
Setelah itu Caca dan Rendi kembali ke kelas mereka masing-masing.
Tiba di kelas Caca melihat guru jam pelajaran sudah berganti.
Saat ini sedang pelajaran matematika saat Caca ingin duduk guru tersebut memanggil Caca.
"Nak silahkan isi ini usahakan jangan sampai ada yang salah"ucap guru tersebut.
Caca kaget karena saat dia baru masuk sudah di berikan soal.
"Pak ini bukan sebagai hukuman kan pak?" tanya Caca.
"Tidak ini bukan hukuman dan itu soal campur usahakan jangan sampai ada yang salah sampai ada bapak kurangi nilai mu," ucap bapak itu dengan nada becanda.
"Males ah sama bapak," ucap Caca.
Murid lain melihat tingkah Caca ada yang biasa saja dan ada yang iri dan juga bodo amat.
Dikelas itu memang banyak saingan Caca namun karena Caca memiliki otak yang cerdas jadi Caca tidak jadi masalah dengan mereka.
Setelah itu Caca duduk dan mulai mengerjakan soal yang di berikan oleh pak guru.
Sedangkan anak yang lain mengerjakan soal matematika seperti biasanya.
"Hmm ini soal kek soal smp," gumam Caca.
Saat pak guru mendengar ucapan Caca pak guru tersebut hanya menggelengkan kepala nya.
__ADS_1
"Ca ini soal tingkat kelas kamu bukan soal smp," ucap pak guru.
Sontak Caca kaget mendengar ucapan pak guru tersebut karena pak guru tepat berada di belakang Caca.
"Ehehe iya pak," ucap Caca.
Taklama kemudian Caca selesai dan langsung memberikan soal tersebut ke pak guru.
"Pak ini pak," ucap Caca sambil memberikan soal tersebut.
"Hmm duduklah," ucap pak guru.
Karena Rosa tidak masuk jadi Caca sudah ketinggalan pelajaran yang mereka pelajari akhirnya Caca menanyakan pelajaran ke teman kebelakang nya.
"Ini pelajaran nya sampe mana?" tanya Caca.
"Oh sudah sampai sini," ucap teman nya tersebut.
"Ca ikut bapak ke kantor kepala sekolah," ucap pak guru.
"Untung guru kalo tidak," gumam Caca kesal.
Akhirnya Caca mengikuti guru tersebut.
Saat sudah sampai Caca melihat banyak anak yang sedang menunggu di kantor kepala sekolah dan disitu juga ada Rendi.
"Eh ren lo ngapain?" tanya Caca.
__ADS_1
"Biasa ca lomba," ucap Rendi.
"Hah lomba!" ucap Caca kaget.
"Iya ca emang nya lo gak tau apa?" tanya Rendi heran.
"Agh sial aturan nya gua salah salahhin itu soal," ucap Caca kesal.
Saat Caca mengucapkan kalimat tersebut pak guru tepat di belakang Caca.
"Mami ca," ucap pak guru tersebut.
"Eh pak guru," ucap Caca tersenyum sambil di paksa.
"Hmm ya sudah deh demi mami sama papi gua harus lolos lagian juga apa sih yang gua gak bisa," gumam Caca.
Rendi hanya heran kenapa melihat tingkah teman nya itu yang dari tadi raut wajah nya berubah ubah.
Lamunan Caca di buyarkan oleh suara kepala sekolah.
"Anak anak silahkan ke lapangan dan kerjakan soal yang sudah di berikan," ucap kepala sekolah tersebut.
Akhirnya mereka menuruti perkataan kepala sekolah itu.
Dilapangkan tersebut anak yang sudah terpilihlah yang ada di sana dan hanya 4 orang yang terpilih.
Taklama dari itu seleksi pun dimulai mereka hanya di berikan waktu 30 menit untuk mengerjakan soal tersebut.
__ADS_1
Taklama dari itu Caca mengumpulkan soal itu deluan dan di susul oleh teman lainnya.
"Hasil akan keluar setelah istirahat," ucap salah satu guru tersebut.