
Kemudian Brayen kembali tanpa kehadiran Caca .Brayen duduk kembali di bangku nya. Kenzo dan Milen heran kenapa Brayen tidak bersama Caca. Milen bertanya kepada Brayen,"Dimana Caca?" tanya milen kepada Brayen. Brayen menjawab pertanyaan bunda nya itu. Brayen berkata, "Itu bunda, Caca sedang tidur mungkin Caca lelah bunda," katanya Brayen.
Setelah mendengar perkataan anak nya itu Milen melanjutkan makan siang nya.
Setelah makan siang selesai Kenzo ingin berbicara dengan Brayen secara empat mata. Kemudian sekarang Brayen sedang mengikuti Kenzo. Saat sudah berada di taman, Kenzo akhirnya mulai berbicara dengan Brayen. Kenzo berkata,"Nak kamu sudah besar,ayah dan bunda akan segera menikahkan kamu,"ucap Kenzo. Saat mendengar Perkataan Kenzo, Brayen sangat terkejut.
Namun, Brayen tetap memasang wajah datar dan langsung bertanya kepada ayah nya dengan tenang. Brayen berkata,"Ayah kenapa aku harus segera menikah?" tanya Brayen. Ayah nya itu hanya diam dan mengeluarkan nafas kasar "huh!."
Kenzo menjawab pertanyaan Brayen dengan wajah yang serius. "Ray sekarang keadaan kita sedang gawat gawat nya, untuk mempersatukan pertahanan, ayah harus menikahkan kamu ray," ucap ayah Brayen.
Percakapan mereka di berhentikan oleh suara berisik dari luar. Kemudian, Kenzo dan Brayen menghampiri suara yang telah mengganggu percakapan mereka.
__ADS_1
Saat mereka sudah sampai, mereka melihat ada beberapa orang yang mencoba masuk ke rumah. Kemudian orang tersebut melihat Brayen dan langsung mengarahkan air keras ke wajah Brayen. Namun Brayen langsung menghindari air tersebut.
Saat mereka sudah melemparkan air keras,, orang orang tersebut melarikan diri. Kenzo dan Brayen saat ini hanya saling pandang. Brayen masuk deluan ke dalam rumah dan Kenzo sedang berbicara kepada pengawal.
Saat Brayen sudah masuk ke rumah, Brayen melihat Caca sedang duduk di kursi ruang tamu. Brayen menghampiri Caca dan ikut menemani Caca. Caca akhirnya sadar saat Brayen duduk di depan nya.
Caca menghentikan bermain Handphone nya dan Caca menatap Brayen dengan wajah yang sedang marah. Brayen bertanya, "Ada apa?" tanya Brayen. Namun tidak ada jawaban dari mulut Caca.
Caca ingin menceritakan nya kepada Brayen namun Caca ragu akhirnya Caca tidak menceritakan permasalahan itu.
Seketika wajah Caca menjadi ceria kembali dan Caca menarik tangan Brayen menuju keluar rumah.
__ADS_1
Saat Caca menarik tangan Brayen, mereka berpapasan dengan Kenzo dan Caca menyapa Kenzo tanpa perasaan ragu. "Sore om," ucap Caca sambil berjalan. Kenzo hanya hanya tersenyum kecil melihat wajah Brayen yang menahan malu.
Kini di hadapan mereka sudah ada sepedah motor dan Caca mengajak Brayen keluar dari rumah. Caca berkata," Bawa gua jalan jalan," ucap Caca sambil memberikan helm ke Brayen.
Karena sedang sama sama pusing, Brayen akhirnya mengikuti kemauan Caca. Brayen berkata, "Lo harus pakai masker," ucap Brayen sambil memberikan masker ke Caca.
Tanpa ambil pusing Caca menuruti yang di perintahkan Brayen. Disaat mereka ingin pergi, Milen dan Kenzo sedang mengintip dari jendela kamar mereka.
Kemudian Milen berkata," Zo seperti nya keputusan mu tepat," ucap Milen. Kenzo hanya mengangguk sambil menampakkan senyum lebar nya.
Kenzo langsung menghubungi Renata dan Justin agar pernikahan anak anak nya di percepat.
__ADS_1