Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Bandara


__ADS_3

Bunda dan ayah Brayen tidak menyadari bahwa anak nya sedang pergi ke toilet.


***


Sedangkan Caca.


Sambil menunggu jam nya Caca dan Rosa pergi mencari makan, roti yang mereka makan saat di perjalanan tidak mengganjal mereka masi lapar.


Akhirnya Caca dan Rosa memutuskan untuk masuk ke kedai nasi mereka memesan makanan untuk sarapan.


"Woy lo mau makan apa?" tanya Caca.


"Nasi lah gak kenyang gua kalo roti," ucap rosa.


"Ahaha sama berarti,ya sudah kita pesen nya sama aja," ucap Caca.


"Yoi,ca ini duit nya, "ucap Rosa sambil memberi kan duit.


"Simpen aja duit lo,untuk beli oleh oleh nanti,"ucap Caca.


"Hmm makasih ya,ca," ucap Rosa.


"Yo bro,"ucap Caca.


Caca pun memesan dua nasi mereka pun makan di kedai tersebut.


Taklama kemudian saat Rosa dan Caca asik makan ada seseorang yang menghampiri mereka.


"Ini caca sama Rosa bukan?" tanya orang tersebut.


"Iya benar kenapa ya?" tanya Rosa sambil melirik Caca.


"Hmmm gini maaf sebelum nya saya pegawai di bandara ini ,mami dan papi kalian mencari anda berdua," ucap orang itu.


"Oo okok nanti saya segera menghampiri mereka," ucap Caca dan Rosa.


Setelah selesai makan Caca dan Rosa pun akhirnya kembali ke tempat yang tadi.Mereka berdua melihat papi dan mami nya itu sudah bersiap siap.


"Mami papi tunggu!" teriak Caca sambil berlari.


"Cepat!" teriak papi.


Mereka pun sampai dan langsung bersiap siap untuk pergi.


Caca sekeluarga sedang mengantri untuk masuk pesawat hati Caca sangat senang dan begitu juga dengan Rosa.


Caca sekeluarga akhirnya menduduki tempat duduk mereka.


"Ah sial, gua lupa bawa cemilan," gumam Caca.


"Tenang ca, untuk apa Lo bawa sahabat kalo gak ada gunanya. Nih di tas gua banyak kali cemilan," ucap Rosa.


"Nah sipsip," ucap Caca.

__ADS_1


Saat di penerbangan Caca merasa bosan akhirnya dia memutuskan untuk makan cemilan yang di bawa rosa.sedangkan Rosa tertidur.


****


Sedangkan Brayen.


Saat Brayen sudah selesai ia langsung menemui orang tua nya ya keluarga brayen menggunakan pesawat pribadi milik mereka.


Seperti biasa saat Brayen pergi pasti ia menyendiri ia lebih baik tidur sedangkan ayah dan bunda Brayen mereka sedang asik membahas bisnis mereka.


Mereka juga membahas bagaimana nanti brayen sekolah.


"Yah apa brayen di sekolahkan home schooling aja ya yah?" tanya bunda nya.


"Hmm jangan bun anak itu kalo di home schooling pertemanan gak ada nanti" ucap ayah nya.


"Hmm iya juga ya yah,ya sudah kalo begitu seperti biasa saja tapi yah bunda mau brayen ini SMA nya hanya dua tahun," ucap bunda nya.


"Bisa saja bun Brayen di sekolahkan hanya dua tahun nanti ayah bicara sama dia," ucap ayah nya lagi.


Brayen yang dari tadi menguping obrolan orang tua nya ia hanya bisa pasrah saja.


Flashback on.


Saat Brayen sudah tidur entah kenapa ia merasa kebelet buang air kecil jadi nya ia bangun dan pergi ke kamar mandi.


Diruang yang berbeda Brayen mendengar ada suara ayah dan bunda nya yang menyebut nyebut nama nya.


Brayen memutuskan untuk berhenti sejenak untuk mendengar apa yang di bicarakan ayah dan bunda nya itu.


