
Brayen memutuskan pergi ke ruang kamera pengintai.
Brayen mencoba mencari rekaman kamera pengintai yang ada di pos tersebut.
Tetapi saat di cari kejadian yang di pos tadi tidak ada di rekaman kamera pengintai.
"Hmm sepertinya ada yang tidak beres," gumam Brayen.
Setelah itu Brayen pergi mencari ayah dan bunda nya.
"Ayah,bunda!" panggil Brayen.
Salah satu pelayan itu menghampiri Brayen.
"Maaf den tuan dan nyonya sudah pergi mengurus bisnis," ucap pelayan tersebut.
"Mana bi,siti?" tanya Brayen.
"Di sini,den!" teriak bi Siti sambil menghampiri Brayen.
"Bi tolong buatkan saya jus," ucap Brayen.
"Baik den," ucap bi Siti.
Setelah itu brayen langsung menuju ke kamar nya.
"Gua harus hati-hati," ucap Brayen.
"Apa gua panggil deni aja ya suruh dia ke Kalimantan," gumam Brayen sambil berfikir.
"Ah sudahlah nanti di pikirkan lagi," gumam Brayen.
**
Sedangkan Caca.
Caca dan keluarga sedang sarapan bersama menu hari ini yang di sediakan pengurus vila.
Ada banyak sekali ada ayam goreng,sate lilit, tongseng dan masih banyak lainnya.
Saat sedang sarapan papi dan mami caca hanya saling menatap satu sama lain.
Caca heran kenapa orang tuanya bertingkah seperti itu.
"Pi,mi kenapa kalian seperti ada yang di sembunyikan?" tanya Caca.
"Tidak sayang tidak ada yang di sembunyikan," ucap Renata.
"Iya tidak ada yang papi mami sembunyikan kok," ucap papi.
Rosa sudah tahu apa rencana papi dan mami jadi dari tadi rosa hanya menikmati makanan nya saja.
"Nak SMA mau ya nak dua tahun," bujuk Renata.
"Ha dua tahun," ucap Caca kaget.
"Iya sayang, semakin kamu cepat lulus semakin cepat juga kamu dapat mengurus perusahaan kita," ucap papi.
"Yah kalo Caca dua tahun rosa sendiri nanti di SMA," ucap Rosa.
"Kamu nanti ikut aja kalo Caca ikut tes nya nanti siapa tahu itu rezeki kamu juga nak," ucap Renata.
"Iya ya mi,hmm kalo begitu Rosa setuju Caca sekolah dua tahun," ucap Rosa.
__ADS_1
"Nah kalo caca bagaimana setuju gak?" tanya papi.
"Kalo ada Rosa, Caca setuju," ucap Caca.
"Nah begitu dong sayang ,baru ini nama nya anak papi," ucap papi nya bangga.
"Anak mami juga dong," ucap mami.
Setelah selesai makan caca dan keluarga pergi jalan-jalan.mereka jalan jalan ke pantai.
"Waw pantai nya bagus banget," ucap Caca dengan mata yang berbinar binar.
"Iya ya ca bagus banget pantai nya," ucap Rosa.
"Nah kita sudah sampai anak anak,jangan lupa selalu waspada," ucap Justin.
"Baik pi," ucap Caca dan Rosa.
Mereka sudah memasuki area pantai.mami sudah membawa peralatan pantai yang cukup banyak.
Sambil menikmati angin pantai mami dan papi caca memesan kelapa muda.
"Ca Rosa kalian ingin kelapa muda gak!" teriak papi.
"Iya pi kami mau," ucap caca dan rosa sambil bermain pasir.
Mami caca sedang memakai sunscreen di wajah nya dan seluruh tubuh nya.sedangkan Rosa dan caca sedang asik bermain pasir.
"Mami Caca dan Rosa pergi ke sana bentar!" teriak Caca.
"Iya nak, jangan jauh jauh tapi ya!" teriakRenata.
"Iya mi," ucap Caca dan Rosa.
Caca dan Rosa menuju tempat spot foto mereka berfoto-foto seperti model.
