
Setelah itu Brayen meninggalkan Caca. Brayen menuju kamar nya untuk bermain dengan anjing kesayangan nya. Sedangkan Caca dia sedang memperhatikan orang tuanya dan juga orang tua Brayen. Pada saat Caca sedang berada di ruang tamu,tiba tiba saja Rosa menjerit. Rosa berkata,"Caca tolong gua!" teriak Rosa. Seketika orang yang berada di dalam rumah keluar. Mereka menuju ke taman rumah Brayen.
Seketika Deni,Brayen, Caca saling bertatapan. Mereka sangat khawatir apa yang telah terjadi dengan Rosa. Pada saat mereka telah sampai di tempat Caca melihat Rosa sedang di dekati ular kobra. Caca berkata,"Astaga Rosa! Lo jangan banyak bergerak," ucap Caca. Seketika Justin dan Kenzo langsung memanggil penjaga rumah. Mereka melihat penjaga rumah itu sudah membawa panah untuk memanah ular tersebut. Kini wajah Rosa sangat pucat.
Caca hanya bisa berdoa. Agar sahabat nya itu selamat. Brayen dan Deni tidak dapat berbuat apapun. Karena jika mereka melakukan kesalahan sedikit,maka itu akan membahayakan Rosa. Kemudian penjaga rumah bersiap siap untuk membidik ular tersebut.
__ADS_1
"Slup!"
Anak panah mendarat tepat di punggung ular tersebut. Kemudian saat ular tersebut telah mati, Rosa langsung memeluk Caca. Rosa berkata,"Caca gua takut banget," ucap Rosa. Caca menengkan sahabatnya itu dengan menepuk pelan punggung sahabat nya itu. Caca berkata,"Sudah Rosa,kamu sekarang sudah aman," ucap Caca.
Justin hanya heran mengapa ular tersebut terdapat di taman rumah yang sebersih ini. Brayen pun sama memikirkan tersebut. Brayen berkata,"Ini aneh, ular berbisa kenapa bisa masuk kerumah," ucap Brayen heran. Deni hanya memegang tangan Brayen. Agar, kecurigaan Brayen tidak di dengar oleh penjaga yang berada di rumah. Deni berkata," Ray sudah nanti kita bahas di dalam kamar," ucap Deni. Akhirnya Brayen menuruti apa yang di perintahkan oleh Deni.
__ADS_1
Mereka harus fokus dengan acara yang akan mereka adakan hari Minggu nanti. Kemudian, Caca mengajak Rosa untuk berkeliling. Caca berkata," Sa, ayok jalan jalan," ucap Caca. Kemudian Rosa membalas ucapan Caca. Rosa berkata," Emang lo tahu jalan?" tanya Rosa. Caca tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
Kemudian Deni mendengar obrolan Caca dan Rosa. Deni menghampiri Caca dan Rosa. Deni berkata,"Ayok, kita jalan jalan," ucap Deni. Sontak Caca dan Rosa kaget mendengar suara Deni. Caca berkata,"Ah,lo ini ngagetin aja," ucap Caca. Kemudian Rosa berkata,"Ayok main," ucap Rosa menarik tangan Caca.
Setelah itu mereka pergi menuju mobil. Saat mereka ingin pergi, Brayen menghampiri mereka. Brayen berkata," Mau kemana kalian?" tanya Brayen. Caca, Deni,dan Rosa terkejut saat mendengar mendengar suara Brayen yang berada di belakang mereka.
__ADS_1
Deni, Caca,dan Rosa membalik badan nya. Mereka hanya menggaruk kepala mereka yang tidak gatal itu. Deni berkata,"Ayok, ray kita jalan jalan," ucap Deni. Saat mendengar perkataan Deni,Brayen mengerutkan alis nya. Rosa berkata,"Ayok geh, jalan jalan ajak gua sama Caca jalan jalan. Gua sama Caca belum tahu tempat tempat yang keren," ucap Rosa.
Brayen menyetujui perkataan Rosa. Mereka berempat akhirnya berangkat menggunakan mobil Brayen.