Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Sampai


__ADS_3

Tidak lama kemudian Caca sudah sampai di bandara.


Caca melihat Rendi sudah datang dan guru guru lainnya.


Di situ Caca tidak melihat mita.


"Ren kemana Mita?" tanya Caca.


"Tidak tahu mungkin bentar lagi ca," katanya Rendi.


Setelah itu Caca duduk di kursi tunggu dan memainkan handphone nya.


Guru Caca memberikan baju khusus untuk saat lomba nanti.


Setelah beberapa lama kemudian akhirnya Mita datang.


"Maaf semua sudah membuat kalian menunggu," katanya Mita.


"Sudah sudah ayo cepat nanti kita ketinggalan pesawat," katanya Bu guru.


"Baik bu," katanya Mita,Rendi dan Caca.


Kini rombongan Caca sudah berada di pesawat.


Tidak tahu mengapa Caca sebangku dengan Rendi dan Mita sebangku dengan ibu guru.


"Wahwah kita sebangku," katanya Rendi.


"Hmm yaya," katanya Caca.


Karena Caca sangat mengantuk akhirnya Caca tertidur.


Saat di perjalanan Rendi juga mulai merasa ngantuk dan Rendi juga ikut tertidur.


Beberapa jam kemudian akhirnya rombongan Caca tiba di Kalimantan.


Kini rombongan Caca sedang bersiap turun.

__ADS_1


"Huft akhirnya sampai juga," katanya Caca.


"Ngomong ngomong maaf ya," katanya Rendi.


"Sudahlah tidak apa apa lagian juga itu tidak di sengaja," katanya Caca.


Flashback on.


Ketika tadi di pesawat saat Rendi dan Caca tidur Caca bangun deluan dan melihat Rendi berada di bahu Caca.


"Rendi maaf kepala nya ren," bisik Caca pelan.


Kemudian Rendi bangun dan melihat kepalanya nya berada di bahu Caca.


"Eh ca maag ca maaf," katanya Rendi.


Karena Caca tahu itu tidak di sengaja jadi tidak jadi masalah buat Caca.


"Sudahlah tidak apa apa," katanya Caca


Flashback off.


Rendi menghampiri Caca.


"Apa perlu di bantu?" tanya Rendi sambil bertanya.


"Ehehe lo ini tahu aja ren," katanya Caca.


Kemudian Rendi mengambil koper Caca yang berwarna biru.


"Ini ca koper nya," Katanya Rendi.


"Makasi ren," katanya Caca.


Saat ini jam menunjukkan pukul lima dan rombongan Caca bergegas untuk pergi ke hotel.


"Baik anak anak bapak tahu kalian dapat membanggakan sekolah," katanya pak guru.

__ADS_1


Caca hanya mendengarkan perkataan pak guru tersebut kini Caca sangat gugup.


Namun tiba tiba rendi merangkul Caca.


"Ehehe iya dong pak pasti kita bisa," katanya Rendi.


Sontak Caca terkejut dan Caca juga menjawab perkataan Pak guru tersebut dengan berusaha tersenyum.


"Iya pak pasti kami bisa kok," katanya Caca dengan pede nya.


Caca hanya melihat Rendi dan kemudian mereka naik bus yang telah mereka sewa


Diperjalanan Caca sedang memakan snack yang telah di bawakan oleh mami nya.


"Ca minta dong snack nya gua laper nih," katanya Mita.


"Astaga mit bilang kenapa dari tadi," katanya Caca.


"Ehehe ya lagian lo waktu itu duduk sama Rendi," katanya Mita.


"Sudah sudah ini makan jangan sampe lo sakit perut," katanya Caca.


"Makasih banyak Caca cantik," katanya Mita.


Setelah itu handphone Caca berdering.


Caca melihat yang menelepon mami nya.


"Halo mi ada apa?" tanya Caca sambil bertanya.


"Sudah sampai sayang?" tanya Renata sambil bertanya.


"Sudah mi ini sedang menuju ke penginapan," katanya Caca.


"Baiklah hati hati di jalan ya," katanya mami.


"Ok mi love you," katanya Caca.

__ADS_1


Setelah itu Caca menikmati perjalanan nya dengan memandangi pemandangan yang ada di luar jendela.


__ADS_2