.hanya terseyum simpul.


"kau sudah datsng Sil...sudah berkenalan dengan omanya Lionn...?" ucap Feiluo yang baru saja turun dari lantai dua.


"iya Kak...."


"Lion sangat merindukanmu...bahkan semalam dia rewel mencarimu terus....lain kali kalau kau ingin pergi kau harus berpamitan dulu pada Lion,agar dia tidak mencarimu ..." ucap Feiluo.


Spontan Lee menjawab dengan wajah datarnya.


"Sisil tidak akan pergi lagi kak..."


Spontan membuat Micell menoleh kearahnya dengan wajah penasaran,feiluo hanya terseyum tipis karena dia merasa senang adiknya sudah memperlihatkan perasaannya.


Berbeda dengan Sisil yang menatap tajam kearah Lee,semakin merasa tidak enak didepan Micell.


''Sil tolong temani Lion bermain sebentar ditaman belakang ya lalu temani kakak memasak,kau mau kan...?ucap Fei yang ingin memberi waktu untuk Lee dan mamanya berbicara.


"iya Sayang....temanilah Lion,aku ingin bicara dengan mamaku dulu...." sontak semua orang terkejut dengan panggilan sayang Lee dan manatap keduanya secara bergantian.


Sisil memejamkan matanya sebentar sambil menampakkan wajah merahnya.**Duh nich orang ya panggil panggil sayang kok didepan orang banyak,apalagi ada mamanya.....ahhg aku pengen lari saja**gumam.Sisil dalan hati.sambil menggandeng tangan mungil lion menuju halaman belakang.


Sekarang tinggal ada Lee dan mamanya.


Sebenarnya Lee ckup gugup,tapi cepat atau lambat mamanya harus tahu.


"ada yang ingin kau jelaskan Lee?" tanya Micell yang menatap manik Lee.


"aku mencintainya ma......" ucap Lee jujur pada mamanya


Micell terseyum simpul mendengar pernyataan putra kesayangannya.dalam hatinya sedikit merasa Lega karena akhirnya setelah tiga tahun berlalu putranya bisa mencintai seorang gadis lagi.

__ADS_1


"Mama sudah tau,,,!!"


Lee menyerngitkan dahinya.


"dari mana mama tahu??''tanya Lee penasaran.


" Beberapa hari yang lalu Dilan menghubungi mama, katanya dia menemuimu tapi justru dia bilang kalau kau sudah punya calon istri...jadi mama kesini untuk memastikan itu...mama tambah yakin saat melihat mu membawanya...apa kau serius Lee?"


"jadi wanita itu yang mengadu....dasar.....


tentu aku serius ma....dia gadis yang berbeda dengan wanita wanita diluar sana...meskipun dia dari keluarga biasa.sikap nya yang membuat aku tak bisa melepaskannya ...apa mama keberatan jika aku bersama wanita dari keluarga biasa?" tanya Lee dengab wajah seriusnya."


"Mama tidak pernah menilai orang dari status atau kedudukannya Lee...apa dia juga mencintaimu?dan berapa umurnya...?sepertinya dia masih sangat muda!"


"aku akan berusaha membuat dia mencintaiku ma...umurnya memang masih 19 thn ma...dan aku sudah mempertimbangkannya.''jawab Lee dengan tegas.


" Wah....putraku ternyata pintar ya mencari daun muda....apa kau tidak takut dianggap Fedofil ...?"tanya Micell dengan terkekeh.


"sebenarnya aku agak minder dengan usiaku yang jaraknya terlampau jauh darinya ma...tapi aku mencoba menepisnya...apa mama mengijinkan Lee bersamanya??tanta Lee dengan tatapan yang penuh arti.


" Asal kau bahagia Lee,mama akan selalu mendukungmu....mama akan Lihat kedepannya bagaimana sikap dan sifat gadismu itu...semoga mama tambah menyukainya...."ucap Micell yang sebenarnya dari awal sudah menyukai sikap Sisil yang Lembut dan baik.


"Makasih mah....tapi aku butuh bantuan mama untuk menyakinkan papa...." ucap Lee dengan nada yang menujukkan kekhawatirannya.


"mama akan bantu sebisa mama.."


"makasih banyak ma...."ucap Lee lalu memeluk tubuh mamanya.


saat itu Sisil sudah berada didapur bersama feiluo memasak untuk makan malam.


Sisil tak bisa diam menyembunyikan kegugupannya didepan kak Fei.


"tenanglah Sil nanti kalau kau sudah mengenal mamaku kau pasti akan merasa senang..mamaku tidak sekaku yang kau kira sil....percaya pada kakak..okey...."


