
Setelah makan Syifa mengajak ke enam sahabat nya itu berfoto.
"Guys foto yok untuk kenang kenangan," ucap Syifa.
"Ayok yok," ucap Rosa.
"Btw tapi di mana mau foto nya?" tanya Linda.
"Parkiran aja biar keren," ucap Caca.
"Yok lah," ucap Syifa.
Mereka pun akhirnya pergi ke parkiran mobil.
dan di sana mereka berfoto.
"Wait wait, siapa coba yang fotoin?" tanya Brayen.
"Pak supir aja," ucap Deni.
"Ah iya ya, sabar sabar gua panggil dulu supir gua," ucap Brayen.
"Yooo," ucap mereka.
Akhirnya, Brayen menuju mobil milik nya.dan ia melihat tidak ada siapapun di mobil milik nya.
Batin Brayen.
Mmm mungkin pak supir lagi makan kali ya.
Brayen pun akhirnya kembali lagi ke teman teman nya itu.
"Supir gua kek nya lagi makan," ucap Brayen ke teman teman nya.
"Hmm kalo gitu coba gua ye manggil pak Rodi," ucap Caca.
"Yo ca, hati hati," ucap Deni.
Caca pun menuju mobil milik nya dan ya Caca melihat supir nya itu sedang memainkan game online.
"Pak,maaf ganggu bapak bisa fotoin Caca sama Sahabat Sahabat Caca, gak?" tanya Caca
"Eh non Caca, iya non pasti bisa " ucap pak Rodi.
"Kalo gitu ayok, pak."
"Ok non," ucap pak Rodi.
Akhirnya, Caca dan pak rodi pun pergi ke tempat sahabat sahabat Caca.
"Guys, tuh liat tuh Caca sama pak Rodi," ucap syifa sambil menunjuk Caca.
"Yok guys, atur formasi ,guys!" teriak Caca sambil lari menuju sahabat sahabat nya itu.
"Non, ini pakai handphone siapa?" tanya pak Rodi.
"Pake handphone Caca aja, pak," ucap Caca.
"Baik non," ucap pak Rodi.
Mereka pun berfoto karena mereka berenam mereka pun berfoto dengan Linda,Rosa dan Syifa berdiri dan Caca, Brayen dan Deni duduk di bawah.
"Oke siap semua, satu dua tiga," ucap pak Rodi.
Cekrek cekrek cekrek cekrek.
"Ini non udah banyak," ucap pak Rodi.
Caca pun menghampiri pak Rodi dan tiba tiba Caca terpeleset dan ya dengan sigap Brayen Langsung menghampiri Caca.
"Bruk!"
__ADS_1
Caca dan brayen jatuh. Caca menimpa Brayen.
"Ah gila," ucap Caca.
"Woy bangun, kalian berdua belum sah woy masih smp," ucap Deni.
Brayen dan Caca pun sama sama kaget karena badan Caca menimpa Brayen.caca pun langsung bangun dan begitu juga Brayen. sedangkan pak Rodi menghampiri Caca.
"Non,non gak papa,non?" tanya pak Rodi.
Begitu juga teman teman Caca yang menghampiri mereka berdua.
"Caca lo gak papa, kan?" tanya Linda, Syifa Rosa ,dan Deni.
"Woy, woy kalian gak ada yang nanyain gua, tah."
"Bodo, lo kan laki sedangkan Caca cewe," ucap Rosa.
"Gua gak papa kok," ucap Caca.
"Syukurlah,ca,"ucap Linda.
Caca pun hanya menatap brayen dan ia langsung mengajak sahabat nya itu pulang.
"Cabut yok," ucap Caca sambil membalik badan.
"Eh ayok,ayok," ucap Syifa Linda dan Rosa .
Ketiga sahabat caca itu sudah tau kalo Caca sedang tidak mood soal nya sikap Caca menjadi berubah dingin.
"Sif gimana nih jangan aja dia kembali lagi kek dulu, sif," bisik Rosa cemas.
"Kita berdoa aja sa,semoga gak kek dulu lagi," bisik Linda.
Saat caca and the geng pergi Deni pun berbicara kepada Brayen.
"Yang sabar, bro,"ucap Deni.
Setelah mengantarkan Deni pulang kerumah nya Brayen pun langsung pulang begitu juga dengan Caca yang setelah mengantarkan sahabat sahabat nya itu Caca pun langsung pulang.
***
Dirumah Caca
Caca pun masuk kerumah nya itu dan seperti biasa nya ia disambut oleh bibi nya dan untung nya mami belum pulang.
"Bi,sudah biar Caca saja," ucap Caca dingin.
