
Sudah 3 hari ini, Azmy dan Aeesha keluar masuk NICU untuk menjenguk dia malaikat mereka. Dokter masih belum melepas alat bantu nafas mereka, jadi ASI Nyssa hanya dapat masuk lewat selang. Azmy dan Nyssa juga belum bisa menimangnya.
Azmy sudah memberikan nama untuk kedua malaikatnya, Zayn dan Zayden yang mengikuti nama belakangnya Al Fatah. Si kecil Zayn adalah yang pertama keluar, mempunyai titik hitam dibawah mata kanannya. Sedangkan Zayden yang keluar selang 10 menit tidak ada. Ini memudahkan mereka membedakan satu sama lain.
Mami Sita dan Papi Agam sudah melakukan syukuran untuk kedua cucunya di yayasan milik Mami Sita dan Nyssa. Mereka juga antusias menghias kamar untuk kedua cucunya di kediaman Azmy. Kamar yang digunakan Nyssa sebelumnya dirombak menjadi kamar bayi dengan nuansa biru dan hijau lengkap dengan pernak-pernik seperti box bayi, bouncer, kursi makan, mainan dan lain-lain yang bernuansa biru dan hijau. Biru pilihan Mami Sita dan hijau pilihan Papi Agam. Azmy dan Aeesha menurut saja dengan mereka, karena mereka fokus menemani si kembar di rumah sakit.
Setiap Mami Sita menambahkan perlengkapan bayi kembar, selalu mengirim fotonya kepada Nyssa. Sampai tak terasa mereka sudah satu minggu di rumah sakit, Mami Sita sudah selesai menata kamar dan sekarang menemani Nyssa diruang perawatan. Nyssa baru saja selesai menjalani operasi bahu 3 hari yang lalu, setelah operasi dokter memperkirakan akan butuh waktu 2 sampai 3 bulan untuk penyembuhan. Butuh waktu setengah bahkan 1 tahun untuk bisa digunakan dengan normal kembali. Aeesha menerimanya, paling tidak ia masih bisa menggendong anaknya kelak.
Hari ini, mereka akan pulang ke mansion. Berat badan anak mereka mengalami kenaikan yang signifikan dan pernafasan mereka sudah stabil, jadi dokter mengizinkan mereka pulang. Dan melakukan kontrol sebulan sekali.
Mobil memasuki mansion, kepala pelayan menyambut mereka dengan dua stroller. Selama perjalanan Zayn ada dalam dekapan Mami Sita, sedangkan Zayden ada didalam dekapan Azmy. Mereka meletakkan kedua bayi itu kedalam stroller, yang kemudian didorong perlahan menuju kediaman Azmy.
__ADS_1
Aeesha merasa takjub saat memasuki kamar yang dulu ia tempati berubah menjadi kids care. Tempat tidur tidak dipindahkan, tetapi ada tambahan dua box bayi disampingnya. Meja nakas dan meja rias diganti menjadi lemari dan rak yang berisi keperluan bayi juga lemari es kecil untuk menyimpan ASI. Walk in closet penuh dengan stock baju dan kebutuhan lain. Bath Tube yang awalnya berbentuk oval, berubah menjadi persegi tanpa siku dengan 2 shower. Mami Sita benar-benar totalitas menyiapkan keperluan kedua cucunya.
Kedua malaikat itu diletakkan kedalam box masing-masing, mereka masih tidur nyenyak. Mami Sita meminta kepala pelayan mengantarkan makanan untuk Nyssa secara berkala dengan gizi yang lengkap. Tidak lupa susu almond yang sudah dibelikan Mami Sita khusus untuk melancarkan ASI. Karena setiap 2 jam Nyssa harus menyusui anak-anaknya dan juga memompa ASI untuk disimpan.
Azmy sedang berada di ruang kerja bersama Leon. Laporan perusahaan perlu ia selesaikan hari ini. Sedangkan Aeesha sudah terlelap dikamar bersama si kembar. Mami ikut menginap di kediaman Azmy, agar mudah membantu Nyssa. Bisa saja Mami meminta Azmy dan Nyssa tinggal di mansion, tetapi tidak dilakukan Mami Sita karena mengingat jika ada acara, maka pihak keluarga akan menginap di mansion.
