
Malam hari akhir nya tiba kini Brayen sedang mempersiapkan diri untuk besok.
Brayen sedang belajar dan Deni sedang mengurus data yang diberikan bunda dan ayah.
Saat Brayen sedang belajar Deni curiga dengan satu perusahaan .
"Ray gua curiga sama perusahaan yang ini," ucap Deni.
"Atas dasar apa lo curiga den?," tanya Brayen.
"Lihat ray ini seperti orang yang menyandra ayah dan bunda waktu itu," katanya Deni sambil menunjuk foto tersebut.
"Benar den apa kata lo ini mirip salah satu orang yang menyandra ayah dan bunda," katanya Brayen.
"Jadi bagaimana?," tanya Deni sambil bertanya.
"Hmm nanti kita cari tahu den," katanya Brayen.
Setelah itu Deni akhirnya memutuskan untuk menonton tv.
Sedangkan Caca di rumah nya.
Caca kini sedang bersiap karena nanti jam satu subuh dia akan berangkat ke Kalimantan.
"Ah kenapa gua takut ya," katanya Caca.
saat Caca ingin bersiap siap Caca melihat mami dan papi nya sangat sibuk jadi dia tidak ingin mengganggu mami dan papi nya.
Setelah itu Caca memutuskan untuk naik keatas dan menunju ke kamar nya.
Dikamar nya Caca mengambil novel yang akan di baca nya.
__ADS_1
Setelah itu Caca menuju ke balkon depan.
"Emang ya benar apa kata orang orang kalo ingin pergi itu pasti tidak bisa tidur," katanya Caca.
Saat Caca di balkon Caca melihat seluruh penjaga rumah selalu siap siaga.
"Hei bapak bapak semua Semangat ya ngenjaga nya!" teriak Caca.
Seluruh penjaga rumah terkejut saat mendengar suara Caca.
"Iya non terimakasih," ucap seluruh penjaga rumah.
Saat mami mendengar suara berisik dari luar akhirnya mami dan papi keluar.
"Ada apa ini?" tanya mami sama papi.
"Eh tuan dan nyonya itu non Caca," ucap salah satu penjaga.
"Hei anak nakal, cepat tidur kata wali kelas kamu jam penerbangan di majukan!" teriak mami dari bawah.
Sontak Caca kaget mendengar suara mami nya.
"Eh mami iya mi Caca tidur," katanya Caca sambil buru buru masuk ke kamar nya.
Saat Caca sudah masuk kamar nya Caca akhirnya memutuskan untuk tidur dia tidak akan berangkat jam berapa.
Caca harus selalu siap saat dibangunkan mami nya.
Akhirnya Caca terlelap tidur dan dia menuju mimpi yang indah.
Saat jam menunjukkan pukul sebelas mami Caca membangunkan Caca.
__ADS_1
"Ca bangun kalian harus segera pergi," ucap Renata.
Saat Caca mendengar perkataan mami nya dia langsung bergegas mencuci muka dan menggosok gigi nya.
Beberapa lama kemudian Caca telah siap dan barang barang nya telah di siapkan oleh pelayan dan juga mami nya.
"Huft oke ca Semangat," ucap Caca.
Setelah itu Caca turun kebawah dan dia berpamitan ke papi dan mami nya.
"Sayang buat kami bangga ya," ucap Renata.
"Pasti mi," ucap Caca.
Setelah berpamitan sama papi dan mami nya Caca langsung menaiki mobil.
Saat di perjalanan handphone Caca berdering.
Caca melihat Rendi yang menelpon Caca.
"Halo kenapa ren?" tanya Caca.
"Sudah di jalan lo?" tanya Rendi.
"Hmm sudah," ucap Caca dengan nada mengantuk.
"Okok hati hati," ucap Rendi.
"Ya makasih," katanya Caca.
Setelah itu Caca memakan snack yang sudah di siapkan oleh dirinya sewaktu tadi siang.
__ADS_1