
Pagi menyingsing di ufuk timur, Nyssa yang terlelap bangun dari tidurnya.
Saat mengedarkan pandangannya, dirinya sedang berada di atas tubuh suaminya. Nyssa menepuk-nepuk pipi Azmy agar segera bangun, waktu sholat subuh tidak banyak lagi.
Azmy yang merasakan tepukan pun membuka matanya dan melepaskan pelukannya.
Nyssa bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri untuk melaksanakan sholat subuh, disusul Azmy yang mengekor di belakangnya. Namun yang terjadi adalah Azmy terusir dari kamar mandi. Nyssa yang tidak ingin diganggu, semakin kesal karena melihat tanda baru di leher dan dadanya. Ternyata suaminya mengambil kesempatan saat dirinya tidur.
Keluar dari kamar mandi, Nyssa mendiamkan Azmy. Azmy yang yang tidak mengerti, menganggapnya biasa saja. Selesai sholat berjamaah, Nyssa langsung meninggalkannya begitu saja setelah mencium punggung tangannya.
Nyssa melupakan sejenak kekesalannya karena suaminya pasti tidak akan tahu jika ia sedang kesal. Ia memutuskan untuk memasak di dapur, Nyssa ingin makan soto ayam. Semua bahan telah ia siapkan mulai dari dada ayam fillet, telur, kentang, wortel, daun bawang, perbumbuan, tetapi ada yang kurang. Nyssa menelpon kepala pelayan, bertanya apakah bahan yang dibutuhkannya ada di mansion utama. Kepala pelayan mengiyakan dan akan mengantarkannya ke kediaman.
Kepala pelayan datang membawa bahan yang diminta Nyssa yaitu, tauge dan sohun. Nyssa menerimanya dan mulai memasak soto yang diinginkannya. Sebelumnya Nyssa telah menanak nasi.
Nyssa menyiapkan pelengkap terlebih dahulu sebelum membuat kuah. Mulai dari merebus telur, merebus dada ayam dengan bumbu bawang putih geprek dan garam. Merendam sohun, menggoreng kentang yang telah diiris tipis. Tak lupa menggoreng bawang merah dengan tambahan garam dan gula agar terasa gurih dan renyah. Kemudian merebus air untuk merendam tauge yang telah di cuci bersih dan merebus wortel yang diiris korek api tipis. Setelah itu menggoreng dada ayam setengah kering untuk suwiran, mengupas kulit telur rebus, dan irisan daun bawang. Nyssa juga membuat sambal, cabai dan bawang putih direbus terlebih dahulu dan diblender dengan tambahan garam secukupnya. Dibagi menjadi 2, salah satunya diberikan tambahan kecap dan perasaan jeruk nipis dan diaduk rata. Terkahir membuat bubuk koya dari kerupuk udang goreng ditambahkan bawang putih iris yang digoreng kering, diblender bersama. Printilan sudah lengkap, Nyssa sudah menyiapkan dua bumbu.
Yang pertama terdiri dari bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, laos, kemiri, merica, ketumbar, bagian pangkal daun bawang, yang sebelumnya sudah di goreng terlebih dahulu dan dihaluskan dengan tambahan minyak goreng. Kemudian ditumis dengan tambahan serai yang di geprek, daun salam dan daun jeruk, sampai bumbu benar-benar terpisah dari minyak, barulah dimasukkan air secukupnya. Nyssa menambahkan garam, gula, penyedap, irisan daun bawang dan menunggu sampai mendidih.
Yang kedua terdiri dari bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, merica, adas, dan bagian pangkal daun bawang yang yang dihaluskan dengan tambahan air. Nyssa menumisnya sampai harum dengan tambahan kapulaga, bunga lawang, cengkeh, kayu manis, dan irisan daun bawang. Kemudian memasukkan air dan menambahkan garam, gula dan penyedap.
Sambil menunggu dua kuah mendidih, Nyssa menyusun 4 mangkuk dan mulai menata bahan pelengkap. Dua mangkuk berisi sohun, tauge, ayam suwir, telur rebus iris, irisan daun bawang, dan koya. Dua mangkuk lainnya berisi sohun, wortel rebus, ayam suwir, telur rebus iris, kentang goreng, dan bawang goreng
Setelah menata mangkuk di nampan, Nyssa melihat kuah sudah mendidih. Ia mencicipi nya dan dirasanya sudah pas, ia pun menambahkan bawang goreng di masing-masing panci agar baunya semakin wangi.
Azmy mendekati Nyssa, sebelumnya ia melakukan olahraga di ruang gym. Saat sudah berada didepan Nyssa, Nyssa mundur dengan menutup hidung dan mulutnya.
__ADS_1
"Suami mandi terlebih dahulu, jangan mendekat!" teriak Nyssa yang segera menuju wastafel memuntahkan isi perutnya.