Aeesha terbangun dari tidurnya mendengar bayinya menangis, segera ia mengangkat Zayn dengan satu tangan pelan-pelan agar segera diam tidak membangunkan Zayden. Meletakkannya perlahan ditempat tidur, setelah dicek ternyata popoknya masih aman. Berarti Zayn harus, ini adalah pertama kalinya ia akan menyusui anaknya. Karena Aeesha sudah berpengalaman, jadi ia tidak kesulitan. Kesulitannya ada pada tangan kirinya yang masih menggunakan arm sling.
Saat Azmy memasuki kamar, ia melihat Aeesha kesulitan ingin mengangkat Zayn kecil. Segera ia mencuci tangannya dan melepas bajunya menghampiri Aeesha. Ia mengambil alih Zayn dan meletakkannya di dada dengan posisi berdiri agar Zayn bisa sendawa. Setelah terdengar sendawa Zayn, Azmy meletakkannya di box bayi. Zayden kecil terlihat gelisah di box nya, Azmy mengangkat Zayden kecil dan membawanya ke dekat Aeesha. Aeesha mengatakan akan menyusuinya, tetapi perlu bantuan suaminya untuk memegangi Zayden. Karena sekarang gantian payudara kirinya yang harus di susu. Jika tidak, *********** akan kencang sebelah. Jadi, Azmy memposisikan dirinya di belakang Nyssa, tangannya memeluk ke depan untuk menopang Zayden kecil dan mengganjalnya dengan bantal. Aeesha mendekatkan putingnya yang langsung dilahap oleh Zayden kecil.
"Bagaimana rasanya sayang?" Tanya Azmy yang merasakan dorongan hasrat. Ia tidak bisa melihat bagian tubuh istri kecilnya terbuka sedikit. Padahal ia harus bersabar dan mengalah.
__ADS_1
"Biasa saja." Jawab Aeesha yang tidak menangkap maksud suaminya.
"Sayang.." Azmy mengecup bahu Nyssa.
"Jangan mulai suami, Zayden kecil masih menyusu." Azmy terpaksa diam. 20 menit kemudian, Zayden kecil melepaskan ****** Nyssa. Azmy segera melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya pada Zayn.
Setelah itu, Aeesha meminta tolong untuk mengambilkan pompa ASI, Azmy pun menyiapkan pompa dan botol ASI. Azmy membantu Aeesha memompa ASI, kegiatan ini sudah ia lakukan sejak kelahiran Zayn dan Zayden. Istri kecilnya masih belum bisa menggerakkan tangan kirinya, jadi semua ia yang melakukannya. Aeesha menyempatkan mencium pipi Azmy yang sedang memindahkan ASI kedalam botol ASI. Azmy tersenyum dengan tanda Terima kasih Aeesha. 2 botol ASI sudah disimpan kedalam kulkas dan peralatan sudah disterilkan dan disimpan.
Azmy membawakan baju ganti untuk Aeesha, membantu Aeesha melepaskan baju. Tapi, sebelum itu ia menikmati apa yang menjadi haknya. Aeesha tidak keberatan, suaminya juga butuh dirinya setelah selama 1 minggu ini lelah mengurusnya dan si kembar. Hanya mengingatkan agar tidak membuat tanda, Aeesha membantu Azmy pelepasan. Setelah pelepasan Azmy masih mencium lama istri kecilnya, ia tersenyum puas, istri kecilnya tahu keinginannya dan tidak mengecewakannya. Meski tidak bisa memuaskannya karena masih dalam masa nifas.
Mereka pun mandi bersama, dan makan bersama diruang makan. Zayn dan Zayden dijaga oleh Rara. Mereka tidak menyewa perawat untuk anak mereka karena kata Mami Sita itu bisa menumbuhkan bound antara anak dan orang tua. Jadi Mami Sita dan Rara yang akan menjaga si kembar saat Nyssa akan makan atau kegiatan lain.
__ADS_1