Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Terjatuh


__ADS_3

Caca pun akhirnya menaruh bingkisan yang diberi Brayen tersebut di atas meja rias nya.


Setelah itu Caca pergi menyiapkan buku kosong yang akan ia bawa besok ke sekolah dan ia melihat jam sudah pukul setengah sembilan malam.


kemudian ia merebahkan tubuhnya di atas kasur miliknya dan ia pun tanpa sadar tertidur.


Tidak lama dari itu mami papi Caca pun pulang.Pak satpam pun membukakan gerbang dan setelah itu papi dan mami Caca pun memasuki rumah mereka.


"Bi mana,Caca?" tanya papi.


"Non Caca sudah tidu," ucap bibi.


"Sudah makan dia,bi?" tanya mami.


"Sudah nyonya nona sudah makan," ucap bibi.


"Makan dengan apa ,bi?" tanya papi.


"Hmm maaf tuan non caca tadi minta dibelikan nasi Padang," jawab bibi gugup.


Ya Caca memang tidak boleh sembarang makan oleh kedua orang tua nya.


"Anak itu benar-benar," gumam mami.


Papi pun hanya menggeleng gelengkan kepala istrinya tersebut karena sudah tau setelah ini akan terjadi apa papi pun segera masuk kamar dan membersihkan dirinya.


Mami Caca pun menuju kamar Caca mami melihat Caca sedang asik tidur dan ya aturan nya mami ingin memarahi Caca eh mami malah salah fokus sama bingkisan yang ada di meja rias Caca.


Mami pun membuka bingkisan nya itu dan ya mami melihat surat yang berisi permintaan maaf untuk anak nya itu.Mami hanya menahan tawa melihat surat itu mami pun akhirnya tidak jadi marah dengan Caca.


Mami pun akhirnya menuju kamar nya dan papi pun merasa heran melihat tingkah istrinya yang senyum senyum sendiri.


Sedangkan Brayen ia dirumah nya sedang bermain ps di kamar nya karena besok awal pembelajaran jadi ia tidak sibuk sibuk menyiapkan buku ia hanya membawa enam buku kosong.


Setelah melihat jam menunjukkan pukul sebelas malam Brayen pun akhirnya merebahkan tubuh nya dan tidak lama dari itu ia pun terlelap.


**


Keesokan nya.


Dirumah Caca.


"Caca bangun sudah siang ini!" teriak mami yang sudah masuk di kamar nya itu.


"Caca kamu mau sekolah gak sih ini udah jam tujuh," ucap mami nya lagi.


sontak Caca pun kaget dan langsung membuka matanya.


"Ha!apa mi sudah jam 7,"ucap Caca panik.


Mami nya itu pun menggeleng gelengkan melihat tingkah anak tunggal nya itu.

__ADS_1


"Ahmami,orang baru jam setengah enam," ucap Caca sambil kembali tidur.


"Caca jangan tidur lagi nak mami siram kamu pakai air," ucap mami.


"Ih iya iya mi nih mata Caca udah melek," ucap Caca kesal.


"Mami tunggu kamu di bawah eh iya bingkisan nya mami bawa ya dan jangan lupa maafin itu anak yang minta maaf sama kamu kasian dia dia sepertinya anak baik," ledek mami.


"Ah apaan sih mi gak jelas," ucap Caca kesal.


Caca pun langsung mengambil handuk dan kimono nya dan masuk kembali ke kamar mandi.


Setelah Caca selesai mandi Caca pun langsung berpakaian seragam lengkap dan menuju ke ruang makan.


"Hoam pagi," ucap Caca sambil mengucek mata nya.


"Kamu udah mandi kan ca?" tanya papi.


"Udah pi emang nya kenapa,Pi?" tanya Caca.


"Ya kamu kelihatan lesu banget," ucap papi.


"Udah udah makan ini nasi goreng sama susu eh iya ca bakpia sama coklat nya tuh di makan juga ehehehe," ucap mami.


"Ih apaan sih mi," balas Caca sewot.


"Emang kenapa sih sama bakpia dan coklat nya?" tanya papi.


"Enggak pi enggak papa," ucap Caca gugup.


"Hmm untuk hari ini kek nya dianter pak supir aja deh mi soal nya Caca lagi males pake sepedah," ucap Caca.


"Mm oke bibi suruh pak rodi siapkan mobil," ucap mami .


"Baik," ucap bibi.


Setelah sarapan Caca pun akhirnya berangkat menuju sekolah nya.


Sedangkan di rumah Brayen.


Karena brayen semalam tidur nya rada malam jadi hari ini brayen bangun nya sedikit kesiangan.


"Den,den Brayen bangun den udah siang ini den tuan sama nyonya udah nunggu," ucap bibi.


"Mmm lima menit lagi," ucap Brayen ngantuk.


Bunda pun yang sudah menggeleng gelengkan kepala karena anak nya itu susah bener di bangunin.


Akhirnya bunda pun turun tangan untuk membangun kan anak nya itu.


"Brayen bangun!" teriak bunda nya.

__ADS_1


"Kamu ini ya udah tau besok Sekolah kamu nya tidur malem nanti ps nya bunda sita baru tau rasa," ucap bunda.


Mendengar kata ps nya akan di sita Brayen pun langsung bangun dari tempat tidur dan langsung mengambil handuk dan mandi.


"Brayen,Brayen cepet bunda sama ayah tunggu di ruang makan," ucap bunda.


"Iya Bun iyaa bentar lagi," ucap Brayen.


Akhirnya Brayen pun selesai dan langsung membawa tas nya itu dan turun kebawah.


"Ray inget ya kalo besok Sekolah jangan kamu tidur malem malem," ucap bunda nya lagi.


"Mmm iya," ucap Brayen.


"Sudah sudah makan makan nanti kamu telat lagi nanti," ucap ayah.


Ayah bunda ray berangkat ya ucap ray sambil mengendarai sepeda.


Di perjalanan Brayen tidak melihat ada lobang yang cukup dalam di jalan.akhirnya Brayen pun terjatuh dan sial nya lagi rantai sepeda Brayen pun copot.


Caca pun tidak sengaja melihat Brayen yang sedang membenarkan rantai sepedah nya itu mengingat iya mengirimkan permintaan maaf untuk nya semalam terbesit lah rasa kasihan di hati Caca kepada brayen.


Akhirnya Caca pun menghampiri brayen


"Pak tolong berhenti didepan anak yang lagi benerin sepeda itu"ucap Caca.


"Baik," ucap pak supir.


Caca pun membuka kaca mobilnya.


"Woy cupu mau bareng gak?"t anya Caca.


Brayen pun terkejut melihat di depan nya itu Caca.


"Mmm apa boleh?" tanya Brayen.


"Ya boleh lah pe'a," ucap Caca.


"Mm sepedah gua kek mana?" tanya Brayen.


"Ya lo masukin di bagasi mobil lah dodol," ucap Caca.


"Mm ok lah," ucap Brayen.


Akhirnya Brayen pun memasuki sepedah nya di bagasi mobil Caca dan setelah itu brayen pun duduk di samping Caca.


Diperjalanan hanya hening saja tidak ada sepatah katapun kata pun yang keluar dari mulut Brayen maupun mulut Caca.


Setelah sampai di sekolah.


"Pak antarkan sepedah ini ke alamat ini,"ucap Caca sambil menunjukan kertas.

__ADS_1


"Ok non baik," ucap pak supir.


Readers jangan lupa tinggalkan jejak kalian ,💕.


__ADS_2