
Hari terlihat sangat cerah secerah kedua hati calon pengantin yang akan melakukan janji suci siang ini.
Suasana ballroom hotel bintal lima yang sudan disulap dengan begitu indahnya dengan dekorasi yang menawan sudah terlihat mulai ramai dengan hadirnya satu persatu tamu ditempat mewah itu.
Hotel bintang lima yang juga merupakan salah satu aset dari keluarga Han yang akan menjadi tempat bersejarah sekaligus saksi bisu acara saklal itu.
Terlihat Lee yang sudah nampak begitu tampan dan menawan dengan balutan Tuxedo putih yang melekat sempurna ditubuhnya sedang berdiri didepan kaca disalah satu kamar hotel.Jas itu begitu memperlihatkan bahu dan dadanya yang bidang.begitu sempurna membuatnya semakin terlihat manly,cool dan keren.
"Sudah siap bos??Anda harus keluar menemui para tamu dulu sebelum acara dimulai!" Ujar Nino yang sudah masuk kekamar mempelai pria itu.
"Sudah,,ayo kita keluar!!" ucap Lee mantap,meskipun tak dapat dipungkiri hatinya sangat merasa gugup dan deg"an.
Kedua pria tampan itu menuju tempat acara.
Dengan seyum tampannya,Lee menemui dan menyalami tamu tamunya.Para Tamu wanita begitu terpesona dengan ketampanannya,mereka harus mendengus kesal,karena pada kenyataannya pria tampan ini sebentar lagi akan melepas masa lajangnya.
Semua keluarga dan teman teman dekat kedua mempelai juga sudah hadir dan duduk ditempatnya masing masing.
Disalah satu kamar hotel,Sisil juga baru saja selesai dirias oleh para MUA handal.yang khusus dipesan oleh Feiluo.
Sisil bahkan tak percaya dengan apa yang ia lihat lewat pantulan cermin didepannya,seperti bukan dirinya.
Sisil begitu sangat cantik dengan polesan make up yang tak terlalu tebal dengan rambut yang dikepang memutar dengan rambut bagian belakang masih tergerai indah,terdapat hiasan kepala yang begitu cantik yang terbuat dari batuan warna warni.Sedang kan gaun putih yang begitu terlihat mewah karena pas ditubuhnya tanpa lengan dengan potongan bagian dada rendah membentuk huruf V memperlihatkan indahnya bahu jenjangnya dan sedikit buah dadanya.Bagian perut sampai pinggang ketat sedangkan dari bawah pinggul melebar menjuntai kebawah hingga menyentuh bawah dengan belahan samping yang setinggi paha.membuat penampilan Sisil bukan hanya terlihat anggun tapi juga sexi.
"Waowww kau seperti bukan Sisil,sangat cantik.pasti Pak Lee tak bisa berkedip kalau melihatmu nanti Sil!" ujar Dina yang baru saja masuk bersama Jino.
Mereka berdua terheyak setelah melihat Sisil dari atas sampai bawah.benar benar sempurna pikir mereka.
"Iya Kak,kau sangat menawan,,pasti Kak Lee semakin tergila gila padamu!" ujar Jino yang semakin membuat pipi Sisil merona.
"Sudah jangan menggodaku,bikin aku tambah gugup saja kalian ini.!" ujar Sisil yang menyembunyikan segala rasa dihatinya.bahagia,takut,gugup menjadi satu.
"Kau harus bisa tenang ya Sil,meski aku tahu kau sangat gugup.Kami kesini untuk menjemputmu.Aku yang akan dibelakangmu memegang ekor gaunmu sedangkan Jeno akan menggandengmu hingga sampai pada Pak Lee karena dia saudara laki lakimu." jelas Dina tenang.
"Iya kak ayo,,acara segera dimulai.Jeno yang akan menjadi pendamping Kakak untuk menyerahkan Kakak pada Kak Lee nanti didepan altar.Apa kau sudah siap Kak?" Tanya Jeno menyakinkan Sisil.
