Bukan Pemilik Asli

Bukan Pemilik Asli
47. Ide Yang Tiba-tiba Muncul


__ADS_3

Masa observasi Nyssa dinyatakan selesai oleh dokter Rena, hasil CTG 2 hari terakhir menunjukkan detak jantung bayi sudah kembali normal. Sehingga Nyssa diperbolehkan pulang hari ini. Keadaan Nyssa dan kandungannya sudah stabil, tetapi pemeriksaan berkala 2 minggu sekali tetap dijadwalkan untuk memantau perkembangan janin.


Azmy berterimakasih kepada dokter Rena, dan akan mengikuti arahannya.


Sudah 1 minggu ini Nyssa berada di kediaman mereka dan menempati kamarnya yang dahulu. Nyssa masih belum begitu nyaman tinggal di kamar utama mereka. Azmy tidak mempermasalahkannya, ruangan mereka jadi satu. Mau dimana pun Azmy menurut pada keinginan Nyssa.


Sekarang Nyssa sedang fokus di depan laptopnya, ada beberapa tugas yang perlu dikirimkan kepada dosen hari ini. Berkat bantuan Azmy, tugas-tugas Nyssa lancar dikerjakan.


Azmy sudah melarangnya mengerjakan tugas, fokusnya sekarang adalah beristirahat. Namun Nyssa tetap ingin menyelesaikan tugasnya agar tidak tertinggal dan harus menambah semester depan untuk mengulang mata kuliah.


Semua tugas sudah ia kirimkan, kemarin Nyssa meminta izin agar diberikan tugas secara daring untuk sisa semester ini. Karena Nyssa tidak bisa mengikuti kelas dengan keadaannya sekarang ini. Beberapa dosen memahami keadaannya sehingga mengijinkannya mengikuti mata kuliah secara daring. Hanya 2 dosen yang tidak mau tahu, bagaimana pun caranya Nyssa harus mengikuti kelas.


Mau tak mau, Nyssa akan tetap mengikuti 2 kelas tersebut selama semester ini.


Azmy mengawasi istri kecilnya dari CCTV, ia sudah memasangnya di kamar yang ditempati Nyssa. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya selama menjaga Nyssa, mengharuskannya pergi ke perusahaan. Beberapa rapat dengan klien sudah diundurnya, menyebabkan proyek luar kotanya juga ikut mundur. Hari ini ia akan pergi melakukan survei persiapan di luar kota selama beberapa hari.


Azmy meminta Rara mengawasi dan menjaga Nyssa, sedangkan Mami Sita bertanggung jawab menemani Nyssa.


Kegiatan Nyssa hanya berkutat di rumah, memasak, makan, tidur, mengerjakan tugas kuliah dan kuliah 2 kali dalam seminggu. Sampai hari kelima, Azmy pulang dengan penampilan yang berantakan. Nyssa merasa sedih dengan keadaan suaminya saat ini. Bulu halus tumbuh diwajahnya, kantung mata, lengan kemeja yang terlipat sembarangan, dasi yang longgar dan 2 kancing terbuka.


Nyssa menyiapkan air hangat untuk suaminya, menyiapkan baju ganti. Saat Azmy berendam di dalam bathtub, Nyssa meletakkan irisan timun dimatanya dan mencukur bulu-bulu halus di wajahnya.

__ADS_1


Azmy menikmati perlakuan istri kecilnya dengan senang hati. Baru 5 hari tidak bertemu, membuatnya kerja seperti orang gila demi mempercepat urusannya. Sampai-sampai tidak memperhatikan penampilannya. Dan saat melihat Nyssa rasa lelahnya menguap begitu saja. Melihat istri kecilnya yang lebih berisi membuatnya semakin gemas. Tetapi Azmy harus menahan hasratnya, dokter menyarankan agar kegiatan intim mereka lakukan setelah Nyssa melewati trimester 1.


Selama itu pula, ia hanya bisa mencumbu istri kecilnya tanpa penyatuan. Tidak masalah baginya, Azmy sudah siap dengan segala konsekuensinya. Yang diinginkannya adalah keselamatan istri juga kedua anak mereka.


"Sayang, besok jadwal kontrol dua malaikat kita." kata Azmy, saat Nyssa sudah selesai mencukur.


"Ya, apakah sudah selesai semua? Jika tidak, bisa kita undur." Nyssa mengambil irisan timun, dan mulai memakaikan sabun cuci muka untuk suaminya.


"Tidak sayang, besok kita menengok dua malaikat kecil kita. Masalah perusahaan sudah bisa dikerjakan Leon sendirian." jelas Azmy.


