Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Kritis


__ADS_3

Kini Brayen menghantarkan mba Siti. Sekarang mba Siti berada di ruang ICU. Setelah itu Renata dan Milen menyusul Brayen dan Deni. Sedangkan Caca dan Rosa menjaga rumah.


Milen dan Renata sudah sampai di rumah sakit. Disana mereka menuju ruang ICU. Milen dan Renata melihat Brayen dan Deni sedang menunggu di kursi tunggu. Kemudian Milen berkata,"Bagaimana hasilnya,nak?" tanya Milen. Brayen dan Deni hanya menggelengkan kepala mereka. Karena dokter belum memberi tahu hasil nya.


Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya dokter yang merawat mba Siti keluar dari ruang ICU. Dokter tersebut berkata,"Keluarga Siti!" ucap dokter sambil memanggil Milen, Renata, Brayen, dan Deni.


Saat mendengar panggilan dokter akhirnya mereka berlima menghampiri dokter tersebut. Miken berkata,"Bagaimana dok dengan hasil nya?" tanya Milen. Dokter tersebut menghembuskan nafas kasar. Setelah iti barulah dokter tersebut berbicara. Dokter berkata,"Siti terkena racun hewan, sepertinya saat dia sedang memakan makanan nya ada orang yang sudah memastikan racun tersebut di dalam makanan Siti," ucap Dokter.

__ADS_1


Seketika Brayen dan Deni terkejut. Brayen berkata,"Bagaimana keadaan mba Siti sekarang?" tanya Brayen. Saat dokter tersebut pertanyaan Brayen,dokter tersebut langsung menjawab nya. Dokter berkata,"Kini, Siti sedang kritis dan racun ini dapat menyebabkan kelumpuhan pada tubuh nya," ucap Dokter tersebut.


Kini Brayen dan Deni hanya saling menatap. Sedangkan Renata dan Milen terlihat dari wajah mereka sangat ketakutan. Kemudian Brayen baru menyadari Caca dan Rosa tidak ikut bersama bunda nya. Hati Brayen tambah menjadi khawatir. Mereka tinggal berdua sendiri dirumah dengan para pelayan yang mereka tidak kenal.


Sontak Brayen menarik tangan Deni perlahan. Saat Deni tahu tangan nya di tarik oleh Brayen. Deni hanya mengikuti kemana Brayen akan pergi. Setelah itu Brayen berkata,"Den lo jaga bunda sama mami nya Caca,gua mau kerumah dulu melihat keadaan Caca dan Rosa di rumah," ucap Brayen. Mendengar perkataan Brayen Deni hanya mengangguk dan setelah itu Brayen pergi menuju rumah nya.


Akhirnya Brayen menghampiri mereka berdua. Brayen berkata,"Hei, kalian baik baik saja,kan?" tanya Brayen. Kemudian Rosa tersenyum dan membalas pertanyaan Brayen. Rosa berkata,"Iya lah,kami baik baik saja,"ucap Rosa.

__ADS_1


Kemudian Caca penasaran dengan keadaan mba Siti. Caca berkata,"Bagaiman keadaan mba Siti?" tanya Caca.


Setelah Caca menanyakan pertanyaan itu Brayen menarik tangan Caca dan Caca menarik tangan Rosa. Kini mereka sedang menuju kearah ruang Cctv. Caca heran kenapa Brayen tidak menjawab pertanyaan nya malah Brayen menarik tangan nya. Akhirnya mereka sampai juga di ruang Cctv rumah Brayen.


Caca dan Rosa terpukau melihat ruangan Cctv rumah Brayen. Pasalnya,mereka melihat ruangan tersebut bukan seperti ruang Cctv pada umum nya. Tetapi seperti taman bermain yang tersembunyi di rumah tersebut. Brayen berkata,"Gua percaya sama kalian mangkak nya gua nunjukin ruangan ini ke kalian," ucap Brayen.


Caca berfikir ternyata Brayen memiliki ruang rahasia juga seperti rumah nya.

__ADS_1


__ADS_2