"Iya Aku sudah siap Jen...!"jawab Sisil mantap.
Jeno pun menggenggam tangan Sisil kuat membantunya berdiri lalu mengandeng tangan Kakaknya berjalan pelan ketempat acara dimulai.
Terlihat Lion juga sudah sangat tampan dengan jas hitamnya bersiap membawa bucet bunga berjalan didepan pengantin wanita.
Sisil mengambil nafas dalam lalu mengeluarkannya pelan sesaat sebelum memasuki tempat luas itu.
" Tenang Kak dan tetap terseyum...!"bisik Jeno mengingatkan Sisil.
__ADS_1
Iringan penganti wanita pun sudah memasuki ruangan mewah nan luas itu.Semua tamu berdiri dengan pandangan tertuju pada sosok penganti Wanita yang berjalan pelan.
Semua tercengang dengan Sosok Sisil yang terlihat begitu cantik,anggunn dan sexi.sangat berbeda dengan Sisil yang biasanya.Aura nya sangat mempesona hingga membuat para hadirin tak bisa berkedip.Feiluo terseyum puas dengan hasil kerja kerasnya.
Bukan hanya para hadirin yang terpesona,Seorang Lee yang berdiri didepan Aktar dengan Nino sebagai pendampingnya juga hampir tak bisa menelan ludahnya sendiri melihat sosok Sisil yang berjalan mendekatinya.pandanganya tajam tertuju pada gadis yang sebentar lagi menjadi istrinya.
Sampai didepan Altar.
"Aku serahkan Kakakku satu satunya,Saudara kandungku Beifren Cecilya Wijaya padamu Pak Lee Zhang Han untuk kau jaga dan cintai dengan segenap hatimu!" ujar Jeno mantap sambil menyerahkan genggaman tangan Sisil untuk digenggam Lee.
Lee mengganggukan kepalanya sebelum Jeno kembali kekursi hadirin.
Lee menggenggam erat tangan Sisil sambil dengan pelan menaiki altar panggung tempat mereka mengingat janji suci.
Lee memandang Sisil lekat dengan tatapan yang tak bisa terbaca,membuat Sisil tak berani menatapnya.
''Kau begitu cantik Sayang,aku hampir tak mengenalimu..!"bisik Lee disamping wajah Sisil.
Blusss.....Pipi Sisil merona.Debaran jantungnya semakin kuat.
Sisil juga terpaku dengan ketampanan Lee yang kali ini terlihat berbeda.Semakin membuatnya semakin cinta dengan pria dewasa itu.
Tak butuh waktu lama mereka sudah selesai mengucap dan mengikat Janji suci.
Semua hadirin sangat merasa lega.Apalagi nyonya Micell dan Tuan Xian juga ibu Sita yang begitu bahagia dengan pernikahan putra mereka.
Pria tampan itu mencium lembut bibir Sisil untuk beberapa saat hingga suara tepukan para hadirin menghentikan ciuman hangat itu.
Lalu giliran mempelai wanita melempar bucet bunga kebelakang dengan badan memunggi para tamu lajang yang sudah berkumpul.
Dan Hap......bucet bunga itu berhasil ditangkap oleh Daren.Spontan Dina merona dan terlihat sangat bahagia semoga saja ia segera menyusul sahabatnya.karena sekarang Daren sudah menjadi kekasihnya.
Acara dilanjutkan dengan acara makan makan dengan sebelumnya para tamu satu persatu memberi ucapan selamat pada sepasang pengantin terlebih dahulu.
"Selamat ya Sil,sekarang aku lega kau bahagia bersama Lee.semoga kalian selalu bahagia!" ucap Daren yang menyalami Sisil lalu Lee dengan pelukan khas pria.
"Terima kasih Tuan Daren." jawab Sisil dengan seyum cantiknya.
