Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Bersiap Siap


__ADS_3

Beberapa lama kemudian Caca dan rombongan nya sampai di tujuan kini jam menunjukkan pukul enam sedangkan lomba akan dimulai pukul sepuluh.


Caca kini berada dikamar hotel nya. Caca sekamar dengan Mita.


"Astaga badan gua mau copot," katanya Mita.


"Iya sama mit badan gua mau copot," katanya Caca.


"Ah sudahlah kita tidur bentar yok ca bentar bentar gua pasang jam alarm gua dulu," katanya Mita.


"Ayoklah mata gua juga udah cape bener," katanya Caca.


Kemudian Caca dan Mita tidur tanpa mengganti baju mereka.


Sedangkan Brayen.


Dirumah nya Brayen sudah siap siap kini Brayen dan Deni sudah memakai baju seragam sekolah dan juga jas almamater mereka.


"Sudah keren belum den," katanya Brayen.


"Ahaha tumben ray," katanya Deni.


"Iya lah bro harus siapa tahu kan ada yang nyantol satu," Katanya Brayen.


"Haduh Brayen gua ternyata sudah besar," katanya Deni.


Saat mereka sedang asik berbicara mereka mendengar suara ketukan pintu.


"Aden cepat den di suruh nyonya keluar," katanya bibi Siti.

__ADS_1


"Eh iya bi trimakasih bi," katanya Brayen dan Deni.


Lalu Deni dan Brayen keluar.


Saat berada di ruang makan Renata melihat anak anak nya itu kini sudah bertambah dewasa.


"Ya ampun anak bunda sudah besar sekarang kalian ya," katanya Milen.


"Ehehe bunda bisa saja bun," katanya Deni.


"Ray kamu hari ini akan mengikuti lomba jangan lupa bawa jas anti peluru sama peralatan yang lainnya," katanya Kenzo.


"Baiklah ya," katanya Brayen.


"Deni apakah kamu sudah mempersiapkan nya?," katanya Kenzo.


"Mata lo sakit tah den kedip kedip gitu," katanya Brayen.


"Ish loh mah biarin sih biar keren tahu," katanya Deni.


"Sudah sudah sekarang ayo makan nanti kalian telat lo," katanya Milen.


"Acara nya masih lama bun jam sepuluh nanti," katanya Brayen.


"Lantas kenapa kalian bersiap siap nya pagi sekali, "katanya Kenzo.


"Itu yah Deni osis dan Brayen harus menemui kepala sekolah dahulu yah sebelum lomba," katanya Brayen.


"Hmm baiklah kalian harus tetap hati hati dan waspada ya sayang," katanya Milen.

__ADS_1


"Baiklah bunda cantik, " ucap Brayen dan Deni.


Setelah beberapa lama kemudian Brayen dan Deni akhirnya berangkat ke sekolah mereka menggunakan mobil Brayen.


"Huft kok gua sedikit takut ya ray," katanya Deni.


"Ah memang nya lo aja den gua juga takut nih," katanya Brayen.


Setelah itu Brayen dan Deni akhirnya sampai di sekolah.


"Ray kita parkir di tempat biasa aja,"katanya Deni.


"Iyalah woy memang mau di mana lagi,"tanya Brayen dengan Deni.


"Ehehehe iya iya," katanya Deni.


Saat mereka ingin parkir ternyata parkiran tempat biasa mereka sudah di tempati dan mereka tahu itu mobi Nesa.


"Waduh ray cewek lo udah nempatin deluan tuh," katanya Deni.


"Amit amit gua punya cewek kek dia," katanya Brayen.


"Ahaha tapi ray kita malahan harus lebih hati hati ray karena semakin banyak orang semakin banyak bahaya yang mengancam,"katanya Deni.


"Iya den benar kata lo kita harus ekstra hati hati," katanya Brayen.


Akhirnya setelah beberapa lama kemudian Deni dan Brayen menemukan tempat parkir yang pas.


Setelah itu Deni dan Brayen turun dan langsung menuju tugas mereka masing masing.

__ADS_1


__ADS_2