Sisil hanya mengangguk dan fokus pada masakannya.


Tak lama makanan sudah siap dimeja.


Semua makan bersama.Lee duduk disamping Sisil.sedangkan Micell duduk didepan Lee bersama Feiluo.sedangkan Lion sudah berada didekat Sisil.


Micell pun merasa senang melihat beraneka makanan tradisional didepannya.


"Wah kelihatannya lezat....sudah lama mama tidak memakan makanan seperti ini...!"


"ini yang masak Sisil loh mah...." ucap Feiluo.


Sisil merasa gugup saat Micell mencoba masakannya.tangan Lee pun mengenggam kuat jemarinya dibawah meja.


"maaf tante kalau tidak enak....Sisil baru belajar masak.." ucap Sisil merendah...,


"ini sangat Lezat Sil..tante suka.....kamu masih muda udah pinter masak ya...nanti suami kamu pasti betah dirumah..." ucap Micelll spontan.


Bluuss


Seketika pipi Sisil merona.dia hanya bisa menunduk.

__ADS_1


Setelah selesai makan malam Lee berpamitan untuk mengantar Sisil pulang keapartemennya.


"mah,Lee sama Sisil kembali keapartemen dulu,besok Lee akan pulang cepat dan membawa Sisil kesini lagi." ucap Lee yang sudah duduk bersama dengan semuanya disofa ruang tengah.


"apa Sisil tidak menginap disini saja.." tanya Micell dengan seyumnya.


Lee sebenarnya tidak menolak tawaran mamanya,tapi Lee ingat bahwa Sisil masih sangat gugup didepan mamanya.dia merasa kasihan jika gadisnya itu belum nyaman.


''Lain kali saja ma,Sisil akan menginap disini.untuk sekarang buar dia diapartemen dulu..."jawab Lee pelan.


"Tapi kalian tidak boleh macam macam ya disana...." ucap Micell memperingatkan putranya...


"tenang saja ma...aku sudah berjanji pada Sisil sebelum hubungan kami resmi aku tidak akan berbuat macam macam" ujar Lee tegas.


"mama percaya padamu Lee.


"Momy pulang dulu ya tampan,besok mami kesini lagi.kamu jangan rewel okey...." ucap Sisil sambil memekuk tubuh mungil Lion sebelum keluar dari kediaman Han.


"iya mom....Lion tunggu...."


Sisilpun memberi hormat pada Micell dan Feiluo dengan menunduk.


"Terima kasih atas kebaikan tante Sisil pamit dulu,sampai bertemu lagi..."


Micel hanya terseyum membalas ucapan Sisil.


",bagaimana ma....sisil gadis yang baik kan?"tanya Feiluo setelah melihat keduanya berlalu.


" iya Fei,dia gadis yang lembut,mama suka..."Ucap Lirih Micell yang masih bisa didengar putrinya itu.


Lee segera menggenggam jemari Sisil menuju mobilnya.


Tak lama mereka sampai diapartemen mewah itu.


"Sisil mandi dulu pak....lalu tidur,Sisil sangat lelah." ucapnya sambil langsung masuk kekamar.


"iya sayang.aku juga akan mandi dulu dikamar lain." ucap Lee lalu masuk kekamar tamu.


Sisilpun segera merebahkan dirinya diranjang setelah selesai mandi.


Tak lama dirinya terjengat kaget merasakan tangan kekar Lee sudah melingkar dipinggangnya.memeluk tubuhnya dari samping.


Detak jantung mereka berdetak sama sama kencang.


"Lepasin Sisil pak...harusnya bapak tidur dikamar tamu...!" ucap Sisil sambil berusaha untuk bangun tapi kekuatanLee sungguh besar Sisil hanya bisa pasrah.


"Diam sayang...aku hanya ingin memelukmu,mencium harum mawar ditubuhmu,itu sudah menjadi candu untukku sayang....aku tak bisa tidur kalau belum mencium aroma tubuhmu..." ucap Lirih Lee didepan telinga Sisil.


Hati sisil berdesirrr kuat....dia merasakan nyaman berada dipelukan pria dewasa itu.


Perlahan mata sisil terpejam karena memang dia sudah sangat ngantuk dan lelah.


Lee yang merasakan nafas Sisil sudah tenang tau kalau gadisnya itu sudah terlelap Tidur.


"mimpu indah sayangku.." ucap Lee sesudah mencium pipi Sisil lembut dan memeluknya kembali.Lee juga mulai tertidur dengab perasaan bahagianya.

__ADS_1


__ADS_2