Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Lomba


__ADS_3

Hari ini Caca sangatlah kesal dia sangat kesal akibat ulah orang tuanya.


Saat Caca sudah sampai sekolah Caca melihat Rendi di parkiran mobil biasanya.


Saat Caca keluar dari mobil Rendi memberikan sesuatu untuk Caca.


"Ca ini ucapan terimakasih gua," ucap Rendi sambil memberikan kalung.


Melihat Rendi yang memberikan kalung itu Caca hanya menatap Rendi dengan wajah yang datar.


"Ren gua tau, sudahlah simpan kalung ini lebih baik kasih ke ibu lo aja," ucap Caca.


"Tapi Ca ini khusus untuk lo," ucap Rendi.


"Iya gua tahu ren dari pada lo ngasih gua kalung mendingan lo traktir gua," ucap Caca.


"Ah yang benar Lo?" tanya Caca.


"Iya benar ren," ucap Caca.


"Okok," ucap Rendi.


Tidak tahu mengapa tiba tiba Caca memeluk Rendi.


"Makasih ren," ucap Caca.


Sontak Rendi kaget dengan sikap Caca yang ke kanak-kanakan.


Setelah itu Caca ke kelas khusus nya dan begitu juga Rendi.


Saat bel sudah berbunyi Caca sudah siap siap untuk ulangan praktek nya.


Karena dia tahu jika dia yang pertama yang akan di panggil oleh guru nya.

__ADS_1


Saat guru tiba , tiba tiba guru itu memanggil nama Caca.


Silahkan yang bernama Caca Amelia Jasmin maju dan silahkan langsung praktek campur senyawa kimia ini.


Karena Caca sudah tahu jadi dia biasa saja dan mengikuti perintah guru itu.


Beberapa lama kemudian Caca sudah selesai dan dia mendapatkan nilai A plus dan mendapatkan bonus lebih keluar awal kelas.


Tidak tahu mengapa hari ini Caca merasa beruntung banget.


Saat Caca di kantin Caca melihat Rendi yang sedang makan bakso.


"Hei ren," ucap Caca menghampiri Rendi.


Saat Rendi mendengar suara Caca Rendi pun menoleh dan tersenyum.


"Kok lo sudah keluar?" tanya Rendi heran.


"Oh itu kalo itu sih gua dapet bonus," ucap Caca.


"Ehehehe sama kek lo gua juga dapet bonus," ucap Rendi.


Caca memesan bakso dan es serut.


Saat Caca ingin membayar Tangan Caca di hentikan oleh Rendi.


"Sudah kan gua udah janji," ucap Rendi.


"Hmm makasih," ucap Caca.


Mereka berdua akhirnya makan bersama di kantin.


"Ren lo tau Brayen?" tanya Caca.

__ADS_1


"Hmm tau kenapa?" tanya Rendi.


"Dia Sekarang sudah berubah," ucap Caca.


"Ah masa iya Brayen yang dulu sering gua ledekin kan?" tanya Rendi lagi.


"Hmm iya dia berubah ini kalo lo gak percaya," ucap Caca sambil menunjukkan foto Brayen.


Sontak Rendi terkejut saat Caca menunjukkan foto Brayen.Terbesit rasa cemburu di hati Rendi.


"Hei lo suka?" tanya Rendi.


"Hmm enggak," ucap Caca dengan wajah datar nya.


Tiba tiba Rendi memegang tangan Caca.


"Nanti malam jalan yok," ajak Rendi.


"Hmm gak bisa ren papi sama mami gak ngembolehin gua keluar malem," ucap Caca.


"Hmm oke," jawab Rendi.


Dan ada pak guru yang lewat.


"Hei nak kalian kok tidak belajar?" tanya pak guru.


"Itu pak kami dapat bonus dari guru jadi ya kami bisa keluar," ucap Caca menjelaskan.


"Ahaha kalian memang anak cerdas," puji pak guru tersebut.


"Hei bapak dengar dengar nanti ada lomba loh," ucap pak guru.


"Hmm terus kenapa pak?" tanya Rendi.

__ADS_1


"Kalian bisa coba mengikuti seleksi nya ya hadiah nya lumayan lah untuk uang jajan," ucap pak guru.


"Hmm baiklah pak nanti kita pikirkan kembali," ucap Caca.


__ADS_2