"Sa kita pergi yok gak aman di sini," ucap Caca.
"Ok ca gua juga merasa seperti itu," ucap Rosa.
Caca dan Rosa akhirnya kembali ketempat mami dan papi.
Caca melihat mami dan papi nya sangat romatis.mami menyuapi papi dan papi pun juga seperti itu.
"Ca fotoin mami sama papi dong," bujuk mami.
"Oke mi," ucap Caca.
Caca dan Rosa hanya menggelengkan kepalanya tidak habis pikir mami dan papi nya bisa seromantis ini.
"Ca kita di sini kek nyamuk," ucap Rosa.
Perkataan Rosa itu didengar oleh papi.
"Mi ada yang iri sama kita," ledek papi.
"Ahaha mangkak nya cari pacar biar bisa diajak liburan bareng," ucap mami.
"Nanti mi belum cukup umur," ucap Caca sambil menuju ke arah mami papi nya.
Setelah itu mereka meminum air kelapa muda yang sudah di pesan papi tadi.
"Wah seger banget," ucap Rosa.
__ADS_1
"Hmm iya ya sa,seger banget," ucap Caca.
Saat matahari sudah di atas kepala keluarga Caca memutuskan untuk makan siang.
"Seperti nya makan seafood laut enak," ucap Caca.
"Gak ada seafood sayang makan aja apa yang ada," ucapan Renata sambil melirik Justin suaminya itu.
"Iya ca, makan aja apa yang sudah dipesankan oleh mami," ucap Rosa.
"Hmm ok," ucap Caca dengan menunjukan ekspresi cemberut.
Mami akhirnya pura pura memesan makanan,soal nya mami sudah memesan makanan laut yang sangat banyak untuk anak nya itu.
"Mba saya pesan ikan sama daging yang ini," ucap mami.
Setelah beberapa lama kemudian caca heran mengapa banyak pelayan yang datang ke meja keluarga nya padahal mami tadi memesan hanya sedikit.
"Mi ini kok banyak banget pelayan?" tanya Caca.
"Surprise untuk anak mami sama papi selamat sayang kamu sudah jadi juara umum di sekolah kamu," ucap mami.
Mata Caca membuka lebar dan melihat ke arah rosa.
"Iya ca selamat ya, ehehe maaf ca gua gak ngasih tau lo soal nya kan kejutan," ucap rosa.
Caca hanya terharu dengan surprise yang di berikan mami, papi,dan Rosa.
"Makasih semua Caca sayang kalian semua love you all," ucap Caca.
Satu persatu makanan kesukaan caca datang.
Berbagai macam seafood laut dan juga makanan manis tidak lupa makanan manis serta buah buahan.
"Waw mi kek nya Caca bakal kenyang banget nih," ucap Caca.
"Makan nak ini untuk merayakan kesuksesan kamu," ucap bangga papi.
Caca sekeluarga akhirnya makan makanan yang sudah di pesan tersebut.
Namun saat Caca ingin memakan makanan seafood laut Caca mencium bau yang tidak sesuai di dalam makanan yang dia ingin makan itu.
"Mami papi jangan di makan dulu," ucap Caca.
Papi sudah tau apa yang akan di bicarakan Caca.
"Lihat makanan mu," ucap papi.
"Ini pi," ucap Caca sambil menunjukan makanan yang ingin dia makan.
Papi menganalisis makanan tersebut memang papi sudah berpengalaman.
"Rosa punya kamu jangan di makan dulu," ucap mami.
"Iya mi," ucap Caca.
"Bagaimana pi?" tanya mami.
"Ini mi sudah adalagi yang mencoba mencelakai anak kita," ucap papi gugup.
"Ah jangan jangan dia juga mengincar," ucap mami terpotong oleh ucapan Caca.
"Kenapa sih pasti pada saat liburan ada yang gak seneng aja sama keluarga kita," ucap Caca kesal.
__ADS_1
"Hem sedih juga gua ca, iya setiap kita liburan pasti ada aja yang celaka kalo gak lo ya gua," ucap Rosa sambil menundukkan kepalanya.
......................