Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Musuh


__ADS_3

Taklama dari itu saat Caca sedang memainkan Handphone nya di mobil Caca melihat ada notifikasi di handphone milik nya itu.


Caca terkejut ternya Brayen mengirimkan pesan untuk nya.


"Hmm kenapa anak ini?" tanya Caca dalam hati nya.


Caca melihat Brayen mengirimkan suatu pesan permintaan maaf.


"Ahahaa lucu banget," gumam Caca.


Bagaimana tidak Brayen mengirimkan suatu pesan yang terdapat gambar anjing peliharaan nya itu.


Caca akhirnya membalas pesan Brayen.


"Lo itu bisa aja ya iya deh gua maafin," ketik Caca.


Brayen langsung melihat pesan yang di kirim oleh Caca.


Kini Brayen terlihat dari wajah nya sangat senang.


Deni yang sedari menatap Brayen akhirnya keheranan.


"Ray lo gak lagi gilakan?" tanya Deni.


"Ahaha sepertinya gua sekarang lagi ada di atas awan," ucap Brayen.


Deni hanya menggeleng gelengkan kepala nya itu.


Setelah itu mereka memutuskan untuk pergi pulang.

__ADS_1


Sedangkan Caca yang hanya senyum senyum sendiri di layar handphone nya.


"Ah gua berharap bisa ketemu sama Lo lagi Ray," gumam Caca.


Caca kini sedang di tempat makan cepat saji. Dia kini sendiri di tempat makan tersebut.


Tiba tiba ada seseorang yang menghampiri nya. Dia tidak tahu orang tersebut siapa tiba tiba saja orang tersebut duduk di hadapan Caca.


"Woy gak ada tempat duduk lain apa?" tanya Caca ke pada orang tersebut.


"Gak ada emang kenapa lo juga duduk sendiri kan?" tanya cowok tersebut.


"Iya sih" ucap Caca kesal.


Saat Caca ingin pergi dari tempat itu cowok tersebut memegang tangan Caca.


"Hm jangan macem macem ya," ucap Caca.


Cowok tersebut hanya tersenyum dan tiba tiba tiba cowok tersebut bangun dari tempat duduk nya dan menggendong Caca.


"Woy gua enggak kenal lo," ucap Caca berontak.


"Lo jangan pura pura gak kenal gua," ucap cowok tersebut.


"Ah lepasin gua gak kalo gak gua hajar," ucap Caca.


"Coba saja kalo bisa," ucap cowok tersebut.


Caca akhirnya menendang perut cowok tersebut dengan sekuat tenaga nya dan dia lari ke mobil milik nya.

__ADS_1


Cowok tersebut masih mengejar Caca dan dia berusaha untuk menangkap kembali Caca.


"Berhenti!" teriak Cowok tersebut.


Namun kini Caca sudah berada di dalam mobil milik nya. Dia menelpon pengawal nya untuk ketempat nya.


Cowok tersebut masih berada di depan mobil Caca. Dia menghadang mobil Caca.


Caca menelpon mami dan papi nya namun tidak di angkat mami dan papi nya.


"Ah ini orang gila dari mana sih," gumam Caca.


Tiba tiba handphone Caca berdering dan dia melihat itu telepon dari pak Rodi.


"Pak Rodi tolong pak!" teriak Caca.


"Non sabar non di sini sedang macet," ucap pak Rodi.


Lalu Caca segera mematikan handphone nya Caca mencoba menghubungi papi dan mami. nya lagi namun tetap saja tidak ada jawaban.


Caca memutuskan untuk keluar dari mobil nya itu dia berusaha kabur dari cowok tersebut.


Saat Caca ingin keluar Caca sudah tertangkap kembali dengan cowok tersebut.


"Ahaha mau lari kemana orang sombong," ucap Cowok tersebut.


Caca kembali mengingat orang yang sering memanggil dia dengan panggilan tersebut tidak lagi dengan musuh smp nya dulu.


"Ah sial Lo kenapa mau nangkep gua Zekri," ucap Caca sambil memberontak.

__ADS_1


__ADS_2