Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Acuh


__ADS_3

Setelah itu Brayen membubarkan kerumunan tersebut. Brayen menarik tangan Caca dan meninggalkan Rendi sendirian. Brayen membawa Caca kearah belakang sekolah. Brayen berkata,"Jangan banyak ulah," ucap Brayen. Kemudian,Caca heran karena dia dari tadi tidak membuat ulah sama sekali.


Caca langsung memegang kening Brayen. Caca berkata,"Kau sedang sakit?" tanya Caca heran. Kemudian Brayen segera menjauhi tubuh Caca dan meninggalkan Caca seorang diri.


"Tidak tahu mengapa orang orang hari ini sangat aneh."


Kemudian Caca kembali ke kursi kelompok nya. Caca melihat Rendi yang dari tadi hanya melamun. Caca berkata,"Ren, jangan melamun," ucap Caca. Sontak suara Caca mengagetkan Rendi. Rendi berkata,"Eh, Caca."


Setelah itu,ibu guru menghampiri mereka. "Anak anak acara sudah selesai. Selamat untuk kalian," ucap Ibu guru tersebut. Saat Caca mendengar perkataan ibu guru,Caca merasa lega.Karena dia sudah tidak sabar ingin kembali pulang ke Jakarta.


Namun tiba tiba handphone Caca tiba tiba berdering. Caca melihat yang menelepon diri nya adalah Rosa. Caca merasa kesal karena Rosa tidak menelepon diri nya selama beberapa hari ini.

__ADS_1


Caca mendengar seperti ada yang memanggil nama nya.


"Caca kesini!"


Caca melihat seseorang orang perempuan yang seperti dia mengenalinya. Saat Caca lihat lihat lagi ternyata dia adalah orang yang menabrak Caca. Setelah itu Caca menghampiri Nesa. Nesa menyambut Caca dengan senyuman yang sangat bersahabat. Nesa berkata,"Ca selamat," ucap Nesa. Kemudian Caca membalas ucapan. Caca berkata," Eh iya makasih," ucap Caca.


Saat mereka sedang asik mengobrol Deni datang menghampiri Caca. Deni berkata," Ca ayo pulang," ucap Deni. Nesa terkejut Saat mendengar perkataan Deni yang mengajak Caca pulang. Nesa berkata," Kok lo ngajak Caca pulang? bukannya Caca sama kelompok nya,ya?" tanya Nesa. Deni tidak memperdulikan pertanyaan Nesa,Deni langsung meninggalkan mereka berdua saat sudah menyampaikan ucapan nya tersebut.


Kemudian Nesa tiba tiba menarik tangan Brayen dan Nesa berkata,"Ray sebenarnya Lo ada hubungan apa sih sama Caca?" tanya Nesa heran. Brayen tidak menjawab pertanyaan Nesa dan langsung menarik tangan nya yang dari tadi Nesa pegang.


Nesa sangat marah. Karena dari tadi tidak ada yang menjawab pertanyaan yang di lontarkan nya.

__ADS_1


"Hanya satu orang cewek yang membuat semuanya seperti ini."


Caca kini sudah tahu yang menyebabkan Deni jadi seperti ini.


Flashback on


Deni semenjak sekolah di SMA Nusa Bina.Deni menyukai seseorang dari dia kelas satu. Namun saat dia memutuskan untuk mengungkapkan perasaan ke cewek tersebut. Cewek tersebut menolak Deni. Karena cewek tersebut mengatakan Deni hanya hidup menumpang dengan Brayen dan karena itu dia tidak pantas menjadi kekasih cewek tersebut.


Flashback off.


Saat Caca mendengar cerita dari Deni,hati Caca panas dan ingin menonjok cewek tersebut. Jika dia tahu orang nya dia akan menghampiri cewek tersebut dan memberikan pelajaran ke cewek yang sudah menyakiti hati Deni.

__ADS_1


Saat mereka sedang asik nongkrong di pinggir mobil Brayen, Brayen datang dan melihat Caca sedang seperti orang yang tidak waras.


__ADS_2