"Terima kasih Daren Atas doamu!" ujar Lee.
"Iya ,Selamat ya Sil,Pak Lee...aku ikut berbahagia,,cepat beri kami keponakan yang lucu ya!" ucap Dina yang sengaja menggoda Sisil.
Sisil melotot kearah Dina lalu melirik kearah Lee yang sudah terseyum.
"Kau tenang saja nona Dina,Secepatnya kau tunggu saja kabar baik dari kami.Aku akan bekerja keras untuk hal satu itu!" jawab Lee dengan entengnya yang langsung diberi Sikutan keras didadanya oleh Sisil.
__ADS_1
"Aowww Sayang Sakit....!" ujar Lee sambil meringis kearah Sisil yang terlihat sangat malu.
Setelah Daren dan Dina berlalu.
Denis menyalami mereka,Sisil yang merasa tidak enak berusaha bersikap wajar.
"Selamat ya Sil,Pak Lee.Semoga pernikahan kalian langgeng.Tlong jangan pernah kecewakan Sisil ya pak.!"
Spontan Kata kata Denis membuat Lee sedikit kesal dan marah.Dengan cepat Sisil yang memahami perubahan expresi wajah suaminya segera menggenggam erat tangan Lee untuk menenangkannya.
"Terima kasih ya Kak Denis atas doa dan bantuannya selama ini.Semoga Kak Denis cepat menyusul...!" ujar Sisil bersikap tenang.
Denis terseyum kearah Sisil dengan pandangan sendu yang tak bisa disembunyikan.Dan itu tak luput dari perhatian Lee yang tajam.
"Terima kasih dan Kau tenang saja aku jamin Sisil akan bahagia bersamaku Tuan Deniz...!" ujar Lee dengan tegas.
"Aku tidak suka melihat tatapannya padamu Sayang...!" Ucap Lee lirih saat Deniz sudah berlalu.
Sisil hanya menggelengkan kepalanya.Ia sangat sadar suaminya sedang sangat cemburu.
Tak lama Pak Agung dan Dimas toko Bakery menyalami Keduanya disusul teman teman Sisil dari kantor Dina.
Sisil menengang saat Dilan muncul menyalami mereka.
"Aku harap pernikahan kalian bertahan lama!" ujar Dilan penuh kesombongan.
"Semoga kau juga cepat bertemu dengan jodohmu Dil,!jawab Lee yang menatap tajam Dilan.
Dilan hanya terseyum sinis lalu mendekat kesamping telinga Sisil.
" Aku yakin kau tak akan bisa memuaskan Lee diranjang sepertiku...!"bisik Dilan yang langsung membuat Sisil tertegun sesaat.
"Terima kasih sudah mengingatkan nona Dilan,Aku pastikan suamiku tak akan merasa kecewa padaku!" jawabnya dengan penuh percaya diri membuat Dilan terlihat sebal lalu berlalu begitu saja.
Lee yang kaget dengan ucapan Istrinya merasa penasaran dengan apa yang dikatakan Dilan tadi saat berbisik.
"Apa yang dia katakan Sayang?"
"Bukan Apa apa ..!" jawab Sisil dengan wajah datarnya.Membuat Lee semakin penasaran.
Setelah semua tamu menyalami kedua mempelai dilanjutkan dengan jamuan makan.kedua mempelai juga sudah berbaur dengan para tamu.
Lee juga mengenalkan beberapa rekan Bisnisnya pada istrinya.
Hingga tak terasa waktu sudah malam acarapun baru selesai.Para tamu pun berangsur meninggalkan tempat itu satu persatu.Feiluo mendekati Lee dan Sisil yang sudah sangat terlihat kelelahan karena sudah hampir seharian berdiri dengan sepatu hak tinggi.
__ADS_1
Menyuruh keduanya untuk segera beristirahat dikamar president suit yang sudah ia siapkan.