Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Rahasia


__ADS_3

Sedangkan Caca dirumah nya sedang makan siang sendirinya,karena Rosa sudah pulang.


Caca meminta bibi nya untuk di masakan sayur dan daging.


Saat Caca sedang makan papi mami Caca pulang.


Justin dan Renata masuk ke rumah dan melihat anak nya itu sedang makan.


"Makan apa sayang?" tanya Renata.


"Hmm ini mami tadi di masakin bibi sayur sama daging," ucap Caca.


"Oke sayang eh iya papi seperti nya ingin menemui mu nanti," ucap Renata.


"Ha?ok mi tapi di mana mi?" tanya Caca.


"Tidak tahu sayang seperti nya nanti papi menghampiri mu," ucap Renata.


"Ok bi baik," ucap Caca.


Setelah Caca sudah makan Caca pergi ke kamar nya.


Di tengah perjalanan Caca mendengar teriakkan papi nya dari bawah.


"Caca!" teriak papi nya.


"Eh copot copot," ucap Caca kaget.


Karena dia tahu ada yang papi ingin bicarakan Caca langsung turun kembali ke bawah dan menghampiri papi nya.


"Nak ikuti papi," ucap Justin.


"Baik pi," ucap Caca.

__ADS_1


Setelah beberapa ke arah gudang dan melihat papi nya itu sedang mencari cari sebuah kunci.


Setelah itu Caca melihat papi nya masuk ke ruang bawah tanah.Caca terkejut pasal nya dari dia kecil dia tidak tahu kalo rumah nya itu memiliki ruang bawah tanah.


Caca masuk mengikuti papi nya.Diruangan tersebut terasa dingin namum tidak menyeramkan.


Caca melihat isi ruangan itu banyak sekali senjata dan juga sebuah alat yang sangat tidak di masuk akal.


"Nah sayang selamat datang di ruang rahasia mami dan papi," ucap Justin.


"Hmm sejak kapan kalian memiliki ruang rahasia?" tanya Caca.


"Sejak kamu kecil," ucap Justin.


"Waw,mm ngomong ngomong pi papi kenapa memanggil Caca?" tanya Caca heran.


"Oh itu papi ada misi untuk kamu,kamu harus memantau orang orang yang mencurigakan di perusahaan papi," ucap Justin.


"Hmmm kapan itu pi?" tanya Caca.


"Baik pi," ucap Caca.


Setelah itu papi berteriak.


"Mode aktif," ucap Justin.


Caca sangat terkejut saat papi nya bilang seperti itu sontak seluruh alat pengendali di ruangan itu aktif.


Caca melihat ada layar yang lebar dan dia melihat seluruh seluk beluk rumah nya terpapar di situ.


"Waw papi ini keren banget," ucap Caca kagum.


Justin hanya tertawa melihat wajah Caca yang berseri-seri.

__ADS_1


"Nah ruangan ini papi mohon sama kamu jangan beritahu sama siapa pun kecuali Rosa," ucap Justin.


"Kamu harus pelajari semua alat alat yang ada di sini"ucap Justin kembali.


"Hah semua nya pi?" tanya Caca terkejut.


"Iya sayang kamu harus belajar," ucap Justin.


"Huft baiklah pi," ucap Caca.


Saat sedang mengobrol papi melihat rekaman yang dialami oleh Caca dan Rosa.


"Caca apakah tadi pagi kamu hampir di gigit oleh ular?" tanya Justin.


"Hmm iya pi untung saja ada anjing yang nyelamatin Caca pi," ucap Caca.


"Syukurlah kamu dan Rosa tidak papa di sini seperti nya tidak ada yang aneh memang ular itu sepertinya berasal dari luar," ucap Papi.


Taklama dari itu mereka akhirnya keluar dari gudang tersebut.


Kemudian Caca dan papi nya masuk ke dalam rumah mereka lagi dan melihat mami sedang membaca sebuah majalah.


"Hai mami cantik," ucap Caca.


"Hei nak hum bagai mana tadi tour sama papi ehehe," ucap Renata.


"Kalian ya betul betul membuat Caca terkejut tapi mi banyak yang harus Caca pelajari," ucap Caca sambil cemberut.


"Ahahaa keren kan iya dong sayang kamu harus banyak belajar karena semakin tinggi tingkat perusahaan kita maka saingan perusahaan kita akan semakin dahsyat," ucap Renata.


"Baiklah mi,pi jika seperti itu Caca akan belajar dengan giat love you all,"ucap Caca.


"love you too sayang," ucap Justin dan Renata.

__ADS_1


Setelah itu Caca pergi menuju ke kamar sambil membawa berkas yang diberikan papi nya tadi.


Caca memastikan jika berkas itu tidak ada satupun yang terjatuh.


__ADS_2