"Baiklah,, cepat selesaikan mandinya. Aku ke dapur dulu untuk ambil makanan dan minuman hangat." Nyssa akan beranjak dari kamar mandi namun di cegah Azmy.


"Ahh.. basah jadinya." Nyssa yang terkejut spontan memukul lengan suaminya.


"Tak apa sayang, kita bisa mandi bersama." Nyssa mengerti keinginan suaminya.


"Suamiku, jangan memulai jika nanti kamu yang akan tersiksa."


"Sayang, aku punya ide." Seketika seringai Azmy terbit, Nyssa merasa merinding.


Azmy segera ******* bibir istri kecilnya. Tangan Nyssa yang berada di dadanya, dituntun nya kebawah. Di Sana Azmy mengajari Nyssa memuaskan nya. Meski ia sudah siap dengan konsekuensinya, tetap saja kebutuhan biologisnya ada. Apalagi tubuh Nyssa yang semakin berisi, semakin menggodanya. Azmy sudah sangat tersiksa sejak Nyssa berada di rumah sakit sampai sekarang. Tiba-tiba saja ide tersebut muncul.

__ADS_1


Nyssa mengikuti gerakan tangan Azmy, ia mengerti keinginan suaminya sehingga memaklumi kelakuan Azmy sekarang ini. Jika menolaknya Nyssa merasa akan berdosa tidak bisa memenuhi keinginan suaminya. Mungkin ini akan berlangsung sampai dokter mengizinkan kegiatan intim mereka.


Azmy sudah membuka baju Nyssa, kini beralih ke dada Nyssa yang semakin sintal. Dengan begini ia sudah bisa melakukan pelepasan. Setelah merasa lega, Azmy membantu Nyssa mandi dan mereka pun keluar kamar mandi dengan Nyssa yang berada dalam gendongan Azmy.


Mereka sedang menikmati makan malam di meja makan. Nyssa merasa ada yang terlupakan, sampai dering ponselnya yang memperlihatkan nama Alexsa. Barulah ia ingat, jika besok adalah pernikahan Alexsa dan Edward.


Nyssa mengangkat telepon Alexsa yang mengingatkannya agar datang di acara mereka yang akan dilaksanakan di rumah Edward. Nyssa mengiyakannya, kemudian memutuskan sambungan.


Nyssa mengingatkan Azmy jika besok adalah pernikahan Alexsa, mereka berdua sama-sama lupa dengan acara pernikahan tersebut. Padahal baju seragam yang akan dikenakan saat acara sudah dikirimkan Alexsa saat menjenguk Nyssa di rumah sakit.


Akhirnya Azmy menghubungi dokter Rena untuk melakukan pemeriksaan malam hari, karena siang harinya mereka menghadiri acara Alexsa. Dokter Rena tidak keberatan, meminta Azmy untuk langsung datang ke klinik pribadinya dan mengirimkan alamatnya. Karena hanya pagi sampai siang dokter Rena berada di rumah sakit. Azmy mengucapkan terimakasih kepada dokter Rena.


Selesai makan, Nyssa mengajak Azmy jalan-jalan menuju kolam koi yang ada ditengah mansion. Nyssa mengenakan sweater, karena cuaca sendang dingin setelah diguyur hujan.


Azmy menggandeng tangan Nyssa sepanjang jalan, pelayan yang ada di mansion sudah terbiasa dengan sikap Azmy yang hangat hanya kepada istrinya. Jadi mereka akan menghindar jika melihat mereka sedang berdua. Azmy paling tidak suka diganggu jika sedang berdua dengan Nyssa.


Mereka duduk di salah satu gazebo, Azmy memeluk Nyssa dan menceritakan masa kecilnya saat terjatuh ke dalam kolam koi. Nyssa mendengarkan dengan sesekali tertawa. Sampai akhirnya terlelap, Azmy menggendongnya untuk kembali ke kediaman mereka.


Di tempat tidur, Azmy mengelus perut istri kecilnya yang semakin hari semakin buncit. Kini ukurannya sudah memenuhi kedua telapaknya. kurang dari 2 minggu trimester 1 Nyssa akan terleqwati. Kata dokter, lonjakan ukuran perut akan terjadi di trimester 2 dan 3. Nyssa akan semakin tidak nyaman bergerak nantinya.


Azmy membisikkan kata-kata kepada anak mereka di dalam perut, agar tidak menyusahkan ibu mereka. Azmy berdoa, mereka berdua sehat saat pemeriksaan nanti. Azmy mencium perut Nyssa, dan ikut menutup matanya menyusul istri kecilnya.

__ADS_1


__ADS_2