Azmy tidak mau semakin membuat istri kecilnya menderita, ia pun bergegas naik ke kamar untuk mandi. Dan segera turun untuk melihat keadaan Nyssa. Dilihatnya Nyssa menyenderkan kepalanya di meja makan.
"Sayang.. Bagaimana keadaanmu?" tanya Azmy sambil mengelus kepala Nyssa.
"Emmm.." Nyssa masih kesal, ia segera berdiri dan menyiapkan makanan di meja makan. Menata nasi, sambal, dan 4 mangkuk berisi soto disajikan 2 mangkuk didepan Azmy dan 2 mangkuk didepannya.
"Sayang.. 2 mangkuk ini berbeda?" Azmy melihat perbedaan isi di mangkuk tersebut, tetapi tidak tahu jenis masakannya.
"Soto, yang ini soto Jawa dan ini soto Kalimantan." Azmy tidak pernah tahu ada makanan seperti ini. Tetapi ia hanya diam, takut mood istri kecilnya berubah.
Azmy melihat Nyssa menambahkan sambal berwarna hitam ke salah satu mangkuk dengan tauge. Dan sambal warna merah ke mangkuk dengan wortel. Azmy mengikuti yang dilakukan Nyssa, dan mulai memakan soto dengan sambal kecap.
Sedangkan Nyssa memakan kedua mangkuk soto tanpa tambahan nasi. Tidak ada percakapan diantara keduanya, mereka sama-sama diam menikmati makanan masing-masing. Setelah selesai makan, Nyssa membersihkan alat makan.
Azmy membuka ponselnya, dan berselancar di internet. Mengetikkan nama makanan yang baru saja dimakannya. Anehnya, Azmy tidak menemukan makanan tersebut di internet.
"Mungkin Mami tahu." batin Azmy yang segera mengirimkan pesan teks menanyakan nama makanan tersebut.
Jawaban Mami Sita yang mengatakan tidak tahu, membuat Azmy semakin merasa Aneh.
"Apa mungkin Nyssa menciptakannya? Ya, istri kecilnya pandai memasak." batin Azmy menepis perasaannya.
Tak lama, ada pesan masuk di ponsel Azmy.
__ADS_1
"Nyssa yang memasak?" tanya Mami Sita dalam teksnya. Azmy menjawab iya, dan bertanya apakah mungkin Nyssa menciptakannya.
"Mungkin sayang. Sewaktu kamu koma, Mami pernah makan masakan Nyssa yang Mami tidak tahu makanan apa. Tapi rasanya enak banget sayang. Kapan-kapan Mami mau minta diajarin sama Nyssa."
Azmy kemudian menanyakan nama masakan Nyssa yang diceritakan Mami Sita.
"Kalau Mami tidak salah ingat, namanya masakan Padang."
Diketikkan nama masakan tersebut di internet, sama seperti soto. Tidak ada informasi tentang masakan tersebut.
Azmy tidak ingin berburuk sangka kepada Nyssa. Dengan keahlian memasak Nyssa selama ini, tidak mustahil baginya untuk membuat resepnya sendiri.
Nyssa yang tidak mengerti pemikiran Azmy, mengabaikan suaminya. Ia berlalu meninggalkannya sendiri di meja makan menuju kamar. Selain masih kesal, perasaan Nyssa saat ini sedang tidak menentu.
Perasaan yang selama ini bisa ditekan dan diabaikannya, semakin menyeruak. Seolah berteriak tidak Terima dengan sikapnya selama ini.
Saat ini ia sedang duduk di balkon kamarnya. Melihat langit mendung, Nyssa menerawang jauh mencoba menggali ingatannya. Jika terus seperti ini, Nyssa takut akan mempengaruhi bayi-bayi dalam kandungannya. Kepribadian ganda yang selama ini dikiranya, ternyata bukan.
Menurut informasi internet, kepribadian ganda dilakukan tanpa menyadari perbuatannya. Merasa jika orang lain dalam dirinya yang melakukannya. Dan semua perbuatan yang bertolak belakang dengan kepribadian yang biasanya diakibatkan alter ego yang mengambil alih.
Sedangkan Nyssa tidak seperti itu. Ia hanya merasa ada bagian dari dirinya yang terlupakan. Bagian yang terlupakan tersebut, memiliki perasaan enggan, sedih, kecewanya sendiri dan Nyssa bisa merasakan penolakannya.
Semua dirasakannya saat akan menikah dengan Azmy, berarti yang harus diingatnya adalah kejadian sebelum hari itu. Tetapi, ingatannya berkabut dan ingatan tersebut terpotong-potong. Yang diingat jelas adalah saat ia menangis karena harus menjadi pengganti adik tirinya. Ingatan setelah itu seperti potongan puzzle acak yang tidak tahu harus mulai dari mana.
Nyssa yang larut dalam pikirannya sampai tidak sadar, jika sedari tadi Azmy memperhatikannya. Azmy menjadi bertanya-tanya tentang apa yang sedang dipikirkan oleh istri kecilnya.
__ADS_1