Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Pesta


__ADS_3

Lanjut.


"Bunda ayah brayen ke kamar dulu ya," ucap Brayen.


"Iya sana mandi dulu bau asem kamu tu," ucap bunda.


Akhirnya Brayen pun kembali ke kamar dan ia pun menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Setelah itu brayen pun mengambil baju yang ada di lemari nya dan merebahkan tubuh nya di kasur.


Kemudian ia membuka handphone nya dan melihat grup chat nya dan ia pun teringat tugas sekolah nya.


Sontak ia dengan malas menuju meja belajar dan Brayen pun berusaha mengerjakan yang ia bisa.


Sedangkan di rumah Caca.


Setelah selesai belajar Caca pun akhirnya memilih untuk rebahan di kasur dan kemudian ia pun memainkan handphone nya.


Setelah beberapa lama terdengar suara mobil di depan dan Caca pun pergi ke balkon untuk melihat siapa yang datang.


Ternyata mobil mami nya dan di susul oleh mobil papi nya.Caca pun sambil mengamati matahari yang mulai terbenam.


Caca pun merasa bosan dan akhirnya Caca memutuskan membaca beberapa novel yang ada di rak buku nya tersebut.


Setelah itu mami caca pun ke kamar Caca


"Caca siap siap nak kita mau ke pesta temen nya papi," ucap mami.


"Ha! males ah mi males tau gak," ucap Caca.


"Kamu ini udah ikut aja ca dari pada kamu di rumah," ucap mami lagi.


Mami Caca pun langsung menuju lemari pakaian Caca dan mami mengeluarkan gaun berwarna merah marun.


"Ca pake itu ca mami kasi waktu kamu siap siap setengah jam mami tunggu di bawah," ucap mami.


"Mm iya,mi."


Caca pun menurut saja apa yang mami nya bicarakan.Ia tidak dapat membantah perintah maminya itu.


Ia sebenarnya males pergi ke pesta apa lagi mengingat besok ia sekolah bisa bisa besok ia bangun kesiangan.

__ADS_1


Batin Caca.


Sabar ca kalo lo bantah mami uang jajan Lo bisa dipotong sabar sabar


Caca pun akhirnya dengan terpaksa memakai baju merah marun tersebut.Dan memberi polesan dikit di wajah nya agar tidak terlihat pucat.Dan rambut Caca di bentuk dengan cara di sanggul tetapi masi terlihat elegan untuk nya.


Malem itu Caca terlihat sangat feminim hilang Caca yang sedikit tomboi.


Dan akhirnya Caca pun turun kebawah dan ia melihat mami dan papi nya sudah menunggu Caca.


"Ah cantik nya anak mami yang satu ini," ucap mami.


"Iya nak cocok banget kamu seperti ini," ucap papi.


"Iya dong mi,pi. Eh ngomong-ngomong ada tambahan uang jajan,gak?" tanya Caca.


"Dasar anak ini,jadi gara gara uang jajan," ucap mami.


"Sudahlah iya nanti mami sama papi kasih kamu uang jajan lebih tapi janji kamu jadi anak baik malem ini jangan yang aneh aneh," ucap papi.


"Nah sip bisa diatur,pi."


Akhirnya mami,papi, Caca menaiki mobil yang sudah di siapkan oleh pak Rodi.


Saat keluarga caca datang banyak mata yang melihat mereka.Ya memang papi Caca memiliki bisnis yang sangat besar dan sangatlah berpengaruh bagi pengusaha pengusaha lain.


Di samping itu banyak para lelaki yang seperti nya tertarik sama Caca.


Caca hanya memasang wajah datar nya dan tidak senyum sedikit pun.Caca merasa gelisah dari tadi ia di perhatiin oleh banyak orang terutama pria.


Batin Caca.


Dasar cowok ganjen buaya semua kali ya di sini dih amit amit dah gua nanti punya suami mata nya jelalatan.


Akhirnya mami sama papi Caca menemui orang yang menggelar acar tersebut.


" Wah, kita kedatangan tuan bos sekeluarga nih," ucap Anton temen nya papi Caca.


"Ayok pak di makan silahkan pak," ucap pak Anton.


Papi nya Caca dan pak Anton pun berbincang bincang ya apalagi kalo gak membicarakan bisnis mereka.

__ADS_1


Sedangkan mami bersama istri nya pak Anton yang membahas arisan yang akan datang di bulan depan.


Dan Caca gadis itu hanya pasrah dan akhirnya Caca pun kearah makanan dan mencicipi satu persatu makanan yang ada di hadapannya itu.


Tanpa sadar ia sudah hampir mencicipi semua makanan yang ada di hadapan nya itu.


Caca sambil menikmati makanan nya itu dan ia sambil melihat mami nya dan papi nya yang sedang berbicara dengan teman nya itu.


Dan tiba tiba ada suami istri yang baru saja datang dan ya dia dan suami nya ikut bergabung bersama mami nya dan papi nya itu.


Taklama dari itu Caca melihat yang punya acara pergi meninggalkan papi sama mami nya itu dan melanjutkan menyambut tamu yang lain nya.


Saat dia mencicipi otak otak dan pempek dia melihat mami nya itu menunjuk ke arah Caca dan papi nya juga.


Sontak Caca kaget dan cepat cepat mengunyah apa yang ada di mulut nya itu dan ia pun melambaikan tangan ke mereka.


Caca melihat papi dan mami Caca masih asik mengobrol dengan teman nya itu dan Caca pun sudah kenyang karena ia banyak sekali makan.


Caca pun akhirnya mencari tempat duduk dan kemudian dia memainkan ponsel nya itu.


Taklama kemudian mami nya itu menghampiri Caca.


"Caca ayok pulang," ucap mami.


"Udah selesai mi?" tanya Caca.


"Belum tapi kan kamu besok mau sekolah nanti besok kamu kesiangan lagi nanti," ucap mami nya itu.


"mm ok,mi."


Akhirnya Caca dan mami pun pergi ke mobil dan Caca melihat papi nya itu sudah ada di mobil.


Tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah dan Caca saat itu langsung membersihkan wajah nya dan dia tidak ganti baju hanya membersihkan wajahnya lalu dia tidur.Buku pelajaran pun belum sempat dia susun.


Sedangkan Brayen di rumah nya.


Brayen di rumah nya sedang asik menonton tv yang ada di kamar nya itu dan juga sambil memakan cemilan yang ada di rumah nya.


Ia pun sesekali memainkan handphone nya dan melihat apa saja tugas yang belum ia kerjakan.


Brayen pun sempat memikirkan kejadian siang tadi waktu ia bersama Caca.

__ADS_1


"Hmm nenek lampir itu udah maafin gua dengan ikhlas belum ya tapi tadi gua liat dia kek nya udah maafin gua sudah lah yang penting udah usaha," gumam Brayen.


Brayen pun akhirnya melihat jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam dan ia pun bergegas tidur ia tidak mau besok dia terkena Omelan bunda nya itu lagi.


__ADS_2