Flashback off.


Setelah itu Brayen pun memutuskan untuk kembali ke tempat yang ia tiduri tadi dan tiba tiba.


"Brayen," ucap bunda nya memanggil.


"Ah sial, punggung gua sepertinya keliatan deh sama bunda," guman Brayen.


Brayen langsung membalik kan badan nya dan ia langsung menuju ke arah bunda nya.


"Eh bunda ada apa Bun?" tanya Brayen.


"Duduk dulu ada yang mau di bicarakan dengan kamu," ucap bunda nya.


"Baik Bun," ucap Brayen.


"Jadi, gini nak kamu nanti tetap masuk di sekolah seperti biasa nya tapi kamu hanya sekolah dua tahun," ucap ayah nya sambil menjelaskan.


Brayen hanya menatap luar jendela pesawat.ia menghembuskan nafas terlebih dahulu untuk berbicara.


"Hmmm sekarang ini terserah ayah sama bunda saja Brayen hanya mengikuti apa kata ayah dan bunda," ucap Brayen.


"Baiklah jika seperti itu ,kalo kamu laper bilang ke pelayan," ucap ayah nya.

__ADS_1


"Baik yah terimakasih," ucap Brayen yang langsung bangun dari tempat duduk nya itu dan kembali ke tempat asal nya.


Setelah itu Brayen merasa lapar jadi ia memanggil pramugari yang ada di pesawat nya tersebut.


"Mbak mbak," ucap Brayen.


"Ya dek kenapa?" tanya mbak pramugari.


"Ini saya mau pesan makanan,"ucap Brayen.


"Baik, silahkan dek kamu mau pesan apa?" tanya pramugari tersebut.


"Satu nasi goreng,satu ice cream,satu leci tea,satu tolong siapkan ciki ciki ya mbak," ucap Brayen.


"Baik dek segera di antarkan," ucap pramugari tersebut.


Selagi menunggu makanan datang Brayen pun membaca novel yang tersedia di pesawat pribadi milik nya itu.


"Hmmm banyak bener novel yang sudah gua baca.gak ada novel baru," gumam nya.


Setelah itu Brayen pergi ke bunda dan ayah nya.


"Ayah,bunda," ucap Brayen.


"Hmmm apa sayang?" tanya bunda.


"Kita gak ada stok novel yang baru tah?" tanya Brayen ke dua orangtuanya tersebut.


"Ada kok nak, coba tanya ke pramugari di mana mereka meletakkan stok novel," ucap ayah nya.


"Umm baik," ucap Brayen.


Brayen pun kembali ke tempat duduk yang ia duduki tadi.dan ia sudah melihat banyak sekali makanan di tempat duduk nya itu.


"Widih kursi gua banyak makanan nih,makan dulu lah baru lanjut nyari novel biar enak, perut juga jadi gak keroncongan," gumam Brayen.


Brayen pun menyantap makanan nya itu dengan lahap.makanan itu sangat lah enak ia sampai kekenyangan.


"Hmmmm ini makanan enak banget pengen nambah tapi masi kenyang astagaa ,eh iya kan masi ada cemilan," gumam Brayen.


Setelah ia selesai makan ia langsung menyantap beberapa makanan ringan yang sudah di siapkan.


"Yang mana ya yang mau gua makan tadi kan udah asin nah sekarang yang manis manis lah ini aja kali," gumam Brayen sambil mengambil coklat.


Dia pun langsung membuka coklat tersebut dan langsung me makan nya dengan hati hati.


Setelah itu ia merasa bosan akhirnya ia memutuskan untuk mencari kembali novel novel baru.


"Mbak!" panggil Brayen.


"Iya dik," ucap pramugari.


"Tolong bawakan saya beberapa novel baru untuk saya baca tadi saya liat di belakang tidak ada novel baru," ucap Brayen ke pramugari.

__ADS_1


"Eh iya baik dik maaf stok novel belum kami susun kembali," ucap pramugari tersebut.


......................


__ADS_2