Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Rubah


__ADS_3

Zekri merupakan musuh bebuyutan Caca dulu saat waktu smp dia sering mengejek Caca namun karena Caca dulu tomboy dia sering memukul Zekri sampai biru.


Kini Zekri ingin membalaskan dendam nya ke Caca agar dia mendapat duit dari orang tua Caca.


"Sudahlah ca lo gak bisa ngeberontak," ucap Zekri.


"Zekri iya gua minta maaf zek gua bisa salah," ucap Caca.


"Lo baru sekarang mau minta maaf ke gua sayang sekali manis sudah terlambat," ucap Zekri.


"Zekri sekarang lo mau apa?" tanya Caca.


"Ahahaa mau apa ya gua kira kira," ucap Zekri.


Zekri kini membawa Caca dengan mobil milik Caca.


"Zek lo mau bawa gua kemana?" tanya Caca.


"Diem gak lo kalo gak gua lukain diri lo nanti!" ancam Zekri.


Saat pak Rodi dan pengawal sudah sampai di tempat Mereka tidak melihat Caca dan mobil nya.


"Agh seperti nya kita telat," ucap pak Rodi.


"Coba lacak dia cepat," ucap pak Rodi.


"Baik komandan," ucap salah satu pengawal.


Dan pak Rodi sedang menelepon Renata dan Justin.Namun tetap saja mereka tidak mengangkat.


Keadaan Caca kini bersama Zekri sudah sampai di suatu rumah mewah.

__ADS_1


"Zekri kalo tangan gua udah gak keiket gua tonjok," ancam Caca.


"Dasar coba saja kalo bisa," ucap Zekri.


Caca dan Zekri kini berada di suatu ruang tamu.


"Tuan orang yang anda inginkan sudah ada!!" teriak Zekri.


"Mana sini tuan lo gua tonjok dia," ucap Caca.


Setelah itu terdengar suara dari atas.


"Hayo siapa yang ingin kamu tonjok sayang," ucap Rendi.


"Hah Rendi lo kenapa nyulik gua dan lo ngapain manggil gua sayang," ucap Caca.


"Ahaha emang gak boleh?" tanya Rendi sambil membelai rambut Caca.


"Rendi sekarang lepasin tangan gua," ucap Caca.


"Apa mau Lo?" tanya Caca.


"Oh itu nanti nanti pasti gua beri tahu," ucap Rendi.


"kalian ya emang benar benar rubah!" teriak Caca.


"Zekri gua pening mendengar teriakannya kurung dia di dalam kamar atas," ucap Rendi.


"Baik tuan segera saya lakukan"ucap Zekri.


Setelah itu Zekri membawa Caca ke kamar atas dan mengurung Caca di kamar atas.

__ADS_1


"Lo diem di sini dan jangan berani berani nya lo mau keluar," ancam Zekri.


Caca hanya diam saja dan mengangguk apa yang di bilang Zekri.


Setelah Zekri pergi dan mengunci Caca di dalam kamar tersebut.


Caca masih memegang handphone milik nya jadi pengawal nya itu dapat melacak lokasi diri nya.


"Ahahaa orang orang bodoh," gumam Caca.


Pak Rodi dan pengawal lainnya mencoba melacak keberadaan nona nya tersebut.


"Ah akhirnya dapet juga lokasi nona," ucap pak Rodi.


"Ayo semua sekarang kita kelokasi nona dan jangan Sampai mencurigakan kedatangan kita," ucap pan Rodi.


"Baik komandan," ucap semua Pengawal.


Taklama kemudian Justin menelpon kembali pak Rodi.


"Ada apa pak?" tanya Justin.


"Gawat tuan non Caca di culik," ucap pak Rodi khawatir.


"Hah apa Caca di culik," ucap Justin terkejut.


Mami yang dari tadi berada di samping suaminya itu mendengar anak semata wayang nya itu di culik mami sangat begitu terkejut.


Renata langsung mengambil handphone suaminya itu dan langsung berbicara ke pak Rodi.


"Pak tolong kirim lokasi Caca sekarang," ucap Renata.

__ADS_1


"Baik Nyonya," ucap pak Rodi.


Mami langsung menelpon polisi dan mengirimkan alamat keberadaan Caca.


__ADS_2