Bibi nya pun merasa bahwa Caca sedang ada masalah.Dan ya itu sudah biasa terjadi saat Caca ada masalah Caca akan bertingkah dingin seperti es.
"Baik,non."
Caca pun sudah langsung ke kamar dan langsung merebahkan tubuh nya di lantai kamar yang beralas karpet bulu.
"Emang ya semua cowo di dunia ini cuman nyari kesempatan dalam kesempitan," gumam Caca.
Caca pun langsung membuka handphone nya dan dia langsung melihat' foto yang tadi di ambil di parkiran.
Caca melihat ke arah foto Brayen.
"Ckckck dasar rubah," gumam caca kesal.
Caca pun membagikan foto yang ada di dalam handphone nya itu ke grup mereka. kemudian setelah dia selesai membagikan foto tersebut dia Langsung menghapus foto itu di galeri handphone milik nya.
Caca bangun dari karpet yang dia tiduri dan kemudian dia langsung membersihkan diri nya di kamar mandi.
Setelah selesai mandi Caca Langsung memakai pakaian.Kemudian dia menidurkan dirinya di kasur sambil memakan cemilan.
***
Sedangkan dirumah Brayen.
__ADS_1
Saat Brayen pulang dia sudah merasa kesal . bibi Brayen yang sudah melihat wajah Brayen yang aneh dia lebih baik tidak menyambut tuan nya itu.
Karena apabila Brayen sudah marah dia bisa saja melempar barang yang ada di depan nya.
Saat Brayen pulang dia langsung menuju ke kamar nya.
Dia melepaskan amarah nya dan itu di kamar nya.
"Agh dasar cewe brengsek udah gua tolongin tapi gak ngucapin makasih dasar gak tau diri ,emang ya semua cewe Mandang laki laki itu dari penampilan nya," gumam Brayen sambil melemparkan tas milik nya.
Brayen langsung menidurkan tubuh nya itu di kasur dan kemudian tertidur tanpa membuka sepatu dan baju seragam nya.
Saat jam menunjukkan pukul lima sore bunda dan ayah Brayen pun sudah pulang.
"Bi,mana Brayen?" tanya bunda.
"Dikamar nya,nyonya," ucap bibi.
"Ooo kalo begitu nanti biar saya yang nyamperin, dia,"ucap ayah.
Ayah langsung naik ke atas menuju ke kamar Brayen.
Ceklek,Ayah membuka pintu kamar brayen yang tidak di kunci.
Ayah brayen melihat anak nya itu tertidur masih mengenakan seragam sekolah nya dan sepatu sekolah nya juga.
"Brayen Lavendra!" teriak ayah nya itu.
Brayen terkejut ketika mendengar ucapan ayah nya itu.
"Ayah," ucap Brayen gugup.
"Jangan ulangi kelakuan kamu ini lagi," ucap ayah nya tegas.
"Baik yah, maaf."
"Mana barang barang yang mau di bawa ke Kalimantan?" tanya ayah nya.
"Belum,Brayen belum nyusun barang nya," ucap Brayen gugup
Ayah hanya diam dan pergi ke luar dan menuju ke bawah.Dan ya Brayen sudah tau apa bila ayah nya seperti itu barang yang di inginkan ayah nya itu harus sudah ada besoknya pagi.
Brayen langsung menyadari bahwa dirinya masi berpakaian seragam sekolah.Dia pun langsung memutuskan untuk mandi dan membersihkan tubuh nya.
Setelah mandi Brayen pun berpakaian dan dia langsung ke arah gudang milik keluarga nya.
Dia mencari kardus yang sudah di siapkan ayah nya itu untuk mengemas barang dan pakaian yang akan di bawa.
Setelah mendapatkan barang yang di ingin kan Brayen pun menuju kamar nya lagi,dan ia mulai mengemasi barang barang yang ia butuhkan saja.
***
Dirumah Caca.
Sedangkan dirumah Caca mami dan papi Caca sudah pulang mami dan papi caca untuk hari ini mereka pulang cepat.
Ya mereka sekeluarga sedang berkumpul di ruang keluarga dan menonton tv bersama.
"Mi pi nanti abis Caca ujian kita liburan,yok," ajak Caca.
"Mm boleh, kamu mau liburan kemana nak?" tanya mami.
"Liburan ke bali,yok," ajak Caca.
"Mm ayok deh, udah lama juga gak liburan karena akhir akhir ini papi sama mami lagi banyak kerjaan," ucap papi.
"Yey thanks mi,pi," ucap Caca senang.
Papi langsung menghubungi kawan nya yang ada di bali untuk menyiapkan segala macam yang dibutuhkan.
......................
__ADS_1