
Caca bertabrakan dengan Deni.
Kini keduanya saling bengong karena terkejut mereka tidak menyangka bahwa mereka akan bertemu di sini.
"Deni?" tanya Caca .
"Ha? Caca kan ya?" tanya Deni terkejut.
"Loh Deni kok lo bisa di sini?" tanya Caca sambil bertanya.
"Sabar sabar gua bangun dulu," Katanya Deni.
"Eh den lo jawab nya nanti aja itu gua punya masalah gua ketinggalan dari rombongan gua kek nya lo osis kan ya tolong dong anterin ke rombongan SMA Nusa Bina," Katanya Caca
"Eh iya ca ayok gua anterin," ucap Deni.
Diperjalanan mereka sangat terburu-buru karena waktu telah menunjukkan pukul sepuluh dan Caca belum bersama dengan rombongan nya.
Tidak lama dari itu Caca dan Deni sudah menemukan rombongan Caca.
"Ini ca rombongan lo," ucap Deni.
"Eh iya makasih den nanti kalo ada waktu kita ngobrol ngobrol lagi ya," Katanya Caca.
"Ok ca," katanya Deni.
Setelah itu Deni dan Caca berpisah dan Rendi melihat Caca.
__ADS_1
"Woy ca Lo dari mana aja ini nomor peserta lo," katanya Deni.
"Ih tadi gua hampir kesesat untung ada Deni," katanya Caca.
"hah? Deni sekolah di sini?" tanya Rendi bingung.
Caca hanya dapat mengangguk karena dia juga kebingungan kok Deni dapat sekolah di sini.
Tidak lama dari itu ibu guru Caca menghampiri Caca.
"Huh Alhamdulillah, Kamu ini ca dari tadi di cariin," katanya bu guru.
"Ehehe iya bu maaf soal nya tadi Caca ke pisah bu," katanya Caca.
"Ya sudah kalian masuk keruangan 4 di situ," katanya bu guru sambil menunjuk ruangan yang ada di depan mereka.
Tidak lama dari itu lomba di mulai dan Caca sudah memasuki ruangan.
Kini Caca sangat gugup karena dia takut kalo dia tidak dapat memenangkan lomba ini.
Setelah itu guru pengawas masuk.
"Baiklah anak anak ini soal ibu berikan dan langsung kerjakan jangan terburu-buru," katanya ibu itu.
Guru pengawas itu terkejut saat melihat wajah Caca.
"Wah kita kedatangan Caca Amelia Jasmin," katanya ibu pengawas tersebut.
__ADS_1
Kini seluruh ruangan itu berdecak kagum Caca mendengar banyak pujian dari siswa yang ada di situ.
Namun ada beberapa anak yang mengejek nya.Namun Caca tidak peduli karena kini dia sedang berada dalam kompetisi.
Lomba di mulai Caca kini sangat serius sekali saat mengerjakan soal lomba.
Betapa terkejutnya Caca saat melihat soal lomba.
"Astaga soal nya kenapa seperti pelajaran kelas 3 SMP," katanya Caca.
Karena dengan mudah nya dia mengerjakan Caca akhirnya selesai deluan.
Guru pengawas tidak heran lagi saat Caca sudah selesai deluan karena dia tahu Caca merupakan anak yang pintar.
Sedangkan Brayen yang berada di ruang sebelah kini sama Brayen sudah selesai juga dan kelihatan nya pengawas yang mengawasi Brayen terlihat sangat senang.
Brayen dan Caca kini berada di satu lorong namun mereka tidak saling mengetahui.
Saat Caca ingin berapapasan dengan Brayen tiba tiba Caca di panggil oleh ibu guru.
"Hei, nak," katanya ibu guru.
Kemudian Caca menghampiri ibu guru. Caca melihat bungkus nasi yang dia tebak pasti nya itu makan siang.
"Ini nak nanti katanya pengumuman nya habis sholat Dzuhur nak," katanya bu guru.
"Eh iya bu ," katanya Caca.
__ADS_1